Permainan Licik Suami Ku

Permainan Licik Suami Ku
Bab 43


__ADS_3

Kali ini Rivan memilih bersikap santai tanpa harus mengirim Adi ke luar kota lagi untuk menghindari dia bertemu dengan Shella.bahkan Rivan yang tidak sabar lagi ingin mendengar putusan hakim menjemput Shella pagi buta.sehingga membuat pemilik rumah terpaksa harus bangun cepat setelah semalam bergadang menemani Nindi yang sedang menyampaikan keluh kesah hidup nya.


" Kenapa pagi ini Kamu datang lebih awal Mas? Bukan kah sidang nya baru akan di mulai pukul 9 nanti?" tanya Shella memberikan segelas teh hangat untuk Rivan.


" Aku mungkin terlalu bersemangat mendapatkan putusan itu." Rivan tertawa kecil menyadari kebodohan nya.


" Ish...Sudah Aku mandi dulu ya nanti kita sarapan bareng." Shella naik ke lantai atas untuk membersihkan tubuh nya dan terpaksa meninggalkan Rivan sendirian di ruang depan.di atas ranjang sana nampak Nindi yang masih betah menyelam di alam mimpi setelah kecapean bercerita tiada habis nya.


Pagi ini Shella memilih menggunakan atasan kuning yang di padukan dengan celana hitam polos.rambut hitam nya dia ikat kuncir kuda supaya tidak terlalu gerah melewati persidangan yang tentunya akan berjalan panas nanti.Shella terlebih dahulu pamit kepada Nindi dengan sedikit berbisik karena tidak ingin mengganggu waktu istirahat Nindi yang menurut dia sendiri masih sangat kurang.


Setelah menyelesaikan sarapan pagi di rumah Shella,tepat pada pukul 08.00 Wib Shella dengan di dampingi Rivan di samping nya mulai menuju ke tempat persidangan.Shella yang merasa gugup tidak henti-henti nya mengucapkan doa dalam hati nya supaya tidak mendapatkan hambatan nanti nya.


Sejak malam tadi bahkan pengacara Adi melalui Rivan sudah berulang kali meminta Shella untuk membatalkan gugatan nya.mereka tidak bisa menemui Shella karena Shella menolak tawaran mereka mentah-mentah.bahkan dia hanya ingin berkomunikasi lewat nomer telpon Rivan tanpa harus memberikan nomer ponsel baru nya.


Rivan dan Shella yang tidak ingin Adi curiga dengan hubungan mereka saat ini memilih berjalan dengan semestinya layak nya antara client dan juga pengacara.terlebih lagi Shella yang tidak mau Adi menggunakan hubungan mereka yang baru seumur jagung untuk menggagalkan persidangan nanti.


" Sayang,Kamu baru sampai,Aku sejak tadi mencari Kamu." ucap seseorang dari arah belakang di mana Shella begitu mengenali siapa pemilik suara itu.


Shella perlahan menoleh dan mendapati Adi yang sudah berada di belakang nya.begitu juga dengan Rivan yang ikut menghentikan langkah kaki nya karena tidak ingin kecolongan dengan kedatangan Adi di antara mereka berdua.

__ADS_1


Shella menghela nafas panjang nya mengeluarkan kekuatan yang sudah sejak kemarin dia tampung di benak nya.hari ini awal mula pertemuan mereka setelah sekian lama tidak pernah bertatap muka.


" Bisa kita bicara sebentar sayang." pinta Adi memegang tangan Shella.


Rivan yang sudah kepanasan melihat Shella di sentuh oleh calon mantan suami nya berangsur mendekat namun Shella dengan cepat mengangkat tangan untuk menghentikan langkah kaki Rivan.


" Tolong panggil saja nama ku,dan tidak perlu lagi menggunakan panggilan itu." tegur Shella yang tidak suka mendengar Adi masih menggunakan panggilan romantis padahal selama ini dia sudah menodai pernikahan mereka.


" B-baiklah." jawab Adi pasrah.


" Silahkan bicara saja di sini, karena Aku harus segera masuk ke dalam ruangan persidangan,bukankah Kamu juga harus masuk ke sana." ujar Shella ketus dan merasa jijik melihat wajah Adi yang sudah sering bersentuhan dengan wanita simpanan nya itu.


Adi tergugu di tempat melihat sikap Shella yang sudah berubah drastis dari biasa nya.terlebih lagi lama tidak bertemu membuat Adi merasa kalau Shella semakin tambah cantik dan sangat mempesona sekali.


Di samping mereka berdua ada Rivan yang terus mengawasi sang kekasih hati.dia juga ingin melihat sejauh mana usaha pria ini untuk kembali mendapat kan hati Shella yang sudah terlanjur dia sakiti.


Shella yang tidak ingin melihat pemandangan itu memilih membuang pandangan nya ke arah depan tanpa sedikit pun menatap ke arah Adi yang sudah bersimpuh di kaki jenjangnya.bahkan sedikit pun Shella tidak merasa kasihan mendengar isak tangis Adi karena lelaki ini lah yang memilih jalan hidup seperti sekarang ini.


" Shel,Aku mohon bicara lah! Aku tahu sudah begitu banyak kesalahan yang sudah Aku lakukan terhadap Kamu dan Aku sungguh menyesali nya." Adi terus berusaha membujuk Shella meskipun wanita yang ada di depan nya saat ini tetap diam tidak memberikan respon apapun.

__ADS_1


" Aku mohon dengan sangat Shel,demi rumah tangga kita yang begitu lama kita jalani dan demi Ibu supaya penyakit Ibu tidak semakin parah mendengar perpisahan kita ini." Adi yang sangat tahu kelemahan Shella yang begitu menyayangi Ibu mertua nya mulai memainkan sandiwara agar Shella kembali masuk dalam genggaman tangan nya.


" Bangun lah! Jangan seperti ini jika masih ingin berbicara dengan ku." ketus Shella yang merasa malu menjadi tontonan para pengunjung yang ada di sana.Reni yang baru datang di buat tercengang dengan apa yang ada di depan mata nya saat ini.dia bergegas menghampiri Rivan dan di balas gelengan kepala oleh Rivan yang juga sedang menatap serius ke arah Shella.


Adi yang tidak ingin kehilangan kesempatan perlahan bangkit dan ingin meraih kedua tangan Shella,namun aksi nya itu kembali harus gagal karena Shella yang sudah terlebih dahulu menyimpan kedua tangan di saku celana yang dia kenakan saat ini.


" Tolong beri Aku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki pernikahan kita ini." pinta Adi dengan wajah memelas nya,dia tidak habis pikir harus pakai cara apalagi supaya Shella mau menerima tawaran nya ini.


" Aku akan tetap pada keputusan ku,kita akan tetap bercerai,bukan kah Kamu juga menginginkan ini semua? Terus untuk apa lagi Kamu memohon kepada ku seperti ini?" tanya Shella setelah sekian lama bungkam akhirnya wanita ini mau berbicara lagi karena mengingat sebentar lagi persidangan juga akan segera di mulai.


" Kenapa Kamu sekarang begitu keras kepala sih Shella! Aku cuman melakukan satu kesalahan tapi Kamu malah memperlakukan Aku seperti seorang bajingan kelas kakap." Adi yang sudah capek menahan emosi akhirnya terpaksa mengeluarkan jati diri nya yang sesungguhnya,dia sudah berusaha bertutur kata lemah lembut demi menarik simpati Shella tapi nyata nya wanita itu malah cuek dan terlihat begitu membenci nya.


Shella menanggapi nya dengan tersenyum miris, akhirnya keluar juga kedok asli nya.kedua tangan yang tidak ingin di sentuh lagi oleh Adi terpaksa dia lipat di dada.


" Satu kesalahan menurut mu,tapi ratusan juta kebohongan yang Kamu lakukan demi menutupi satu kesalahan mu itu.dan bahkan Kamu sudah tinggal serumah dengan wanita simpanan mu itu dan sering pergi liburan bersama dengan dalih, meeting dan Lembur penting di kantor.Aku dulu memang polos dan mudah percaya dengan semua yang keluar dari mulut manis mu itu,tapi tidak setelah Aku menemukan bukti perselingkuhan mu itu.dua tahun masa perselingkuhan mu itu bukan lah waktu yang sebentar untuk Kamu menyadari kesalahan yang sudah Kamu perbuat,tapi apa? Kamu tidak kunjung berubah dan malah semakin tenggelam dalam permainan gila mu itu.berpisah adalah jalan terbaik yang Aku berikan untuk kalian berdua dan Aku juga berbaik hati tidak menuntut satu persen pun harta yang sudah Kamu dapatkan selama Menikah dengan ku.anggap saja Aku bersedekah untuk biaya pernikahan kalian nanti nya supaya tidak terus-menerus kumpul satu atap tanpa status yang jelas.Dan untuk yang terakhir kali nya Aku mohon dengan sangat,tolong bilang sama semua keluarga mu untuk tidak lagi meneror ku dengan permintaan aneh-aneh dari mereka semua.suruh mereka minta sama calon istri mu itu."


Adi mengacak kasar rambut nya dan perlahan mendekat ke arah Shella.tapi Shella yang tidak ingin di dekati nya memilih mundur untuk tetap menjaga jarak aman.


" Mari kita rujuk Shella! Aku janji akan meninggalkan dia demi rumah tangga kita dan juga demi Kamu." pinta Adi kembali menekan rasa malu demi bisa mendapatkan Shella kembali.

__ADS_1


" Sudah terlambat karena Aku sudah tidak punya harapan lagi untuk rumah tangga yang sudah Kamu hancur kan.Aku menyerah dan akan menjalani hidup ku sendiri,kalau tidak ada lagi yang mau Kamu bicarakan ,Aku tunggu Kamu di ruang persidangan." Shella lalu menghampiri Reni dan Rivan lalu berjalan bersama tanpa memperdulikan Adi yang terlihat putus asa di belakang mereka.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya 🥰😍🥰😍


__ADS_2