Permainan Licik Suami Ku

Permainan Licik Suami Ku
Bab 45


__ADS_3

Malam ini Adi memutuskan untuk menginap di rumah yang dulu pernah mereka tempati bersama.rumah yang menyimpan banyak kenangan indah dan tidak pernah ternodai oleh sebuah pertengkaran hebat di dalam nya. Adi duduk sendirian di atas ranjang dengan memandangi bantal yang biasa di gunakan oleh Shella ,dia hirup lama-lama wangi khas tubuh Shella yang masih menempel di sana.dan berhasil membuat pikiran nya menjadi lebih tenang.


Adi yang sedang butuh teman untuk mengobrol akhirnya memutuskan menerima sambungan telepon yang sudah beberapa kali masuk dari nomer keluarga nya di kampung.


" Ya Bu." Adi.


" Assalamualaikum Adi ." Ibu Adi.


" Wa alaikum salam Bu." Adi.


" Apa Kamu dan Shella benar-benar sudah bercerai? Kenapa itu bisa terjadi?" Ibu Adi.


" Iya Bu! Semua nya karena kesalahan yang sudah Aku perbuat dan Shella tidak mau memaafkan nya sedikit pun." Adi


" Apa itu? Apa Kamu selingkuh dengan wanita lain? Soal nya kemarin Pak de mu juga pernah mengatakan jika dia pernah melihat Kamu jalan dengan wanita seksi dan tentunya bukan Shella di puncak sana." Ibu Adi.


Karena sudah kepalang basah, akhirnya Adi terpaksa mengakui nya di depan sang Ibu, berharap mereka bisa mengerti dan memberi dia sebuah solusi terbaik.


" Iya Bu." Adi.


Ibu Adi terdengar menarik nafas panjang sebelum kembali melanjutkan kata-katanya,selama ini dia begitu mempercayai sang putra dan mengabaikan cerita yang sudah begitu sering sampai ke telinga nya.


"Memang nya seperti apa wanita yang sudah merebut Kamu dari Shella? Apa dia lebih cantik dan lebih kaya dari mantan istri mu itu?" Ibu Adi.


" Tidak ada yang lebih cantik dan lebih spesial dari Shella di hati ku,Aku menjalin hubungan dengan dia hanya untuk bermain-main,tapi ternyata menantu Kesayangan Ibu itu tidak mau memaafkan Aku dan tetap memilih bercerai."


" Punya apa dulu selingkuhan mu itu?" Ibu Adi

__ADS_1


" Nggak Ada,cuman bisa nyanyi doang karena dulu dia mantan pemandu karaoke ." Adi.


Terdengar gelak tawa meremehkan dari beberapa orang yang ada di sebrang sana.bahkan mereka yang ada di sana terus saja meledek Adi sampai membuat wajah Adi kepanasan mendengar nya.


" Kamu memang bodoh! Wanita ular malah Kamu pelihara dan Ibu yakin sebentar lagi Kamu akan di gigit oleh ular betina itu,Kamu sia-sia kan Shella yang punya segala nya dan malah tidur dengan wanita murahan.Adi...Adi...Capek-capek Ibu kuliahkan Kamu supaya tambah pintar tapi nyata nya otak mu malah bergeser ke kiri dan Ibu benar-benar kecewa sama Kamu.jadi ini yang menjadi alasan kenapa Shella tidak mau lagi menerima telepon dari Ibu,uang bulanan dan obat Ibu juga sudah tidak pernah lagi dia kirim dan itu semua karena kebodohan mu." Ibu Adi.


" Apa Kamu setiap malam di ajarin karoke sama wanita itu sampai membuat Kamu lupa pulang ke rumah istri sah mu? Nggak nyangka Mbak punya adek otak kodok kayak Kamu! Hahahaha..." kakak Adi.


" Mau bagaimana lagi,Aku sudah berjanji mau meninggalkan wanita itu tapi Shella malah nggak mau dan tetap minta cerai." Adi.


" Kamu pikir dia nggak sakit hati atas apa yang sudah Kamu lakukan kepada nya? Sekarang sudah nggak ada lagi yang mau menolong kehidupan keluarga kita,ingat ya Adi! Jangan pernah Kamu kasih gaji mu sama wanita ular itu." Kakak Adi nomer 2.


" Kalau perlu suruh dia kerja biar bisa dapat uang lebih." Ibu Adi .


Adi yang sudah tidak tahan lagi mendengar kata-kata pedas yang keluar dari mulut keluarga nya memilih menutup sambungan telepon tanpa berpamitan terlebih dahulu,sehingga membuat mereka yang ada di sana mengumpat dia dengan kata-kata kotor.


Baru berjalan beberapa langkah saja,ponsel Rivan yang berada di saku celana nya terdengar berbunyi nyaring sehingga membuat sang Asisten dan satu lagi orang kepercayaan nya ikut melirik dan menghentikan langkah kaki secara bersamaan.


Rivan mengambil ponsel nya dengan merogoh saku celana bahan kantor nya.


Rivan mengusap wajah nya dengan kasar karena sudah mengetahui maksud dari alasan sang Ibu menelpon nya.


" Mama." Rivan menghela nafas gusar nya sehingga membuat kedua orang kepercayaan yang tidak lain adalah sahabat terdekat nya sendiri ikut menertawai diri nya.


Tanpa menunggu lama lagi,Rivan langsung menerima panggilan dari sang Mama.


" Malam ini pulang ke rumah Mama dan jangan sampai mengelak lagi.Mama tunggu kedatangan mu jam berapa pun itu." Panggilan ini langsung terputus secara sepihak dan seperti nya ada hal penting yang ingin mereka bicarakan kepada nya yang tentunya sudah sangat di hapal oleh Rivan di kepala bulat nya.

__ADS_1


" Kita ngadem dulu yok,malas banget cepat-cepat pulang ke rumah Mama." ajak Rivan kepada kedua orang yang masih menatap jahil diri nya.


" Oke." jawab mereka kompak sambil menahan tawa.selama ini tidak ada yang bisa membuat Rivan se kalut ini meskipun lawan berat sekali pun yang dia hadapi di meja persidangan,tapi berhadapan dengan orang tua nya terutama sang Ibu membuat Rivan menciut seketika.


Sopir Rivan melajukan mobil keluaran terbaru ini menuju sebuah cafe besar yang cocok untuk di jadikan tempat nongkrong.Rivan dan kedua teman nya langsung masuk mencari tempat kosong.sebelum turun dari mobil tadi Rivan sudah sempat bertukar kabar dengan sang kekasih tentang keberadaan nya saat ini.entah kenapa pria dewasa ini merasa sangat penting untuk membagi semua tentang dirinya kepada wanita yang begitu dia sayangi.


" Di sana aja yok Van." Aldi salah satu teman Rivan yang merupakan orang kepercayaan nya yang mengurus perusahaan pusat di mana tempat Adi bekerja.selama ini dia hanya sesekali datang ke kantor dan itu pun selalu melalui jalan tikus yang menghubungkan langsung ke dalam ruangan nya.memiliki musuh yang begitu banyak dalam dunia hukum membuat Rivan merahasiakan jati diri nya dan lebih memilih memasang wajah Aldi sebagai wakil presiden direktur.


" Boleh." jawab Rivan setuju dan mengikuti langkah kaki kedua sahabat nya.


Tidak lama setelah mereka bertiga duduk, seorang pelayan wanita datang menghampiri mereka dan mencatat semua pesanan ketiga pria tampan bak artis Korea ini.


" Apa rencana Kamu setelah ini dengan lelaki itu Van?" tanya Aldi yang selama ini sudah sangat dia sibuk kan dengan berbagai ide gila nya.


" Aku belum tahu juga,selagi dia belum berulah maka Aku akan tetap membiarkan dia bekerja di sana.Shella juga tidak ingin menuntut apa-apa." jawab Rivan yang memang masih mengingat bagaimana pesan Shella kepada diri nya.


" Aku semakin penasaran seperti apa bentuk wanita yang Kamu elu kan itu? Wanita yang bisa membuat Rivan mabuk kepayang dan membuat Kamu berubah menjadi romantis seperti ini." ledek Aldi yang memang belum pernah sama sekali bertemu dengan Shella.


" Aku sih pernah lihat nya,tapi cuman dari belakang doang karena dia waktu itu nggak kunjung memutar badan nya.padahal nih ya Aku sudah menunggu momen itu cukup lama sampai membuat Aku telat datang ke kantor." Jabar Yusuf yang merupakan tangan kanan sekaligus asisten pribadi nya.


" Hahahaha...Apes banget nasib hidup mu suf.kapan-kapan bawa dia ngumpul sama kita bro! Akan Aku ceritakan bagaimana gila nya Kamu ketika baru melihat wajah nya." goda Aldi dengan di iringi gelak tawa renyah nya.sedangkan Rivan hanya tersenyum simpul tanpa mau menanggapi secara berlebihan.


" Dan bisa Aku pasti kan tahun ini Rivan akan menjadi pria ter bucin sedunia." sahut Yusuf menimpali.


" Kenapa nggak Kamu bilang aja langsung sama Tante Ela kalau Kamu sudah punya kekasih hati dan sebentar lagi akan menikahi nya." ucap Aldi memberi saran supaya Rivan tak lagi galau jika harus di minta pulang oleh orang tua nya.


" Belum waktunya,dan Shella juga belum tentu mau kalau di ajak bertemu dengan kedua orang tua ku.Kamu kan tahu sendiri Shella baru saja bercerai dan dia bukan tipe wanita yang gelap mata ketika bertemu pria kaya.dia itu sangat berbeda sekali dengan wanita yang pernah Aku kenal selama ini dan Aku harus menjadi kan dia pasangan terakhir ku dan untuk seumur hidup ku." Rivan tersenyum hangat mengingat bagaimana awal perjumpaan mereka berdua yang di pertemukan secara tidak sengaja dan malah membuat Rivan merasa begitu nyaman sampai detik ini.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 😍🥰😍


__ADS_2