Permainan Licik Suami Ku

Permainan Licik Suami Ku
Bab 56


__ADS_3

Shella kembali masuk ke dalam ruangan Nindi dengan rasa kesal nya,wanita ini langsung meneguk habis air mineral yang terletak di atas meja kerja Nindi.


" Apa dia udah nggak waras lagi yah! Aku sengaja tak mengambil sedikit pun harta gono-gini itu,demi membantu pengobatan ibu nya! Aku lakukan semua nya karena Aku sudah tidak mau lagi berhubungan dengan mereka."batin Shella memejamkan mata dengan tubuh terlentang di atas sofa.


Ceklek...


Nindi ikut masuk menyusul Shella dengan tenggorokan kering setelah meneriaki Adi yang kepala batu dan sama sekali tidak punya urat malu.


" Udah Aku usir pulang! Sebaik nya Kamu jangan sering-sering datang kesini lagi dan nanti pulang nya minta jemput calon suami mu aja,Aku takut si keparat itu malah diam-diam ngikutin Kamu dan merencanakan sesuatu kepada kamu ." ucap Nindi yang sangat jelas mengkhawatirkan keadaan sahabat nya.


Shella mengangguk kan kepala dengan pelan.kedua wanita ini sama-sama syok melihat kedatangan Adi yang di luar prediksi BMKG.


Sedang kan di dalam kantor firma hukum,Rivan yang menerima kiriman foto dari anak buah yang bertugas mengawasi pergerakan Shella selama ini, langsung berdiri dari kursi nya dengan senyum tipis yang terlihat begitu menakutkan.


" Untuk apa lagi si buaya busuk itu menemui calon istri ku dan memegang tangan Shella." umpat nya tak terima.


Rama dan Yusuf yang berada di samping Rivan mengernyit heran melihat perubahan sikap yang di tunjukkan oleh Rivan.


Rivan memang memiliki dua asisten pribadi.Rama membantu dia di firma hukum.sedangkan Yusuf menyangkut semua nya termasuk yang berhubungan dengan perusahaan raksasa milik keluarga nya ,pria ini sengaja mempekerjakan dua orang tangan kanan karena sudah menimbang betul bagaimana aktivitas dan juga kesibukannya yang sangat luar biasa.


" Ada apa Tuan muda! Apa terjadi masalah dengan schedule yang Saya sebut kan tadi?"tanya Rama ragu-ragu.

__ADS_1


" Tidak! Ini bukan tentang pekerjaan tapi dengan masalah lain,kalian selesai kan semua yang harus selesai hari ini,Aku harus segera menjemput Shella di toko kue nya." tukas Rivan tidak perduli dengan Jawaban yang akan di berikan oleh anak buah nya.


Rivan memakai kan kembali jas yang tersampir di kursi kebesaran dan tidak lupa juga membawa kunci mobil berlari keluar dengan sangat tergesa-gesa.


"Bos ternyata bisa bucin parah sama Mbak Shella." ledek Rama tak pernah membayangkan jika Rivan bisa sedalam ini mencintai mantan client besar nya.


"Hust! Kalau dia dengar bisa berabe semua nya! Tapi apa yang Kamu bilang itu ada benar nya juga,sudah kerjakan semua pekerjaan ini karena Aku harus segera berangkat ke perusahaan sana." 5 menit dari kepergian Rivan,Yusuf juga ikut menyusul keluar sambil membawa tumpukan berkas penting yang sudah di baca dan di tanda tangan oleh Rivan.kini tinggal lah Rama sendirian yang harus menyelesaikan semua pekerjaan yang di tinggal kan oleh Tuan muda nya.


Di dalam rumah kecil yang sangat rapuh dan tak layak untuk di huni lagi,Nina tengah berbaring sambil mengipas kan kertas ke seluruh tubuh nya,rasa panas yang tak kunjung hilang dari sekujur tubuh nya memaksa dia harus bekerja keras menyamar kan rasa panas itu tanpa ada kipas ataupun AC yang biasa dia andalkan selama ini.bahkan wanita ini juga belum makan sedari kemarin sore karena tak punya uang sedikit pun untuk sekedar membeli makanan ataupun minuman.untuk bergerak dari ranjang reot ini saja Nina tidak punya tenaga lagi dan sangat mengandalkan bantuan orang lain.


Beruntung nya kemarin pas dia keluar dari rumah sakit ada 2 orang perawat yang kasihan melihat nya dan mengantar kan dia ke rumah peninggalan orang tua nya.hanya ini harapan dia satu-satunya dalam hidup yang semakin kacau ini.dia tidak bisa membayangkan lagi apa yang akan terjadi nanti kedepan tanpa ada bala bantuan yang datang menghampiri nya.


" Gini amat nasib hidup Aku! Keluarga nggak punya , uang nggak punya, sahabat juga menjauhi,dan lebih miris lagi ada banyak penyakit yang menempel di tubuh ku." batin Nina mau tak mau harus menjatuhkan air mata yang sudah lama tidak pernah dia keluar kan dari sudut mata nya.selama ini hidup nya terlalu begitu sempurna dan nyaman dengan segala fasilitas dan layanan yang dia miliki.tapi semua berubah drastis menjadi hancur sejak ketahuan oleh Adi bermain dengan lelaki lain.tak tanggung-tanggung Adi bahkan bukan hanya meninggalkan dia begitu saja tapi juga merusak hidup dan juga masa depan nya.


" Adi kemana Kamu! Akan Aku bunuh Kamu jika kita bertemu nanti...Dan kalau pun umur ku di dunia ini sudah tidak panjang lagi... Maka,Kamu adalah orang pertama yang akan Aku gentayangin." tak banyak yang bisa dia lakukan selain tidur dan tidur, untuk sekedar mengelap tubuh menggunakan air hangat saja Nina tak sanggup apalagi untuk bergerak mencari pertolongan.


Reni yang sedang jalan berdua bersama kekasih hati yang baru sah menjadi kekasih selama 2 minggu ini di kaget kan dengan pesan yang di kirim oleh Nindi kepada nya.


" Kenapa Sayang?" tanya Tomi ketika melihat mata Reni melotot ke arah ponsel.


" I-itu sih keparat itu datang lagi menemui Shella dan meminta Shella untuk kembali bersama dia dan ikut menemui ibu nya yang sedang sakit parah." ucap Reni kembali mengulang apa yang di tulis kan oleh Nindi di ponsel nya.

__ADS_1


" Mantan suami nya Shella? " tanya Tomi memastikan.


Dan Reni membalas dengan anggukan kepala yang begitu cepat.


" Terus sekarang masih di sana atau kita kesana aja buat ngusir dia?" tanya Tomi memastikan, beberapa kali jalan bareng dan ngedate bertiga dengan sahabat Shella membuat kedekatan di antara mereka semakin intens dan bahkan Tomi,satria dan juga Rivan sering mengobrol bersama tanpa kehadiran para wanita mereka.


" Nggak perlu! Kata Nindi keparat itu udah pergi karena di usir oleh Nindi dan sekarang Shella juga masih aman.nanti kita selesaikan dulu jalan-jalan nya hari ini setelah itu baru mampir ke sana." jawab Reni yang ingin egois karena memang tak pernah punya banyak waktu untuk bisa seperti ini lagi.kesibukan kedua nya yang sama-sama sebagai seorang dokter membuat mereka harus bisa memanfaatkan situasi dan keadaan.apalagi mereka bekerja di rumah sakit yang berbeda membuat kedua nya semakin sulit untuk saling bertemu melepas rindu.


" Baiklah! Habis ini mau kemana lagi?" tanya Tomi mengacak gemas rambut Reni karena tahu jika sang kekasih dalam mood manja.


" Mmmm....Kalau temenin Aku belanja gimana?" tanya Reni penuh harap.


" Boleh,karena hari ini spesial untuk Kamu seorang, sebelum besok kita kembali bekerja dan semakin sulit bertemu.kadang Aku kangen berat sama Kamu loh sayang,tapi ya mau bagaimana lagi.... Tugas mulia ini harus segera kita tuntaskan sebelum nanti menyusul niat baik Shella." Tomi melingkar kan satu tangan di pinggang Reni sehingga wanita ini semakin rapat ke tubuh nya.


" Aku juga sama kayak Kamu! Tapi mau gimana lagi coba? Untung saja ada alat komunikasi canggih yang bisa melepaskan rasa rindu meski tak bisa hilang sepenuhnya."


Cup..


Reni menjijit mencuri sebuah kecupan di bibir Tomi sehingga membuat pria itu tersenyum bahagia.dan sedetik kemudian membalas dengan cepat apa yang di lakukan oleh Reni.keromantisan yang di ciptakan oleh sepasang kekasih ini membuat orang-orang yang berada di dekat mereka menatap dengan iri sekaligus kesal.


" Shella kapan nikah nya? Aku udah nggak sabar pengen halalkan Kamu juga." Tomi semakin menggila dengan angan yang belum bisa di wujudkan oleh nya.

__ADS_1


" Sebentar lagi kayak nya,Kamu kan tahu sendiri bagaimana ngebet nya si Rivan itu,nanti setelah tanggal pernikahan mereka di tentukan,kita juga harus merencanakan acara lamaran kita berdua." sebenar nya Reni juga sudah tidak sabar lagi ingin menjadi istri dari dokter bedah sekaligus pemilik rumah sakit besar tempat pria itu bekerja.diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun,Reni sudah menimbang dengan sangat matang jika nanti dia sudah resmi menjadi istri dari seorang Tomi Sudrajat,maka Reni akan resign dari pekerjaan yang selama ini menjadi kebanggaan nya.bukan karena apa-apa, kesibukan yang tiada henti dan tak mengenal waktu membuat dia takut rumah tangga nya nanti tak akan bisa berjalan normal seperti rumah tangga lain nya.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 😍🥰😍


__ADS_2