Permainan Licik Suami Ku

Permainan Licik Suami Ku
Bab 50


__ADS_3

" Apa Mama tadi memberi mu pertanyaan yang sulit untuk Kamu jawab?" tanya Rivan yang sedang mengemudi mobil nya.


" Tidak,semua nya masih tahap normal dan Aku juga menjawab dengan baik, termasuk tentang status ku yang hanya lah seorang janda." tukas Shella menyandarkan tubuh nya di sandaran mobil.ada sebuah kelegaan yang dia rasakan saat ini setelah pertemuan tadi dan kehadiran nya pun ternyata di sambut dengan baik oleh kedua orang tua Rivan.


" Syukur lah." gumam Rivan lirih merasa bahagia.


" Mau singgah dulu atau Kamu mau ikut ketemu client, tempat nya sih tidak terlalu jauh dari rumah singgah." ucap Rivan yang sebenarnya tidak ingin berjauhan dengan Shella.


" Aku langsung pulang saja ya Mas! Kepala ku terasa sangat berat sekali." jawab Shella karena semalam memang merasa kurang tidur.


" Kenapa kepala Kamu bisa sakit sayang? Padahal tadi semua nya baik-baik saja,apa Mama menyakiti mu tadi?" tanya Rivan curiga.


" Nggak kok Mas!Kalau Mama dengar Kamu nuduh dia seperti itu, nanti Mama bisa marah loh Mas." tegur Shella tak terima.


" Iya deh...Yang sudah menjadi menantu kesayangan Mama.apa-apa di bela." goda Rivan tersenyum miring.


" Bukan gitu Mas! Udah lebih baik Kamu fokus ke jalan aja dari pada terus memperhatikan Aku yang jelek ini." jawab Shella kesal lalu memejamkan mata nya mencari sensasi enak yang membuat rasa sakit di kepala nya menjadi berkurang.


Sedang kan di tempat lain,tepat nya di apartemen Adi dan juga Nina.sejak semalam terjadi pertengkaran hebat yang tidak kunjung selesai juga.bahkan Adi sengaja mengambil kartu akses milik Nina agar wanita ini tidak lagi bisa bebas keluar masuk ke dalam kamar,dia juga bahkan mengganti kata sandi apartemen supaya Nina tetap bertahan di dalam ruangan ini tanpa bisa bertemu dengan lelaki yang sampai saat ini belum Adi ketahui identitas nya.


" Bersihkan apartemen ini sampai mengkilat,awas saja kalau sampai Aku pulang nanti Kamu masih tiduran dan apartemen tetap berantakan seperti ini." ujar Adi ketika hendak berangkat bekerja.


" Iya." jawab Nina ogah-ogahan dan tidak berani membantah lagi.

__ADS_1


" Jangan keluar dari apartemen ini tanpa izin dari ku,sekali saja Kamu keluar menemui lelaki itu ,habis Kamu di tangan ku." ancam nya membanting keras kursi makan sehingga membuat Nina melompat ketakutan.


Tanpa Adi sadari,Nina yang memang tidak betah berdiam diri di dalam apartemen dan tentunya sudah memiliki janji dengan para penyewa jasa nya mengintip dengan penuh kehati-hatian satu persatu angka yang di pencet oleh Adi.


Wanita ini tampak bergumam mengingat dengan pasti angka yang akan membuat diri nya terbebas dari kurungan yang tidak pernah dia sukai ini.


" Bodoh! Dia pikir Aku sama seperti mantan istri nya yang buruk rupa itu,Kamu salah sayang! Kali ini Aku akan bermain rapi dan pasti tidak akan ketahuan oleh Kamu nanti nya." batin Nina tersenyum licik.


Wanita ini langsung bergegas masuk ke dalam kamar dan terlebih dahulu menyangga pintu menggunakan selimut tebal agar tidak tertutup yang akhirnya membuat dia kembali gagal menemui calon penyewa jasa nya.


Rasa perih akibat gempuran dan perlakukan kasar dari Adi tadi malam tidak menyurutkan sedikit pun niat Nina untuk kembali bekerja,bahkan wanita ini dengan bersemangat nya berganti pakaian seksi dan tidak lupa mengoles make up yang bisa menutup bekas luka memar di tubuh nya, berikut dengan tanda merah hasil karya lelaki lain.


" Cantik deh." gumam Nina berputar-putar di depan kaca sambil melihat wajah dan baju yang melekat di tubuh nya.


Adi mengendarai mobil nya meninggalkan parkiran apartemen,namun di tengah perjalanan Adi baru teringat dengan berkas yang tertinggal di meja makan tadi.tanpa berpikir panjang lagi,Adi langsung menepikan mobil nya dan kemudian berbelok saat merasakan jalanan sedang sepi dan mobil nya akhirnya kembali mengarah ke arah apartemen.


Betapa kaget nya Adi ketika hendak turun dari mobil malah melihat Nina sedang memakai kaca mata hitam,baju seksi sebatas paha masuk ke dalam sebuah mobil hitam yang dia yakini sebagai taksi online.


" Brengsek! Dasar murahan..." teriak Adi memukul keras setir mobilnya lalu tetap memilih berdiam diri menunggu taksi itu melaju terlebih dahulu.


Urat tangan yang memegang setir mobil tampak menegang hebat,dengan mata yang terarah lurus ke arah depan yang memancarkan aura kemarahan yang sangat luar biasa.


Adi terus mengikuti taksi online tersebut,hingga pada akhirnya berbelok ke sebuah tempat yang dulu juga pernah dia datangi demi menjemput wanita yang ada di dalam mobil itu.darah Adi kembali mendidih hebat dan menggelegar ingin tumpah dari tempat nya,di tambah lagi saat melihat Nina turun dari taksi tersebut dengan meliuk-liukkan tubuh nya masuk kedalam ruangan karaoke dengan satu orang lelaki tua yang sudah menyambut kedatangan nya.

__ADS_1


Adi dengan cepat memarkirkan asal mobil nya lalu terburu-buru mengikuti Nina supaya tidak kehilangan jejak lagi.namun belum sempat dia berputar mencari keberadaan wanita tersebut,di samping meja resepsionis yang ada di bagian depan,Adi sudah bisa melihat Nina sedang berpelukan sambil bercumbu dengan bandot tua yang punya banyak lemak di seluruh tubuh nya.bahkan kedua nya berciuman mesra tanpa merasa risih sedikit pun meski banyak orang yang hilir mudik di depan mereka.


Melihat pemandangan yang ada di depan mata nya saat ini, membuat Adi semakin meradang dengan rahang mengeras dan buku jari menghitam dari tempat nya.


Dengan setengah berlari bak seekor Banteng yang ingin menyeruduk musuh nya,Adi terus mendekat menghampiri pasangan laknat itu dengan emosi yang menguasai diri nya.tak terlihat sedikit pun raut wajah menyesal ataupun jijik di wajah Nina ketika menyentuh bibir lelaki tua itu, wanita ini malah tampak sangat menikmati sambil merem melek dengan bokong yang di remas kuat oleh Bandot tua nya.


" Awww...." suara jeritan kuat dari mulut Nina membuat semua orang kaget melihat nya.bahkan tarikan tangan Adi di rambut wanita itu semakin kuat dan terus menyeret nya keluar tanpa memberi ampun sedikit pun.


" Wanita ini istri Saya! Dan kalian tidak perlu ikut campur dalam urusan kami berdua." teriak Adi ketika melihat ada beberapa orang ingin melerainya.mereka semua mengangguk paham dan membiarkan saja Adi melakukan sesuka hati nya kepada Nina.bahkan lelaki tua penyewa jasa nya sudah kabur dari tempat dan berlari masuk ke dalam mobil lalu melajukan dengan cepat mobil tersebut sehingga meninggalkan tempat karaoke yang cukup besar ini.


" Sayang...Aku mohon jangan sakiti Aku lagi,sakit sayang." Nina menjerit tidak tahan lagi dengan apa yang dia rasakan saat ini.


Adi yang sudah di kuasai oleh amarah semakin gelap mata dan bahkan merobek paksa baju yang di kenakan oleh Nina meskipun mereka berdua masih berada di area terbuka dan semua orang bisa melihat pemandangan indah itu.


" Keparat...Murahan...Nggak tahu malu.." umpat Adi terus menarik ulur rambut Nina seperti sedang lomba tarik tambang.dan membuat Nina semakin tersakiti dan meraung-raung meminta pengampunan.


" Ampun sayang! Aku janji tidak akan mengulangi nya lagi." pekik Nina mengiba.


Adi langsung memutar badan Nina sehingga menghadap ke arah nya, cengkraman kuat tangan Adi di kepala Nina yang sudah terlepas membuat wanita ini merasa lega,tapi sedetik kemudian kembali mengaduh hebat saat Adi melayang kan tangan kuat nya di wajah yang mulus tanpa jerawat.saking kuat nya bahkan membuat wanita itu terhuyung kebelakang dengan baju yang semakin melorot dari tempat nya sehingga meninggalkan dalaman hitam mengkilat yang menutupi aset berharga yang di jual sangat murah oleh pemilik nya.


" Kau memang biadab Nina! Pelacur tidak tahu diri.seharus nya dulu Aku tidak memungut mu dari tempat ini jika Aku tahu Kamu akan tetap kembali ke sini." teriak Adi memaki-maki Nina yang tengah sibuk mengelap darah segar yang keluar dari hidung dan juga mulut nya.


" Menyesal Aku telah menduakan istri ku demi kotoran seperti mu,Kamu tidak ubah nya kotoran jalanan yang tidak di terima di manapun itu." imbuh nya kembali melayang kan tangan nya dengan begitu kuat sehingga membuat Nina oleng dengan rasa pusing hebat yang menjalar di kepala nya.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰


__ADS_2