PERNIKAHAN PALSU IVANA

PERNIKAHAN PALSU IVANA
TERTANGKAP


__ADS_3

Pagi itu Hector sudah di ruangan mandor perkebunan Nasviell. Jadwal hari ini begitu padat. Perkebunan Nasviell kembali membuka lahan di sisi sebelah timur yang siap untuk di tanami agave.


Seperti biasa, laki-laki berwajah latin itu memulai pekerjaannya. Memang Hector sangat bersemangat bekerja di Nasviell. Buatnya inilah kesempatan ia untuk memperbaiki diri nya.


Meskipun sebenarnya masih terlalu pagi untuk bekerja karena hari masih terbilang gelap, namun Hector begitu jengah setelah mengetahui perbuatan Lupe mamanya.


Sejak semalam Hector tidak bisa memejamkan matanya ia terus saja memikirkan Lupe. Untuk mengalihkan perhatiannya semua itu, ia memilih melakukan pekerjaan pagi-pagi seperti ini.


Hector beranjak dari kursinya, ia melangkahkan kakinya menuju istal kuda.


"Lebih baik aku berkeliling ladang saja sekarang. Pikiran ku harus aku alihkan dengan bekerja dan bekerja", batinnya sambil menutup kembali pintu ruang kerjanya.


Hector menatap sekilas dari kejauhan beberapa penjaga keamanan berjaga di gerbang ke dua tepatnya di depan hacienda.


Hector langsung menuju istal. Namun beberapa meter jarak ke istal, ia mendengar suara-suara orang yang sedang berbincang setengah berbisik karena terdengar pelan, tepatnya di kadang yang terdapat kuda milik Ivana.


Mata Hector bisa menangkap bayangan dari kandang kuda itu bergerak-gerak. Di perkirakan lebih dari dua orang yang ada di sana.


Hector melihat sekitar masih sepi tidak ada siapapun. Dengan sigap ia mencabut pistol yang selalu ada di pinggangnya untuk berjaga-jaga.


Hector berjalan hati-hati dan mengendap-endap. Semakin mendekati kandang kuda semakin terdengar jelas dan berisik di dalam sana.

__ADS_1


*Segera selesaikan pekerjaan sebelum ada yang mengetahuinya*. Ujar salah satu tiga pria di sana.


Hector sangat mengenal suara itu meskipun pria itu menutupi wajahnya dengan kain hitam seperti itu.


*Cepat. Kalian segera kembali ke tempat kalian. Bekerja seperti biasa. Berbaur lah dengan pekerja lainnya*


*Siap bos*


Ketiga pria itu bersiap keluar dari kandang kuda milik Ivana. Namun di kaget kan dengan suara tembakan. Suaranya terdengar sangat keras dan memekakkan telinga karena dalam jarak dekat.


"Dorrr.."


"Dorrr.."


"Apa yang kalian lakukan pada kuda nona Ivana!". Teriak Hector.


Menyadari mereka ketahuan, salah satu pria itu langsung menyerang Hector menyebabkan pistol di tangannya terlepas.


Namun suara keras tembakan Hector membuat para penjaga di gerbang berlarian ke arah mereka begitu pun beberapa orang pekerja yang memang tinggal di perkebunan segera datang ingin melihat dan memastikan apa yang terjadi sebenarnya.


"Aku tahu kau Oscar! Tunjukkan diri mu brengsek!", teriak Hector yang sudah di liputi amarah. Apalagi ia tahu Oscar bekerja sama dengan Lupe mamanya.

__ADS_1


"Tidak ada urusan dengan mu, Hector. Kau bodoh, seharusnya kau ada di pihak ku. Sudah berapa kali kau kuingat kan", seru Oscar sambil menendang dada Hector.


Namun Hector berhasil mengelak. Tapi ternyata Oscar sangat agresif sehingga tendangan kedua berhasil mengenai tubuh Hector. Membuat nya terhuyung dan terjatuh.


Oscar membuka kain penutup wajah nya. Terlihat laki-laki itu menggerakkan lehernya hingga terdengar bunyi tulang gemeretuk. Nampak seringai di wajahnya.


Laki-laki itu mencabut pisau yang di bawanya, dengan berlari ia ingin menusuk Hector namun mandor itu berhasil mencegah dengan menahan lengan Oscar. Keduanya bergumul di tanah.


Sementara kedua anak buah Oscar yang juga bekerja di Nasviell sudah berhasil di lumpuhkan.


Melihat Héctor dalam bahaya, pekerja yang lain segera membantunya dan mengeroyok Oscar hingga tidak bisa berkutik lagi.


Hector berdiri. Sesaat laki-laki itu memberikan hadiah berupa tendangan keras di wajah Oscar.


"Mampus kau brengsek. Rasakan ini!"


"Bawah mereka ke perkebunan Almiron sekarang juga! Tuan Jose dan nona Ivana harus tahu siapa dalang peristiwa yang terjadi di Nasviell selama ini", tegas Hector.


"Kau tidak akan berani melakukanya, brengsek! Jika kami di tahan, Lupe ibu mu juga akan di tahan. Aku beritahu pada mu...Lupe terlibat atas semua ini Hector! Biarkan kami pergi sebelum Jose Miguel tahu. Aku janji tidak akan membuka mulutku, dan menyeret ibu mu ke penjara", ujar Oscar melancarkan serangan dengan ancaman pada Hector.


Hector terdiam.

__ADS_1


"Pikirkanlah ucapan ku Hector!"


...***...


__ADS_2