PERNIKAHAN PALSU IVANA

PERNIKAHAN PALSU IVANA
MENYIMAK


__ADS_3

"Gustave saudara tiri ayahku. Laki-laki itu sangat berbeda dengan papa. Gustave sangat jahat, ia menguasai semua harta orang tua ku, sebelum papa meninggal".


"Saat itu usiaku masih sangat muda, tapi aku sudah mengerti tentang dunia bisnis. Karena sejak kecil papa sering membawa ku menemani nya bekerja".


"Suatu ketika aku bertemu secara tidak sengaja dengan Juan saat hendak menemui Gustave di club malam miliknya. Malam itu Gustave marah besar dan mengancam membunuh ku dan papa setelah sebelumnya aku mengancamnya dengan kata-kata serta foto-foto yang aku miliki tentang bukti kejahatan nya".


"Laki-laki itu bahkan tidak mau menanggung semua biaya pengobatan papa meskipun sebagian harta kekayaannya itu milik papa. Ia perintahkan orangnya mengusir ku ke jalanan. Anak buah Gustave menuruti perintah tersebut, menyeret dengan kasar dan membuang ku ke tempat yang jauh, hutan dengan jalan setapak yang gelap gulita".


"Di saat aku telah putus asa akan keselamatan ku dan berpikir malam itu adalah hari terakhir aku hidup, tiba-tiba ada pemuda yang berbaik hati menolong ku. Aku tidak menyangka pemuda itu yang aku temui di club milik Gustave. Ia bernama Juan", lirih Dulce terisak mengingat kembali semuanya.


Dulce menyeka buliran bening yang menetes dari sudut mata nya. Tubuhnya berguncang.


Ivana seketika mendekati gadis itu dan memeluknya. Jose menyandarkan punggungnya, menghembuskan nafasnya dengan kasar. Ellios segera memberikan tissue pada Dulce yang menangis pilu.


Mendengar dan memperhatikan Dulce, Jose bisa melihat kebenaran dan kejujuran dari ceritanya itu.


"Gustave mengetahui aku selamat. Ia tidak tinggal diam. Setelahnya aku tidak bisa kemana-mana. Gustave menutup semua jalan ku. Gustave menawarkan pilihan, ia akan mengobati papa dengan perawatan terbaik asalkan aku tinggal di asrama pilihannya dan tidak mengungkit-ungkit masalah bisnis haram yang ia jalani. Aku tidak ada pilihan. Aku menurutinya".


"Ternyata semua janji itu bohong belaka. Aku menerima pesan Juan yang membayar salah satu penjaga asrama tempat aku tinggal di Italia, ia mengatakan bahwa Gustave berbohong padaku".

__ADS_1


"Aku marah karena Gustave membiarkan papa meninggal dalam keadaan menyedihkan. Tanpa tempat tinggal dan pengobatan yang layak seperti janjinya padaku sebelum aku menuruti keinginan nya tinggal di asrama".


"Juan berusaha mengeluarkan aku dari asrama, ia berusaha keras agar aku bisa keluar dari tempat itu. Dan usahanya berhasil".


"Kami bersama untuk beberapa saat..."


"Ugh..."


Dulce tidak sanggup melanjutkan kata-katanya. Beberapa saat gadis itu terdiam.


Kembali jemari tangannya mengusap air mata yang menetes menyentuh pipi. Bahkan hembusan nafasnya terdengar berat.


"Namun Juan melarang ku bertanya-tanya tentang dirinya maupun kehidupan pribadi nya jika ia tidak bercerita. Awal hubungan kami, Juan tidak pernah membahas tentang dirinya. Dengan berjalannya waktu ia, lebih terbuka. Ia bercerita apapun tentang dirinya meski tidak secara mendetail. Juan bercerita sepintas tentang keluarganya yang memiliki perkebunan. Ia lebih banyak bercerita tentang saudara laki-laki satu-satunya yang ia punya. Ia bilang namanya Jose Almiron. Ia mengatakan sangat bangga akan kakaknya yang sukses dengan jalannya sendiri. Berulangkali Juan menceritakan kedekatannya dengan Jose".


"Juan sempat mengenalkan aku dengan teman baiknya, Leonel yang memiliki perkebunan Nasviel. Ia bilang perkebunan Nasviel tepat di sebelah perkebunan Almiron. Namun mereka berdua tidak memberi tahu ku alamat perkebunan mereka. Juan berjanji jika waktu nya tepat suatu saat akan mengajak aku ke perkebunan milik keluarga nya".


Mendengar penuturan Dulce membuat suasana di ruangan itu hening. Yang terdengar hanya tangisan Dulce dan hembusan nafas Jose maupun Ivana.


Ivana terkejut ternyata, Dulce mengenal Leonel.

__ADS_1


"Apa kau tahu, Gustave menahan Juan?", tanya Jose dengan tatapan tajam tertuju pada Dulce.


Dulce mengusap air matanya seraya mengangguk. "Gustave sendiri yang mengatakan, siapapun yang berkhianat akan mati di tangannya".


"Aku menanyakan keberadaan Juan pada Leonel setelah Juan tidak bisa aku hubungi lagi".


"Leo menyelidiki, dan mendapatkan informasi bahwa Juan di sekap orang Gustave karena melaporkan bisnis Gustave pada pihak berwajib".


Jose memangut. Mencocokkan cerita Leonel beberapa tahun yang lalu dengan versi Dulce. Memang sama.


"Aku dan Leonel berusaha menyelamatkan Juan, namun nyawa Juan tidak tertolong dalam baku tembak", ujar Jose.


"Beruntung polisi segera datang membantu kami. Dan Gustave di tahan".


"Iya. Tetapi laki-laki itu tidak berubah, ia tetap menjalankan bisnis haramnya itu", sela Dulce.


Jose menatap Dulce. Sejenak berpikir.


"Lantas siapa wanita yang di panggil Angel, menjalankan bisnis Gustave. Apakah itu kau, Dulce...?"

__ADS_1


...***...


__ADS_2