
***Perusahaan K.R Group***
Miranda Goeltom adalah CEO dari perusahaan YORI Group, yang bergerak di berbagai bidang, Perhiasan, Fashion, Perhotelan, Tekstil, memiliki beberapa Mall, Memiliki satu rumah produksi dan Memiliki satu kapal pesiar mewah yang berada di bagian Eropa.
Miranda Goeltom adalah wanita yang terkenal sangat tegas, dingin dan terkadang kejam di dunia bisnis. Beberapa perusahaan banyak yang takut padanya, tidak banyak yang berani pada Miranda Goeltom yang memiliki desas-desus, bekerjasama dengan dunia bawah untuk menjaga dan melindunginya dari semua musuhnya. Miranda Goeltom termasuk salah satu CEO sukses saat ini selain Alan Kendrick dan Kenan Diandra.
Semua aset kekayaan yang dia miliki saat ini, ia dapatkan merintis dari bawah. Semua berkat bantuan dari dana dan tangan dingin Sasha Yorina. Nama perusahaan yang ia pakai juga berasal dari nama belakang Sasha, yaitu YORINA yang di singkat menjadi YORI, untuk selalu mengingatkannya pada Sasha Yorina.
Miranda Goeltom sudah bersumpah dan berjanji pada dirinya sendiri, bahwa aset yang ia miliki adalah setengahnya milik dari Sasha Yorina. Miranda akan memberikan semua yang menjadi haknya pada Sasha.
Saat Sasha mendapatkan masalah dari keluarga Alan Kendrick, saat itu Miranda sedang dalam perjalanan bisnis pada pembukaan dan peresmian kapal pesiar mewahnya yang ada di bagian Eropa. Anak buah Miranda terlambat mencegah kepergian Sasha, serta semua anak buahnya tidak ada yang berhasil mencari jejak dari keberadaan Sasha.
Sasha seketika menghilang bagai di telan bumi, Miranda merasa bersalah dan putus asa akan kepergian Sasha. Tetapi saat dia tahu Alan Kendrick menikah lagi dengan Bella Lastona beberapa Minggu setelah kepergian Sasha, dia sangat geram dan marah pada Alan Kendrick.
Miranda marah pada Alan Kendrick, karena dengan begitu mudah dan dalam waktu cepatnya Alan Kendrick menikah kembali dengan wanita lain. Melupakan Sasha, wanita yang beberapa tahun membantu dan ikut berjuang untuk memiliki perusahaan raksasa, yang saat ini Alan Kendrick kuasai.
Saat itu Miranda bersumpah akan membalas Alan Kendrick, Miranda akan buat Alan Kendrick hancur. Miranda akan membalas Alan Kendrick demi Sasha Yorina.
Miranda Goeltom senang akhirnya wanita yang selama ini ia cari sudah ketemu. Miranda sangat bahagia melihat dan menemukan Sasha kembali, dia tidak akan membiarkan Sasha pergi lagi dari hadapannya.
Miranda dengan penuh perhatian memberikan Sasha beberapa makanan ke atas piringnya. Perhatian dari Miranda tidak luput dari pandangan mata ke 5 pria yang ada di sana. Miranda sangat lembut dan penuh perhatian memperlakukan Sasha.
Sikap lembut dan perhatian Miranda sangat jauh berbeda ketika saat bersama mereka, Miranda akan selalu memasang wajah datar dan dinginnya pada semua orang yang ia temui, dialah CEO wanita pertama yang banyak di takuti para pengusaha muda maupun tua.
Perusahaan King Group milik Alan Kendrick dan perusahaan K.R Group milik Kenan Diandra, harus penuh hati-hati dan pertimbangan matang untuk menghadapi Miranda Goeltom yang memiliki pasukan dari dunia bawah.
"Miranda sudah cukup, aku tidak bisa makan terlalu banyak." ungkap Sasha yang mulai kesal pada Miranda, dia mengisi piring Sasha dengan berbagai makanan.
"ayolah sayang…kau harus banyak makan, agar tubuhmu banyak tenaga untuk berperang bersama ku." balas Miranda dengan senyum bahagianya.
Untuk pertama kalinya ke 5 pria yang ada di sana melihat senyum bahagia seorang Miranda, menambah pesona kecantikan seorang Miranda.
"Miranda…!" tegur Sasha dengan tatapan tajamnya pada Miranda.
Seketika senyum bahagia Miranda hilang, tatapan tajam dan sedikit teguran dari Sasha dapat menghentikan gerakkan Miranda.
"maafkan aku Sasha…aku hanya terlalu bahagia bertemu lagi dengan mu… sudah lama aku mencarimu sampai hampir gila, kau hilang dan meninggalkan aku seperti di telan bumi, aku sangat merindukanmu." ungkap Miranda dengan mimik wajah sedihnya.
Ucapan Miranda seperti seorang kekasih yang merindukan pujaan hatinya. Ke 5 pria yang ada di sana terkejut akan pengakuan Miranda.
"Miranda…ucapanmu akan di salah artikan oleh mereka." balas Sasha dengan melirik pada ke 5 pria yang melihat mereka.
Miranda ikut melihat pada apa yang di lirik oleh Sasha.
"maksud mu…?" tanya Miranda sedikit bingung.
__ADS_1
"mereka akan berpikir kalau aku adalah kekasihmu yang sudah lama pergi meninggalkanmu." balas Sasha melihat intens Miranda.
Miranda mengerutkan pangkal alisnya melihat pada Sasha dan ke 5 pria tampan yang melihatnya.
"apa kalian berpikiran sama seperti yang di ucapkan oleh Sasha?" tanya Miranda pada ke 5 pria yang ada di sana dengan mimik wajah datarnya.
Tiga dari mereka menganggukkan kepalanya, yang membuat Miranda sedikit shock hingga membulatkan kedua matanya.
"asal kalian tahu aku dan Sasha masih wanita normal yang menyukai seorang pria. Aku hanya merindukan seorang teman, sekaligus pemilik dari setengah saham perusahaan yang kabur lepas dari tanggung jawabnya." ungkap Miranda dengan wajah dinginnya memandang ke 5 pria dan Sasha secara bergantian.
Ke 5 pria tampan yang ada di sana sedikit terkejut, dengan ucapan Miranda. Begitu juga dengan Sasha yang memang tidak tahu apapun?
"apa maksudmu nona Miranda?" tanya Rion ingin tahu lebih jelas dengan ucapan Miranda.
Sasha juga ingin tahu apa maksud dari Miranda?
"setengah dari saham perusahaan adalah milik Sasha, apa kalian tahu siapa nama lengkap Sasha?" tanya balik Miranda.
"Sasha Yorina." balas Rion.
"apa nama perusahaan ku?" tanya lagi Miranda yang tambah membuat semua yang ada di sana bingung.
"YORI Group." balas Rion
Semua nampak sudah mengerti, tidak dengan Sasha yang tidak tahu kalau nama perusahaan Miranda sudah di ganti.
"bukankah nama perusahaan mu adalah Goeltom Group?" tanya Sasha yang memang tahu nama perusahaan Miranda yang dulu.
Semua melihat pada Sasha yang seakan bingung.
"Sasha sayang…Goeltom Group sudah lama bangkrut dan sudah tidak ada lagi, sekarang yang ada YORI Group, penggalan dari nama belakang mu." jelas Miranda.
"mengapa kau pakai penggalan dari nama belakang ku?" tanya Sasha ingin tahu.
"karena kau yang sudah menghidupkan YORI Group dengan suntikan dana yang kau berikan, jadi aku memakai namamu untuk perusahaan kita. Karena kau lebih berhak mengambil alih perusahaan YORI Group. Aku hanya menjaganya untuk mu, sampai kau kembali lagi." ungkap Miranda dengan mimik wajah seriusnya.
"hati-hati dengan ucapan mu Miranda, ini dunia bisnis dan kau tidak boleh sampai salah berbicara. Ini bukanlah bisa di pakai untuk membuat lelucon." balas Sasha mulai tidak suka arah bicara Miranda.
"tatap mataku Sasha, apa aku sedang membuat lelucon?" ucap Miranda dengan memegang kedua pundak Sasha menghadap padanya.
Sasha dapat melihat kejujuran pada sorot mata Miranda, tidak ada tersirat candaan sama sekali di sana. Sasha masih belum bisa mengerti dan percaya apa yang ada di dalam pikiran Miranda saat ini? satu yang Sasha tahu, dulu sewaktu Sasha membantu perusahaan Miranda, Sasha lakukan dengan tulus ikhlas tanpa meminta balasan sama sekali. Karena dia melihat kegigihan Miranda dalam dunia bisnis.
"sudahlah jangan di bahas lagi Miranda, cukup sampai di sini. Aku hanya akan membantumu sampai kau mendapatkan tender yang kau inginkan, dan mengalahkan rekan bisnis mu, selebihnya aku tidak ingin lagi terjun pada dunia bisnis. Dan kau tahu apa alasan ku?" balas Sasha yang tidak ingin memperpanjang pembicaraan ini dengan Miranda.
Sasha tidak ingin lagi masuk ke dalam dunia bisnis, yang hanya akan mempertemukannya dengan Alan Kendrick kembali. Sasha tidak ingin memiliki hubungan apapun dengan Alan Kendrick dan dunia bisnis apapun?
__ADS_1
"tapi Sasha setengah saham perusahaan adalah milikmu."
"jagalah dan kelola seperti biasanya. Aku tidak ingin terlibat lagi dengan dunia bisnis. Aku cukup bahagia saat ini, bila kau sayang padaku cukup biarkan dan ikuti apa kemauan ku saat ini." balas tegas Sasha menatap serius Miranda.
"Sasha…" ucap Miranda terhenti dengan isyarat tangan Sasha yang menyentuh pundak Miranda.
"cukup Miranda…apa kau ingin aku lari lagi darimu dan menghilang?" ucap Sasha mencoba sedikit mengancam Miranda.
"tidak…tidak Sasha…jangan lakukan itu…" ucap Miranda sedikit meninggikan volume suaranya sembari menggelengkan kepalanya.
"baiklah…baik…aku akan ikuti apa kemauanmu? dan tidak lagi memaksa mu, aku akan tetap setia menunggumu, kapanpun kau siap mengambil alih saham mu itu." balas Miranda cepat, dia tidak ingin Sasha kabur lagi.
Benar-benar sikap Miranda yang sangat menyimpang jauh, dari sikap tegas, dingin dan kejamnya selama ini. Seorang Miranda Goeltom tunduk dan patuh pada Sasha Yorina, yang hanya seorang wanita biasa bagi yang melihatnya.
"terima kasih Miranda, kau memang teman yang baik, dan aku sangat beruntung kenal denganmu." balas Sasha tersenyum manis.
Jujur dalam hati Sasha sangat bersyukur, pernah kenal dan membantu Miranda Goeltom, wanita gigih pantang menyerah. Wanita baik yang tidak akan pernah lupa diri. Sasha tidak pernah menyesal telah membantu Miranda Goeltom untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dulu.
"aku yang seharusnya berterima kasih padamu, dan aku yang sangat beruntung bisa mengenalmu Sasha." balas jujur Miranda.
Sasha dan Miranda saling melempar senyumannya. ke 5 pria tampan yang ada di sana hanya sebagai penonton saja.
"maafkan kami tuan…kami berdebat di depan anda." ucap Sasha melihat ke arah Kenan.
Kenan yang hanya diam dengan wajah datarnya, menyaksikan perdebatan Sasha dan Miranda.
Miranda ikut melihat ke arah Kenan.
"apa anda merasa terganggu tuan Kenan…?" tanya Miranda dengan wajah dinginnya dan sikap angkuhnya melihat Kenan.
Sikap Miranda kembali lagi seperti semula, sikap inilah yang selama ini mereka lihat. Wajah dingin, sikap angkuh dan sedikit kejam dengan tatapan mata yang terkadang tajam.
"tentu saja tidak nona Miranda, Kami hanya kebetulan ada dan menjadi pendengar saja." balas Kenan tidak kalah angkuh dengan wajah dinginnya.
Sasha dan yang lainnya dapat merasakan dua aura seorang pemimpin yang sama-sama kuat. Miranda Goeltom dan Kenan Diandra adalah dua CEO yang sama-sama kuat dengan karakter sama-sama dingin, tegas dan tidak segan bersikap kejam kepada yang berani berkhianat dan melawan mereka.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1