PILIHAN DALAM CINTA

PILIHAN DALAM CINTA
32. Mencoba Untuk Menghindar.


__ADS_3

***Negara Inggris***


Dua hari telah berlalu semenjak kejadian malam itu, Sasha berusaha untuk tidak terlalu berpikir tentang malam itu, dia hanya harus fokus pada pekerjaan yang saat ini dia kerjakan. Sasha memiliki tujuannya, bila dia berhasil mendapatkan tender kerjasama itu, dia ingin segera lepas dari perjanjian kontrak yang Sasha lakukan bersama tuan muda keluarga Diandra.


Sasha ingin hidup seperti biasanya, sebelum bertemu dengan dua tuan muda keluarga Diandra, Rion Diandra dan juga Kenan Diandra. Sasha sudah tidak ingin berhubungan lagi dengan dunia bisnis yang hanya akan membuatnya mendapatkan masalah saja.


Pelaku dan penjahat yang telah menjebaknya saja, Sasha tidak dapat menemukannya dan melawan mereka, karena pada saat itu dirinya di bekap dari belakang oleh dua orang dan di paksa meminum obat perangsang, yang merubah hidupnya. Yang membuat tubuhnya dapat di nikmati dan di jamah oleh Kenan Diandra.


Sasha ingin hidup bahagia bersama mamanya dan juga Ryota, seperti biasanya selama ini. Sasha telah menyelesaikan semua berkas yang di butuhkan. Dia juga telah mengirimkan semua salinan berkas tersebut kepada 4 perusahaan yang saling bekerjasama pada tender tersebut, yaitu Miranda, Kenan, Kevin dan juga Cristian.


Mereka hanya mengacungkan tanda jempol mereka dan mengatakan bagus, jawaban atas pekerjaan yang di lakukan oleh Sasha. Kini hanya tinggal menunggu, dimana hari pertempuran yang sesungguhnya akan terjadi? Sasha sudah mendapatkan bocoran dari seseorang malalui sebuah email yang tidak di kenal, yang memberitahukan perusahaan mana saja yang akan bersaing dalam tender besar tersebut.


Sasha mencoba untuk melacak alamat email tersebut, tetapi pemilik email itu sangatlah ahli di bidang IT. Sasha hanya bisa mengucapkan rasa terima kasihnya atas bocoran tersebut. Hingga Sasha tahu, ada 5 perusahaan besar dari berbagai negara yang ikut dalam persaingan tender ini.


Salah satunya adalah perusahaan raksasa KING Group, perusahaan raksasa di mana tempatnya bekerja selama beberapa tahun ini. Yang dia tidak tahu siapa pemiliknya sampai sekarang. Selama ini Sasha tidak ingin tahu tentang itu, bekerja dan bekerja untuk mencari uang lah yang ada di dalam pikiran Sasha selama ini. Sasha hanya berharap bila CEO dari KING Group tidak mengenal dirinya.


Tanpa Sasha sadari, sesuatu dan seseorang yang sangat di hindari oleh Sasha, malah terus berada di dekatnya. Sasha tidak akan tahu apa yang sedang menunggunya di masa depan? Semua itu sudah di mulai dari sekarang. Apa yang akan di lakukan oleh Sasha bila tahu siapa pemilik dari perusahaan raksasa KING Group tersebut? Apa yang akan Sasha lakukan bila sebuah rencana dari seseorang telah menunggunya?


Semua akan terungkap dan di mulai, di mana pertempuran dan persaingan bisnis yang akan mempertemukan sepasang mantan suami istri? Sasha akan kembali lagi pada dirinya yang dulu untuk satu hari menjadi Si tangan dingin.


Sasha telah mempersiapkan dirinya untuk ikut terbang ke negara Inggris, tempat di mana perusahaan raksasa yang menjadi incaran dari 5 perusahaan yang ingin melakukan kerjasama kepada perusahaan raksasa tersebut. Sasha yang sempat mendapat sedikit kendala dari sang putra, yang tidak mengizinkan dirinya pergipun, berusaha untuk membujuk Ryota agar dapat mengerti. Kalau Sasha hanya akan pergi selama seminggu, dan akan cepat kembali lagi.


Ryota dapat mengerti karena dia anak yang cerdas dan juga sangat pengertian, akan semua yang di lakukan oleh Sasha. Ryota hanya tidak pernah berpisah dengan sang mama selama seminggu. Ini untuk pertama kalinya dalam hidup mereka akan berpisah selama itu.


Sasha akan berangkat siang ini bersama dengan Miranda berdua saja, menggunakan pesawat pribadi milik Miranda sendiri. Itu permintaan dari Sasha yang tidak ingin bertemu dengan Kenan Diandra. Sasha tidak ingin melihat dan berlama-lama bersama Kenan di satu tempat, ruangan dan waktu yang sama. Sasha mencoba untuk menghindari Kenan Diandra.


Awalnya Miranda tidak mengerti mengapa Sasha seperti itu? tetapi Sasha hanya beralasan untuk mencoba fokus mempelajari semua berkas dan ingin ketenangan. Sebab bila dirinya bersama dengan sekelompok pria itu, di pastikan Sasha akan di sibukkan oleh tingkah laku ke 4 pria yang masih menganggapnya pelayan pribadi mereka. Miranda dapat mengerti dan setuju dengan alasan Sasha tersebut.


Sepanjang perjalanannya, Sasha tidak banyak bicara pada Miranda. Dirinya hanya akan menjawab seperlunya saja, apa yang di tanyakan dan di katakan oleh Miranda. Sikap Sasha sangat datar dan dingin saat ini. Miranda pun dapat merasakannya, Miranda hanya membiarkan dan memberikan Sasha waktu untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Miranda tidak ingin Sasha terganggu, karena dia juga mengharapkan menang dalam tender ini, nama besar perusahaannya di pertaruhankan di sini, dan sekarang ada di tangan Sasha. Sasha mau membantu dirinya saja, Miranda sudah cukup bersyukur dan senang. Dia sangat yakin akan kemampuan yang di miliki oleh Sasha.


Miranda sangat yakin kalau Sasha akan memenangkan tender kali ini. Miranda juga berdoa, semoga Sasha dapat kuat dan tidak akan gentar saat bertemu dan bersaing kembali dengan mantan suaminya, Alan Kendrick.


Miranda sengaja tidak memberitahukan Sasha, kalau pemilik dari perusahaan raksasa KING Group adalah Alan Kendrick. Miranda tidak ingin Sasha mundur atau akan membuatnya berpikir keras, untuk tidak mau hadir saat pertemuan itu. Miranda akan menjelaskan semua itu, di saat pertemuan sudah berjalan.


Miranda tahu, Sasha bisa menempatkan dirinya. Sasha adalah wanita cerdas dan sangat profesional dalam menjalankan pekerjaannya. Dia tidak akan melibatkan perasaan pribadinya. Itulah yang membuat Sasha selalu menang dan sukses mengalahkan semua pesaing bisnisnya pada zamannya. Sasha Yorina si tangan dingin adalah salah satu musuh yang cukup cerdas dan kuat, bagi beberapa pengusaha ternama.


Mereka tiba dengan selamat di negara Inggris, Miranda dan Sasha tinggal di sebuah apartemen mewah yang berdekatan dengan perusahaan raksasa yang bernama SKY Group. Miranda juga sudah mempersiapkan segala keperluan pribadi Sasha, Sasha harus tampil sempurna untuk pertemuan besok pagi. Kejutan demi kejutan akan Sasha terima.


Malam ini juga Kenan dan ke 4 pria temannya juga tiba di Inggris, mereka juga tinggal di sebuah apartemen mewah milik keluarga mereka masing-masing. Kebetulan apartemen Kenan dan Miranda berada di kawasan yang sama, hanya berbeda nomer kamarnya saja.


Sasha yang memang ingin istirahat untuk besok pagi, menolak untuk ikut makan malam bersama yang mereka adakan. Penolakan Sasha adalah salah satu cara untuk menghindari bertemu dengan Kenan. Sasha tidak ingin berada terlalu lama bersama Kenan. Cukup besok pagi mereka bertemu.


Miranda juga tidak bisa memaksa Sasha untuk ikut, dia hanya bisa mengikuti apa yang di inginkan oleh Sasha. Miranda berpikir mungkin benar, Sasha sangat lelah dalam perjalanan, dan ingin benar-benar istirahat untuk pertemuan besok pagi. Miranda pergi sendiri tanpa Sasha.


Sasha benar-benar terlihat cantik, elegan, anggun dan bersinar pagi ini. Miranda pun tidak kalah cantik dengan penampilan yang sedikit glamor dengan dress selutut berwarna biru muda, dengan blazer berwarna putih tulang, dan sepatu senada dengan warna dressnya. Rambut pendek sebahu Miranda di tata rapi, dia tampil cantik dan glamor pagi ini.


Miranda dan Sasha sudah berada di ruang tunggu perusahaan SKY Group, 5 perusahaan yang mendapatkan undangan masing-masing berada di ruang tunggu yang berbeda. Sasha pagi ini tidak dapat menghindari Kenan sama sekali, karena mereka satu ruang tunggu.


Sasha yang baru saja masuk ke dalam ruang tunggu tersebut, menjadi perhatian dari ke 5 pria yang sudah hadir. Semua mata melihat tanpa berkedip pada penampilan cantik dan elegan Sasha pagi ini, Sasha benar-benar tampil selayaknya pengusaha wanita muda yang sudah profesional. Sasha hanya bisa memasang wajah datar dan dinginnya, tanpa melihat ke arah Kenan yang melihat kedatangannya.


Sasha memilih duduk di samping Miranda yang berhadapan langsung dengan Cristian. Mereka duduk di sebuah sofa yang saling berhadapan, yang sudah di persiapkan oleh perusahaan SKY Group, untuk para tamu undangan.


"selamat pagi Sasha !!" sapa ramah Rion padanya, Rion ada di samping Cristian.


"selamat pagi tuan." balas Sasha seperlunya, dengan senyum tipisnya. Tidak pantas baginya kalau tidak bersikap ramah.


"kau cantik sekali Sasha. Kau terlihat seperti pengusaha wanita yang sudah sangat profesional sekali." ungkap Rion, masih dengan senyum di bibirnya.

__ADS_1


"terima kasih, tuan." angguk Sasha. Dia sangat berusaha menghindari pandangan matanya agar tidak bertemu dengan Kenan.


"Oya Sasha…aku lupa memberitahukan kepada mu, tentang siapa saja saingan bisnis kita kali ini." ucap Miranda melihat Sasha.


Sasha melihat ke arah Miranda, tetapi dia berusaha untuk tidak melihat ke arah Kenan yang ada tepat di dekat Miranda.


"kenapa anda belum mengatakannya, bagaimana Sasha akan tahu siapa yang kali ini dia hadapi?" ungkap Rion melihat ke arah Miranda dan Sasha secara bergantian.


"siapapun saingannya? tetap saja kita harus lawan kan…jadi tidak masalah saya tahu atau tidak " jawab Sasha dengan santai, dia tidak ingin ada yang menyalahkan Miranda.


"tapi tetap saja anda harus tahu siapa yang menjadi lawan anda kali ini? nona Sasha…!" ucap Kenan dengan tatapan matanya melihat intens ke arah Sasha.


Kalau sudah begini, bagaimana caranya Sasha untuk bisa menghindari dirinya yang tidak ingin bertatap mata dengan Kenan? Mau tidak mau Sasha harus melihat ke arah Kenan, itu untuk kesopanan. Sasha perlahan menghela nafasnya, dan akhirnya melihat ke arah Kenan. Kini tatapan mata mereka pun bertemu.


"apakah itu penting untuk saya harus tahu, tuan Kenan?" tanya Sasha dengan mimik wajah datar dan dinginnya.


Kenan dan Leon tahu perubahan sikap datar dan dingin Sasha saat melihat Kenan. Sasha mengingat jelas semua kejadian dan ucapan Kenan padanya, yang membuatnya terhina dan sakit hati. Mimik wajah datar dan dingin Sasha terlihat jelas oleh semua orang yang ada di ruangan tersebut. Mereka saling memandang sejenak, lalu beralih melihat secara bergantian ke arah Sasha dan Kenan yang sedang saling memandang dingin.


Mereka bertanya pada hati mereka masing-masing, ada apa dengan kedua orang ini? apa yang terjadi antara Sasha dan Kenan? Itulah pertanyaan yang kini ada di dalam benak mereka saat melihat dua tatapan dingin yang saling memandang.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2