
*** Aula Hotel Mewah Kota Z***
Sasha sampai tepat waktu di tempat berlangsungnya pesta tersebut. Sesekali Sasha terus menghembuskan nafasnya perlahan dan terkadang berat baginya. Pesta para pengusaha yang sangat di hindari oleh Sasha.
Bukan keinginan Sasha untuk datang pada pesta itu. Bila saja Sasha bisa untuk menolaknya, Sasha lebih memilih untuk tidak datang ke pesta tersebut. Pesta yang hanya akan di hadiri oleh para pengusaha ternama, orang-orang kaya raya, tuan muda dan nona muda. Bahkan banyak orang terkenal seperti artis, model dan pejabat negara yang hadir.
Sasha saat ini memakai gaun panjang polos berwarna putih bagian atasnya dan biru cerah bagian bawahnya, gaun malam yang mengembang pada bagian bawah gaun dengan model tanpa lengan, bagian dada dan punggungnya berbentuk V. Memperlihatkan punggung mulus dan putih Sasha, di lengkapi dengan sepasang sepatu high heels yang indah berwarna senada dengan gaun bagian bawah Sasha, dan sebuah tas dompet kulit dengan merk terkenal dan ternama.
Semua yang Sasha gunakan hampir seharga ratusan juta. Tetapi bagi orang kaya sekelas Kenan Diandra itu tidak ada artinya. Sasha hanya pasrah mengikuti keinginan dari Kenan.
Wajah Sasha terlihat cantik dengan riasan wajah yang terlihat dewasa tetapi tetap cantik menawan, bibirnya yang di olesi dengan warna lipstik merah cerah, cocok dengan suasana di pesta malam ini, Sasha terlihat cantik, anggun dan glamor.
Sasha yang sudah di tunggu di sebuah kamar hotel oleh Kenan dan teman-temannya. Terlihat tidak bersemangat saat melangkah memasuki kamar hotel tersebut. Sasha yang tidak memiliki semangat sama sekali, berjalan acuh tetapi tetap anggun bak model profesional.
Sasha yang bersikap cuek, tidak sadar dengan pandangan mata ke 4 pria melihat takjub kepadanya. Kenan, Rion, Kevin dan Cristian terpesona akan kecantikan Sasha malam ini. Mereka sangat yakin kecantikan Sasha akan menjadi pusat perhatian di dalam pesta nanti.
Bukannya Sasha yang harus menjaga Kenan dari serangan wanita-wanita di dalam pesta. Tetapi sebaliknya, Sasha lah yang akan di jaga oleh mereka, agar tidak ada satu priapun yang berani mendekatinya.
Sasha yang di pandang masih terlihat cuek dengan pandangan matanya ke lantai, sesekali dia menghembuskan nafasnya yang terasa berat. Itu dapat di dengar oleh 5 pria yang ada di sana. Mereka pun tersadar dari sihir kecantikan milik Sasha Yorina.
"kalau terus kau tekuk wajah itu, bagaimana orang akan memandang kita?" ucap Kenan dengan wajahnya yang di buat datar. Dia tidak ingin ketahuan telah mengagumi dan terpesona akan kecantikan Sasha.
Sasha yang mendapat teguran keras oleh Kenan, sadar sendiri kalau dirinya saat ini memang ada di dalam mode badmood. Dengan segera Sasha tersenyum manis, yang malah menambah pesona kecantikan wajah Sasha.
"apa kalau begini, anda puas tuan…?" tanya Sasha dengan masih memasang senyum manisnya.
'deg deg deg'
'sial wanita ini…kenapa dia cantik sekali malam ini? dadaku juga kenapa jadi berdebar melihat senyumnya?' gumam Kenan dalam benaknya melihat kagum pada Sasha, dan hatinya tiba-tiba berdebar.
5 pria yang ada di sana, benar-benar terpesona dan terhipnotis oleh kecantikan Sasha hari ini. Tidak bisa di pungkiri Sasha layak menjadi pendamping seorang Kenan Diandra, pria tampan, sukses dan kaya raya. Idaman dari semua wanita yang menginginkannya.
"apa kalian sudah terpesona dan terhipnotis oleh saya tuan-tuan…?" tanya Sasha yang tahu tatapan mata ke 5 pria di hadapannya itu. Tatapan kagum dan terpesona padanya.
Teguran Sasha sontak membuat malu ke 5 pria yang ada di sana, semuanya langsung berdehem dan mengalihkan pandangan mereka ke arah lain. Sasha hanya bisa tersenyum geli melihat salah tingkah mereka.
'sialan…wanita ini berani berbicara seperti itu, membuatku malu, tapi dia benar-benar cantik.' gumam Kenan lagi dalam hatinya, dengan wajah datarnya.
__ADS_1
'wanita yang benar-benar cantik dan manis.' gumam 4 pria di dalam hatinya, kagum melihat kecantikan Sasha malam ini.
"ternyata gadis pelayan ini, bisa juga membuat 5 pria kagum pada saya. Apa daya tarik saya kuat tuan-tuan…?" ucap Sasha kembali ingin menggoda mereka, sekedar merilekskan pikiran dan perasaan hatinya saat ini.
"sudah…jangan besar kepala kau…lakukan saja tugasmu dengan benar." jawab ketus Kenan sembari bangkit dari duduknya dan merapikan jas mahal yang dia gunakan.
Sontak membuat Sasha badmood kembali, wajahnya kembali di tekuk karena kesal, akan ucapan ketus Kenan barusan.
"lakukan tugasmu dengan benar, aku tidak ingin kau membuatku malu di pesta nanti, apa kau mengerti…?" ucap Kenan dengan sedikit menekan setiap kata-katanya.
"iya tuan…saya tahu itu." jawab Sasha sedikit malas tetapi patuh.
"satu hal lagi…bisakah kau menghilangkan sementara panggilan tuan itu…?" tunjuk Kenan pada Sasha.
Sasha dan Kenan sudah memiliki kesepakatan sejak awal, kalau selama kontrak mereka. Sasha adalah pasangan Kenan, dengan kata lain kekasih atau tunangan Kenan saat ini. Mereka harus bersikap romantis selayaknya pasangan kekasih yang saling mencintai.
Sasha lagi-lagi menghembuskan nafasnya perlahan, sebelum menjawab pertanyaan dari Kenan.
"saya tahu tuan…aahh maaf…!?" ucap Sasha terputus karena dia salah ucap dan menutup mulutnya dengan telapak tangan kanannya.
"iya sayang…aku tahu harus apa…!" ucap pasrah Sasha. Dia sudah seperti artis yang pandai berakting dalam sebuah adegan romantis.
Lain halnya dengan Rion yang merasa cemburu akan panggilan sayang Sasha pada Kenan, entah diapun tidak mengerti akan hati dan perasaannya saat ini.
Kenan memberikan isyarat pada uluran tangannya, agar Sasha menyambut uluran tangan Kenan. Mereka berdua pun saling menggenggam tangan dengan mesranya. Genggaman tangan Kenan yang besar dan hangat dapat di rasakan oleh Sasha. Dengan susah payah Sasha mengontrol gejolak hatinya yang tiba-tiba merasa malu dan menghangat.
Mereka berdua bergandengan tangan dengan sangat mesra, selayaknya sepasang kekasih yang saling mencintai. Banyak pasang mata yang mereka lewati, menatap kagum akan mereka berdua. Sepasang kekasih yang serasi, prianya tampan dan wanitanya cantik.
Genggaman lembut dan hangat Kenan pada telapak tangan Sasha, seakan tidak ingin dia lepaskan. Mengisyaratkan kalau mereka tidak bisa di pisahkan. Sasha adalah milik Kenan dan sebaliknya Kenan adalah milik Sasha.
Tetapi mereka tidak tahu bila di dalam hati mereka masing-masing, bersusah payah menahan gejolak yang terjadi pada perasaan hati mereka masing-masing. Sasha dan Kenan menahan apa yang hati mereka rasakan? Perasaan yang tiba-tiba timbul dan menghangat di dalamnya.
Begitu mereka memasuki aula pesta, benar saja. Sasha dan Kenan menjadi pusat perhatian dari semua orang yang hadir di dalam pesta tersebut. Tanpa mereka berdua sadari ada sepasang mata yang menatap datar dan dingin pada mereka berdua.
Sasha yang saat ini sedikit grogi dan takut, mengeratkan genggamannya, yang tentu saja dapat di rasakan oleh Kenan. Kenan dapat merasakannya, dengan lembut Kenan mengeratkan genggamannya juga, dan sedikit menarik pelan Sasha agar mendekat padanya.
Begitu tubuh mereka saling menempel, tatapan mata mereka berdua bertemu. Tatapan mata yang sama-sama lembut. walaupun sekilas ada sebuah getaran di dalam hati mereka masing-masing. Mereka pun tidak tahu dan tidak mengerti karena apa?
__ADS_1
"bersikap seperti biasanya…aku tidak akan melepaskan tanganmu kalau memang kau takut berada di pesta ini. Bertahanlah sebentar saja, ini tidak akan lama." bisik Kenan lembut pada telinga Sasha.
Sasha hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Dia sedikit terkejut karena tahu, kalau Kenan mengerti dirinya saat ini. Hatinya yang menghangat akan ucapan Kenan, diam dan merasa tenang, kini genggaman tangannya sudah seperti biasanya.
"selamat malam…!" sapa seorang wanita yang sangat mereka kenal.
"selamat malam nona Miranda!" balas Kenan seadanya dengan wajah yang masih datar.
Miranda melihat ke arah Kenan dan Sasha secara bergantian, lalu beralih pada kedua tangan mereka yang masih saling menggenggam erat. Senyum tipis mengembang pada bibirnya, Miranda tahu kalau Kenan dan Sasha hanya berpura-pura untuk urusan bisnis dan pribadi Kenan, yang tidak ingin di dekati oleh wanita-wanita yang menginginkannya.
Dalam hati Miranda senang dan berharap kalau tindakan mereka saat ini, tidak hanya untuk berpura-pura. Miranda berharap kalau mereka berdua menjadi sepasang kekasih yang sesungguhnya. Miranda akan menjadi orang pertama yang mendukung hubungan asmara mereka, bila itu bisa terjadi.
Miranda sangat mengenal siapa Kenan Diandra? CEO dari perusahaan Diandra Group. Pria tampan, sukses, kaya raya, dan tenar. Yang tentunya di balik wajah datar dan dinginnya, Kenan adalah pria baik yang tidak akan pernah mempermainkan seorang wanita.
Sedangkan Sasha adalah wanita yang baik, cantik dan pintar. Akan sangat cocok untuk bersanding dengan Kenan. Hanya saja tidak banyak yang tahu akan kelebihan yang di miliki oleh Sasha. Semua orang hanya memandang Sasha dengan sebelah mata. Mereka hanya bisa melihat kelemahan yang di miliki Sasha, khususnya keluarga Alan Kendrick.
"selamat malam Sasha…!" sapa Miranda dengan senyum manisnya.
"selamat malam Miranda…!" balas Sasha dengan senyum manisnya juga, dia senang Miranda ada di dalam pesta itu. Setidaknya dia memiliki orang yang dia kenal baik.
Miranda dan Sasha saling menyapa dengan kecupan pada pipi kanan dan kiri mereka. Tetapi tetap saja Kenan tidak ingin melepaskan genggaman tangannya pada Sasha.
"aku senang kamu di sini Miranda." ucap Sasha sedikit berbisik, tentu saja masih bisa di dengar oleh Kenan yang ada di sampingnya.
"aku juga senang bertemu denganmu." jawab Miranda senang.
Mereka berdua saling melempar senyum, yang menambah kecantikan wajah mereka. Apalagi wajah Sasha? terlihat sangat cantik di mata semua yang melihatnya, banyak mata pria lapar melihat Sasha. Di dalam hatinya Kenan tidak suka melihat beberapa mata pria menatap lapar ke arah Sasha.
Miranda juga tidak lupa menyapa 4 pria yang ada di belakang Kenan dan Sasha. Bagaimana juga Miranda dan 4 pria yang dia temui? adalah rekan bisnis yang akan bergabung dan bekerjasama, mengalahkan satu perusahaan raksasa yang menjadi rival bisnis mereka.
Malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka, khususnya Kenan dan Sasha…!!! Sesuatu telah menunggu mereka, yang akan merubah takdir dari hidup mereka berdua malam ini. Pilihan hidup dan pilihan dalam cinta mereka akan di pertaruhankan.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.