PILIHAN DALAM CINTA

PILIHAN DALAM CINTA
44. Ada Apa Dengan Tubuhku?


__ADS_3

…Sasha Yorina…


Aku tidak tahu harus berbuat apa lagi? nasib menjadi seorang bawahan ya begini. Apalagi memiliki atasan yang super menyebalkan. Entah mengapa? Alan sangat berubah. Dia tidak lagi seperti Alan yang dulu aku kenal. Dia jauh berbeda, apakah karena status kami yang telah berubah? Dia adalah atasan dan aku hanya karyawan yang selalu dia perintah.


Terkadang aku berpikir sendiri, dia tidak memiliki perasaan baik sama sekali padaku. Alan terlalu kejam memperlakukan aku sebagai karyawannya. Dia tidak pernah tahu bagaimana kesulitan yang sering sekali aku hadapi? saat harus mengikuti ataupun melaksanakan tugas yang dia berikan.


Terkadang perintah yang ia berikan seakan sengaja untuk menyiksaku, menguji kesabaran ku dan juga menguji ketahanan ku bertahan bekerja padanya. Aku tidak mengerti mengapa Alan bersikap kejam seperti itu? Terkadang perkataan yang dia lontarkan begitu kasar dan melukai hatiku. Apakah semua siksaan yang ia berikan selama dua bulan ini tidak membuatnya puas? untuk membayar kekalahannya pada tender yang aku menangkan untuk perusahaan Miranda dan Kenan.


Alan tidak ada habis-habisnya menyiksaku, aku hanyalah manusia biasa yang juga memiliki batas kemampuan. Aku bukanlah seorang robot ataupun manusia supernatural yang tidak memiliki batas, aku juga memiliki hati dan perasaan. Tidakkah cukup Alan memperlakukan ku secara kejam, berkata kasar dan seakan menghina serta merendahkan diriku, aku seperti di anak tirikan.


Perilaku kejamnya padaku, tidak sekejam pada karyawannya yang lain. Bahkan semua kesalahan atas pekerjaan yang di kerajakan oleh beberapa karyawannya, di limpahkan padaku semuanya. Aku mengerjakan terlalu banyak tugas, yang seharusnya tidak aku kerjakan. Namun apa daya, aku terikat kontrak yang mengharuskan aku mengerjakan apapun yang dia perintahkan?


Bahkan aku juga harus mau untuk di pindahkan pada posisi dan tempat di manapun dia perintahkan? Aku sebenarnya sudah tidak tahan akan sikap kejam dan semena-menanya. Tetapi aku harus kuat dan tetap bersabar hingga 10 bulan ke depan. Apakah aku bisa? jawaban jujur nya adalah tidak. Aku tidak bisa untuk bertahan selama 10 bulan lagi, aku kalah. Aku ingin berhenti sekarang juga, aku ingin bebas.


Itu semua hanya angan-angan ku saja, sesuatu yang tidak akan terwujud. Aku harus tetap bekerja dan bekerja mengikuti semua perintah Alan. Mau sakit ataupun tidak, aku tetap harus bekerja. Waktu, pikiran dan tenagaku seakan Alan lah pemiliknya. Aku tidak berhak atas diriku sendiri. Aku muak, marah, kecewa, lelah juga letih akan semua ini.


Ya Tuhan aku ingin bebas, tapi bagaimana caranya? Aku tidak bisa terus begini, Alan sudah tidak memiliki hati yang baik lagi padaku. Alan terlalu kejam, seperti sekarang ini. Sejak kejadian dua hari yang lalu, setelah kegagalan saat tugas yang Alan berikan padaku, tidak dapat aku lakukan dengan baik. Dia menghukumku dengan pekerjaan yang dua kali lipat menumpuk, laporan keuangan yang seharusnya tidak aku kerjakan, dia berikan juga padaku untuk aku perbaiki lagi.


Saat ini, di saat tubuhku terasa lelah dan tidak nyaman dari semalam. Ada apa dengan tubuhku? jangan sampai aku jatuh sakit saat ini. Aku harus tetap bekerja dan mengikuti apa yang Alan perintahkan? karena Alan memerintahkan aku kembali lagi ke perusahaan K.R Group. Untuk menyelesaikan tugas yang tertunda dua hari yang lalu. Aku di temani oleh asisten Kris yang selalu bersikap baik padaku.


Kepalaku pusing dan sedikit berdenyut karena kurang tidur semalam. Aku bekerja hingga tengah malam, banyak pekerjaan kantor yang aku bawa pulang, karena harus di serahkan pagi ini. Aku merasa tubuhku benar-benar lemas tidak bertenaga, namun aku terus berusaha untuk menahannya.


'semangat Sasha, selesaikan cepat tugas ini dan kamu bisa lebih bersantai lagi.' gumamku dalam hati untuk memberikan semangat pada diriku sendiri.


Tubuhku sedikit demam, mataku terasa sedikit panas. Aku harus bertahan, ini harus aku selesaikan dan aku akan meminta izin pulang lebih awal. Semoga saja Alan mengizinkannya.


Saat ini aku sudah berada di dalam ruangan Kenan. Aku duduk dan menunggu dia yang sedang sibuk menanda tangani beberapa berkas yang di bawakan oleh sekertarisnya.


"apa anda baik-baik saja nona Sasha?" tanya Kris melihat padaku, nampak wajah khawatirnya melihat wajahku yang dia katakan pucat saat kami baru saja masuk ke dalam mobil.


"iya, saya baik asisten Kris." jawabku sekenanya.


'sebenarnya tidak Kris, tubuhku panas, lemas dan kepalaku mulai pening.' gumamku tentunya di dalam hati.


"wajah anda pucat sekali nona Sasha, anda terlihat seperti orang sakit."


"tidak asisten Kris, saya baik. Saya hanya kurang tidur semalam karena harus mengerjakan beberapa berkas yang harus selesai pagi ini."

__ADS_1


Nampak asisten Kris menghela nafasnya melihat prihatin kepada ku.


"maafkan aku nona Sasha, tidak bisa banyak membantu mu." ucapnya dengan wajah menyesal.


"tidak apa-apa, ini sudah tugasku." jawabku dengan berusaha tersenyum agar asisten Kris tidak terlihat terus khawatir kepadaku.


Dari kejauhan aku melihat Kenan yang terlihat lebih baik, dari pada dua hari yang lalu. Kenan yang saat ini aku lihat, nampak segar dan sehat. Tidak lemas dan pucat seperti dua hari yang lalu.


'dia sembuh dengan cepat, penyakit seperti apa yang menyerangnya? seperti yang di katakan oleh Rion. Dia tidak nampak seperti orang sakit sama sekali.' gumamku di dalam hati melihat Kenan yang baik-baik saja.


Kenan melihat ke arahku, sontak membuat aku memalingkan pandanganku ke arah lain. Jujur aku terkejut saat sekilas pandangan kami bertemu. Dadaku berdebar, mungkin karena terkejut ketahuan sedang menatapnya.


Aku berusaha mengatur nafas dan degup jantungku yang tiba-tiba berdebar cepat. Aku tidak sehat saat ini, ya Tuhan apakah aku serangan jantung mendadak, tiba-tiba debaran jantung ku cepat dan tidak beraturan. Aku terus mengatur nafas dan debaran jantungku kembali normal seperti sedia kala.


Kenan duduk tepat di hadapan ku dengan wajah datar dan pandangan dinginnya memandang kami berdua secara bergantian. Terlihat sangat tidak bersahabat, namun aku maupun Kris tidak memiliki pilihan untuk menghindarinya.


Aku dan Kris harus menyelesaikan semua masalah ini. Suka tidak suka dengan siapa kami berhadapan saat ini? Tugas tetaplah tugas. Aku berusaha menjaga mataku yang semakin terasa panas, dan pening kepala yang seakan lama kelamaan semakin terasa sakit dan berat.


Kenan yang telah mendapatkan laporan dari ketua penanggung jawab pembangunan yang tertunda, melihat berkas yang aku bawa untuk dia periksa. Dia tidak banyak bicara, karena sadar kalau itu adalah kesalahan dari pihaknya. Pembangunan tersebut tertunda karena ada penggelapan dana oleh mandor yang ada di lokasi pembangunan. Semua bahan bangunan yang bermasalah telah di ganti dan kini pembangunan itu sudah hampir di selesaikan.


Aku ingin mengistirahatkan tubuhku yang terasa panas dan lemas. Aku butuh tidur nyenyak sejenak saja, agar aku dapat mengahadapi semua ujian yang di berikan oleh Alan padaku. Saat kami akan kembali, tiba-tiba Kenan berkata ingin berbicara 4 mata denganku. Aku dan Kris saling memandang, belum sempat aku mengucapkan apapun Kris bangkit dan berlalu keluar dari ruangan tersebut.


Kini tinggal lah kami berdua. Aku dan Kenan.


Kenan menatapku tajam dan dingin, tatapannya seakan menatap seorang musuh yang tidak dia sukai. Aku tidak tahu apa ada yang aku lakukan? yang membuat Kenan tidak suka saat ini?


"apa kau sakit?" tanya Kenan tiba-tiba, namun tatapan tajam dan dinginnya masih melihatku.


"tidak tuan." jawabku sembari menggelengkan kepalaku.


"apa kau selalu terlihat berantakan dan pucat seperti ini? apa Alan tidak memperlakukan mu dengan baik?" tanya Kenan dengan tatapan yang terlihat meremehkan melihat ke arahku.


"maaf tuan, apa maksud anda?"


Kenan tersenyum tipis, namun tatapannya tetap menatap remeh padaku.


'apa lagi yang dia mau?' gumamku dalam hati.

__ADS_1


"kau bekerja padanya selama ini, dan kau telah membohongi kami semua. Tentu saja wanita seperti mu akan melakukan apapun? untuk mewujudkan semua yang kau inginkan." ucapnya.


Aku tidak suka akan perkataannya, apa Kenan menganggap ku wanita gampangan?


"apa maksud anda tuan Kenan?" tanyaku ingin tahu lebih jelas lagi.


"semua tujuanmu, dapat aku tebak dengan mudah. Kau mendekati Alan untuk kembali padanya." jawabnya dengan tatapan yang benar-benar memandangku remeh.


Aku tertawa lucu mendengar tuduhan yang di berikan oleh Kenan padaku. Untuk apa dia mengurusi urusan pribadi ku? aku mau kembali ataupun tidak kepada Alan, bukanlah urusannya.


"maaf tuan, anda tidak berhak mengatakan apapun tentang urusan pribadi saya. Jika urusan kita sudah selesai, saya pamit undur diri." jawabku tetap dengan sopan santun.


Aku tidak ingin membuat masalah baru lagi, sudah cukup aku kenyang akan banyak masalah yang di berikan oleh Alan padaku. Biarlah Kenan berpikiran apapun tentang ku? aku tidak peduli, aku hanya ingin pulang dan istirahat saat ini. Tubuhku benar-benar butuh istirahat.


Aku bangkit dan berusaha menahan tubuhku agar tidak oleng. Sungguh aku terkejut saat sebuah tangan mencekal kuat lengan tanganku. Kenan memegang kuat tanganku, dan aku tidak mengerti apa yang di inginkan Kenan padaku?


"maaf tuan, apa yang anda lakukan?" tanyaku sembari menarik kembali tanganku kuat.


"badanmu panas, kau pucat. Apa Alan tidak memperlakukan mu dengan baik?" tanyanya tiba-tiba yang tentu membuat aku terkejut dan tidak mengerti akan sikap Kenan.


Dia bertanya seakan khawatir padaku, namun tadi dia meremehkan diriku. Mau Kenan sebenarnya apa?


"itu bukan urusan anda tuan, permisi." ucapku tegas dengan mimik wajah tidak suka. Aku bergegas melangkah untuk keluar dari ruangan itu, tapi naas kepalaku pusing dan sakit.


Kakiku tiba-tiba melemas dan tidak merasakan apapun? tubuhku lunglai tidak bertenaga. Sekuat apapun aku menahan tubuhku? mataku perlahan menggelap dan tubuhku tidak dapat aku rasakan lagi.


'bruk.' Aku ambruk begitu saja sebelum dapat keluar dari ruangan tersebut.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2