PILIHAN DALAM CINTA

PILIHAN DALAM CINTA
49. Masalah Keluarga Diandra.


__ADS_3

***Rumah Sakit K.R Group***


Seluruh keluarga Diandra kini di rundung masalah, masalah yang harus menemukan penyelesaiannya. Nyonya Kania memiliki firasat buruk tentang kejadian ini, kedua putranya terlibat dengan satu orang wanita yang sama.


"asisten Leon, apakah bisa kamu tunjukkan di mana nona itu saat ini?" tanya nyonya Kania melihat ke arah asisten Leon yang berdiri di samping ranjang Kenan.


"tentu nyonya." jawab setuju asisten Leon yang tidak memiliki pilihan, dia tidak bisa menolak perintah dari nyonya besar keluarga Diandra.


Tanpa banyak bicara nyonya Kania bangkit dari duduknya, dia ingin menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.


"pa…tolong papa awasi mereka berdua, jangan biarkan kedua putra kita ini memperkeruh keadaan." ucap nyonya Kania melihat ke arah suaminya.


Tuan Rendy Diandra menatap wajah sang istri, dia sangat tahu maksud dari istrinya tersebut.


"mama tenang saja, serahkan mereka kepada papa. Mama cukup lakukan apa yang harus mama lakukan?" balas tuan Rendy mendukung penuh tindakan yang akan di lakukan oleh istrinya tersebut.


Kenan dan Rion menatap intens sang mama, mereka tidak mengerti apa yang akan mamanya lakukan?


"ma…apa yang mau mama lakukan kepada Sasha?" tanya Rion sekaligus mewakili pertanyaan dari sang kakak.


"yang jelas tidak akan memperburuk keadaan, mama hanya ingin menemui nona Sasha. Apa ada masalah dengan kalian berdua?" tanya balik nyonya Kania memandang kedua putranya secara bergantian.


Bukannya menjawab, Rion malah melihat ke arah Kenan yang juga melihatnya.


"tidak ma…hanya saja mama tidak tahu siapa Sasha yang sebenarnya." ucap Rion dengan mimik cemas.


"mama akan tahu secepatnya, siapa Sasha sebenarnya?" balas sang mama yang berlalu begitu saja keluar meninggalkan ruangan tersebut. Asisten Leon yang tidak memiliki pilihan lainnya hanya mengikuti dari arah belakang.


Rion dan Kenan kini saling memandang, mereka khawatir jika sang mama tahu siapa sebenarnya Sasha? Sasha adalah wanita yang sudah pernah menikah dan memiliki seorang putra yang baru berusia 6 tahun. Sasha adalah mantan istri dari seorang pengusaha ternama di kota tersebut, seorang mantan istri yang tidak banyak di ketahui oleh publik, Sasha adalah mantan istri dari tuan Alan Kendrick.


Apakah nyonya Kania akan bisa menerima kenyataan yang ada pada Sasha saat ini? kecemasan sangat terlihat dari wajah tampan dua tuan muda keluarga Diandra. Tuan Rendy Diandra dapat melihat kecemasan tersebut dari wajah kedua putranya.


"boy…apa ada yang kalian sembunyikan?" tanya tiba-tiba tuan Rendy menatap serius kedua putranya secara bergantian.


Kenan dan Rion melihat sang papa.


"katakan kepada papa." perintahnya, Kenan dan Rion diam dan saling memandang.


"ayolah boy…mimik wajah kalian tidak bisa membohongi papa." ucap tuan Rendy masih menatap serius kedua putranya secara bergantian.


Rion menghela nafasnya, dia harus mengatakan kebenaran itu.


"pa…!" ucap Rion menatap serius papanya.


"Sasha sudah pernah menikah dan bercerai. Sasha saat ini wanita yang berstatus single parent dengan seorang putra berusia 6 tahun bersamanya." jawab Rion dengan jujur.

__ADS_1


Tuan Rendy diam dengan wajah datarnya menatap kedua putranya secara bergantian.


"lalu, apa masalahnya?" tanya tuan Rendy dengan mimik yang masih datar.


Kenan dan Rion saling menatap heran.


"Sasha adalah mantan istri pertama dari tuan Alan Kendrick." ucap Rion pada akhirnya. Dia ingin tahu apa tanggapan dari sang papa?


Tuan Rendy masih terlihat tenang dengan wajah datarnya, tidak ada yang bisa menebak apa yang ada di dalam pikiran tuan Rendy saat ini?


"tetapi… tuan Alan Kendrick, tidak mengetahui jika dia mempunyai seorang putra dari Sasha. Sasha menyembunyikan keberadaan putranya itu dari tuan Alan Kendrick." ucap Rion dengan perlahan dan sedikit ada keraguan, takut jika papanya akan marah mendengar kenyataan tersebut.


Tuan Rendy masih diam dengan mimik wajah datarnya. Dia memandang lama ke arah Kenan yang hanya diam dari tadi.


"mengapa kamu hanya diam saja, Kenan…?" tanya tuan Rendy kepada Kenan.


Kenan melihat sang papa.


"apa pendapatmu tentang ini?" tanya tuan Rendy sekali lagi, kini Rion juga ikut melihat intens sang kakak.


"aku…aku…!" ucap ragu Kenan. Dia tidak bisa menjawab semuanya. Dirinya juga perlu kepastian dari Sasha.


Tuan Rendy tahu jelas, Kenan saat ini memiliki keraguan di dalam hatinya.


"Kenan…!" panggil tuan Rendy dengan nada yang terdengar lembut.


"kak…apa kakak dan Sasha mempunyai hubungan yang tidak aku ketahui selama ini?" tanya Rion menatap serius Kenan.


Kenan melihat serius ke arah Rion, apa yang bisa dia katakan kepada Rion? apakah dirinya harus jujur akan kejadian beberapa bulan yang lalu? kejadian yang terjadi begitu saja dan sangat cepat tanpa bisa di cegah untuk mencari solusi jalan keluarnya.


Kenan tahu dirinya pada saat itu tidak memiliki perasaan apapun pada Sasha? karena cintanya masih untuk sang mantan kekasih yang sampai saat ini dia nantikan kedatangannya. Perasaan Kenan pada Sasha hingga detik ini, tidak memiliki rasa apapun? Namun Kenan tidak tahu jika akan ada permasalahan yang serumit ini.


"kak…katakan sesuatu, jangan hanya diam saja." desak Rion karena Kenan hanya diam saja.


Tuan Rendy melihat kecemasan dan keraguan pada mimik wajah Kenan. Dia semakin yakin jika sudah terjadi sesuatu pada Kenan dan Sasha. Tuan Rendy hanya bisa diam dan menjadi penengah untuk kedua putranya, yang berkaitan dengan satu wanita yang sama.


Tuan Rendy hanya ingin kedua putranya menyelesaikan masalah mereka dengan sebaik mungkin. Tuan Rendy tidak ingin kedua putranya lepas dari tanggung jawab, jika saja mereka telah melakukan kesalahan yang merugikan orang lain, apalagi seorang wanita yang tidak bersalah.


"Kenan…papa tahu kamu adalah putra sulung papa yang sangat bertanggung jawab. Jika kamu memang melakukan sesuatu katakanlah. Kami akan membantumu untuk menyelesaikannya." ungkap tuan Rendy ingin Kenan berkata jujur apa yang terjadi?


"Pa…Rion…maafkan aku…!" ucap Kenan mencoba untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi?


Tuan Rendy dan Rion menatap serius ke arah Kenan. Mereka berdua tahu kali ini mimik wajah Kenan nampak serius. Itu menandakan jika, apa yang akan Kenan katakan adalah masalah yang sangat serius?


"aku dan Sasha, kami tidak memiliki hubungan apapun? kami berdua sama sama tidak memiliki perasaan apapun?" ungkap Kenan yang justru membuat Rion lega.

__ADS_1


"tetapi, aku dan Sasha mengalami kejadian yang ada di luar kendali dan kemauan kami berdua." ucap Kenan membuat Rion yang tadinya lega, kini berubah merasakan sesuatu yang tidak nyaman di hatinya.


"kami sudah melakukan hubungan yang tidak seharusnya kami lakukan, selayaknya dua orang yang tidak memiliki hubungan atau perasaan apapun?" ungkap Kenan.


Kepalan tangan Rion yang ada pada sandaran sofa terlihat kuat, rahangnya mengeras. Ada sesuatu yang sedang Rion tahan saat ini. Tuan Rendy tahu itu, dan dia hanya bisa diam melihat apa yang selanjutnya akan terjadi?


Kenan kemudian menceritakan semua apa yang terjadi padanya dan Sasha? pada malam itu. Malam panas yang mereka berdua lalui. Malam di mana mereka melakukan hubungan selayaknya pasangan suami istri, yang seharusnya tidak mereka lakukan, apalagi mereka tidak memiliki hubungan dan perasaan apapun?


Kenan menceritakan kejadian itu sedetail mungkin, tanpa ada yang di kurangi ataupun di tambahkan olehnya. Kenan tidak ingin lagi menutupi apapun? Tanpa Kenan sadari, di sini ada Rion yang merasakan kekecewaan dan masih tidak ingin mempercayai apa yang terjadi? Rion menatap lurus dan rahangnya masih mengeras.


"apa bayi yang di kandung Sasha adalah anak kakak?" tanya Rion tiba-tiba dengan tatapan tajam kepada Kenan. Tuan Rendy masih mencoba diam dan melihat situasi yang sedang terjadi.


Kenan yang mendapatkan pertanyaan itu hanya diam. Di hatinya masih merasa ragu, apakah bayi yang di kandung Sasha adalah anaknya atau bukan?


"aku tidak tahu." jawab Kenan pada akhirnya, sembari menggelengkan kepalanya.


"mengapa kakak tidak tahu? bukankah kakak sudah menanamkan benih kakak di dalam rahim Sasha?" tanya Rion dengan menekan setiap kata-katanya.


"aku tahu itu, tapi aku tidak tahu apakah bayi itu anakku atau bukan?" ungkap Kenan dengan gampangnya. Tuan Rendy diam tidak bergeming.


Lain halnya dengan Rion yang tidak suka akan jawaban Kenan yang menurutnya, kenan tidak ingin bertanggung jawab pada bayi yang di kandung oleh Sasha. Rion bangkit dari duduknya, dia mencoba melangkah mendekati Kenan dengan tatapan yang tajam menusuk ke arah Kenan. Tuan Rendy ikut bangkit.


"mengapa kakak ragu? kalau bayi yang di kandung oleh Sasha anak kakak atau bukan?" tanya Rion sekali lagi, dia ingin kejelasan dari Kenan. Rion masih melangkah mendekati Kenan.


"kau tahu sendiri, Sasha saat ini bekerja satu ruangan bersama Alan Kendrick, mantan suaminya dulu. Tidak menutup kemungkinan jika mereka berdua menjalin hubungan kembali. Jadi itu yang membuat aku ragu, apakah bayi itu adalah anakku atau bukan?" jawab Kenan apa yang menjadi keraguan di dalam hatinya?


Rion terdiam dari langkahnya, dia tertawa kecil. Rion berkacak pinggang melihat lucu serta remeh ke arah Kenan.


"apa kakak pikir dengan mudahnya Sasha akan kembali berhubungan dengan Alan Kendrick?" tanya Rion dengan menekan setiap kata-katanya.


"jika itu benar, untuk apa dia menutupi kebenaran tentang putranya." ucap Rion dengan tawa dan senyum yang meremehkan sang kakak.


"ternyata kakak memang tidak mengenal dan tidak tahu apapun tentang Sasha? kakak tahu…" ucap Rion dengan tatapan tidak sukanya melihat Kenan.


"kakak adalah pria paling brengsek dan bajingan yang pernah aku kenal. Kakak tidak ingin bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah kakak lakukan kepada Sasha." ungkap Rion dengan ketegasan akan amarahnya.


Kenan terkejut bukan main akan perkataan Rion mengenai dirinya. Dia tidak pernah tahu jika Rion akan sangat membela Sasha, dan berani berkata kasar padanya.


Tuan Rendy Diandra tahu akan terjadi perselisihan dari kedua putranya, tuan Rendy mencoba untuk mendekati mereka berdua. Tanpa mereka ketahui ada seseorang yang menahan gejolak di dalam hatinya, mendengar perdebatan dan pengakuan Kenan saat ini.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2