Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 11 (Calon Makmumku)


__ADS_3

Muhammad Azka Kasyafani Part


Beberapa hari yg lalu buya memintaku untuk pulang, akhirnya aku putuskan untuk mengambil cuti hanya 5 hari saja, sesampainya dirumah.


"Mas buya mau nunjukin ini sama kamu" kata bunya sembari mengeluarkan beberapa foto seorang gadis


"Ini foto siapa buya, apa buya akan menikah lagi" tanyaku kepada buya


"Bukan mas, ini pilihan calon menantu buya" kata buya, akhirnya Buya memperkenalkan satu persatu gadis yg ada difoto itu, aku pun tidak tertarik dengan calon pilihan buya, tapi saat buya memegang foto gadis yg terakhir sepertinya aku pernah melihatnya


"Sebentar buya, sepertinya aku pernah melihat gadis ini" kataku, buya pun tersenyum


"Dia ANYA SALSABILATUN NAJJAH putri yai Jazuli adik dari Ahmad Faizal Rizki sahabat mu" kata buya menjelaskan


"Dia cantik" tiba-tiba buya tertawa aku pun menutup mulutku dan berlalu pergi meninggalkan buya


Hari ini aku akan kembali ke mesir, pesawat berangkat dari Jakarta menuju mesir jadi aku harus naik pesawat dari Surabaya menuju Jakarta terlebih dulu, tanpa sengaja aku melihat yai Jazuli saat hendak memasuki pintu keberangkatan di Bandara internasional Soekarno Hatta, beliau tengah duduk disalah satu restoran sepertinya tengah menunggu seseorang, aku pun berjalan menghampiri.


"Assalamu'alaikum Yai" salamku kepadanya

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam, Mas Kasya Masyaallah lama tidak jumpa" kata yai Jazuli


"Yai sedang apa disini" tanyaku, bagaimana bisa yai Jazuli berada di Jakarta sendiri dimana faiz, aku pun mencari keberadaan faiz


"Aku akan mengantarkan putriku, dia sedang memesan makanan disana" aku pun mengikuti jari yai Jazuli yg tengah mengarah ke salah satu gadis yg berdiri mengantri di depan kasir, aku pun tersenyum melihat gadis itu


'Dia memang sangat cantik, dan lebih cantik bila dipandang langsung' dalam bantinku


"Maaf yai, saya tidak bisa berbincang terlalu lama karena harus segera check in, satu jam lagi pesawat saya akan berangkat" aku pun berpamitan kepada yai Jazuli, kucium tangannya dan berlalu pergi.


Setelah aku check in ponselku bergetar dan itu panggilan dari faiz, aku pun tersenyum dan mengangkatnya.


[Wa'alaikumsalam Gus, Bagaimana kabarmu lama tidak berjumpa] kata faiz


"Alhamdulillah aku sehat, kabarmu bagaimana" tanyaku kembali


[Alhamdulillah, Gus aku mau sedikit merepotkan mu] katanya


"Ada apa" tanyaku langsung ke intinya

__ADS_1


[Begini, bukankah kamu menjadi dosen di universitas mesir] tanyanya


"Ya" jawabku singkat


[Jadi adikku mendapatkan biaya siswa ke mesir dan hari ini aku dan abi mengantarnya ke bandara, apa kamu bisa mengantarkan adikku sampai diasrama nya bila sudah dimesir] kata faiz kepadaku, aku pun tersenyum, semenjak aku melihat foto gadis itu rasanya ingin setiap hari bertemu dengannya, dan tanpa diduga dia juga akan pergi ke mesir dalam satu penerbangan denganku


"Baiklah akan aku usahakan, kalo begitu aku tutup telfonnya, assalamu'alaikum" aku pun memutuskan telfonku


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Didalam pesawat tanpa sadar jarakku dan adik faiz tidak terlalu jauh, kami satu baris tapi dia berada di tepi jendela sedangkan aku berada ditengah-tengah, aku pun diam-diam mengambil fotonya saat dia tengah sibuk membaca buku, ya sepertinya dia merasa bosan meski sudah berada dikelas bisnis.


Akhirnya pesawat yg aku tumpangi sudah mendarat, aku pun bergegas mengambil koper dan berjalan ke tempat parkir.


Sudah beberapa menit aku mencoba menyalakan mesin mobil tapi tak kunjung menyala, akhirnya seseorang petugas membantu ku, dan Alhamdulillah mesin mobil menyala, aku pun menelfon faiz bahwa aku sudah dalam perjalanan menjemput adiknya.


Aku memberhentikan mobilku tepat di Drop out dan berjalan menuju seorang gadis yg tengah menunggu kedatangan ku sejak tadi.


Setelah berbincang-bincang aku dan dia langsung menuju mobil, pertama kali aku bertemu dengannya dengan sangat dekat hatiku merasa damai dan rasanya aku ingin segera memberi tahu buya agar meminangnya untukku, selama diperjalanan dia hanya terdiam sesekali melihat ke luar jendala, dan pertemuan ini harus berakhir karena kami sudah sampai di asrama.

__ADS_1


__ADS_2