Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 67 (Penasaran)


__ADS_3

Anya dan kasya kini berada di rumah, karena aini dan faiz langsung pulang ke rumah.


"Gimana ai, apa ada yg gak enak" tanya anya ke aini


"Cuman pusing aja Nya, nya boleh minta tolong gak" tanya aini


"Apa?"


"Aku laper" jawab aini sambil cengengesan


"Aku ambilkan makan dulu ya" kata anya, aini pun mengangguk setuju.


Diruang tengah sudah ada buya, umik, abi dan mas kasya, aku pun bersalaman dengan mereka dulu lalu berjalan menuju dapur.


"Eh mas aini laper" kata anya kepada faiz


"Lah terus gimana, dia bisa kan makan nasi?" tanya faiz


"Nah itu dia, kebanyakan orang hamil apalagi hamil muda itu susah banget makan nasi" jawab anya


"Terus gimana donk Nya?" faiz bingung


"Ya kamu ambilin nasi gih mas sama ikan, terus kamu bawak buah juga buat jaga-jaga misal dia gak mau makan nasi" kata anya memberikan solusi kepada faiz, faiz pun segera menyiapkan makanan untuk aini.


Sedangkan anya pergi ke kamarnya menjemput khalif yg tengah dijaga oleh mbak-mbak pondok.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


"Sayang kamu beres-beres gih, biar mas yg jaga Khalif" kata kasya menyuruh anya membereskan bajunya karena mereka akan pulang ke rumah yai Dhim


"Mas anya boleh tanya gak" kata anya disela-sela dia menata baju ke dalam koper


"Iya tanya aja, insyaallah mas jawab" kata kasya


"Mas kalo boleh tau siapa sih yg sering kamu pandangi diponsel kamu" tanya anya sembari melihat ke arah kasya, kasya pun tersenyum dan melihat ke arah anya

__ADS_1


"Kenapa kok tanya itu?" tanya kasya


"Ya enggak kenapa-kenapa sih, soalnya dulu waktu kita belum nikah kamu sering banget natap ponsel kamu sambil senyum-senyum sendiri" kata anya yg melanjutkan menata baju


"Ih kamu sering curi-curi pandang ya" kata kasya menggoda anya


"Ihh.. mas ah gak lucu tau, emangnya siapa sih mas yg mas lihat" tanya anya penasaran


"Penasaran nih ya ceritanya" goda kasya


"Ah gak jadi deh, mas gak jawab malah bikin anya malu" kata anya


"Kamu cemburu ya sayang" tanya kasya


"Enggak, lagian ngapain cemburu" jawab anya dengan muka sebal


Kasya pun tersenyum dengan tingkah anya, dia memang sengaja tidak langsung memberitahukannya


Dirumah yai Dhim


"Wa'alaikumsalam" jawab hana


"Buya sama umik mana mas" tanya hana setelah mencium punggung tangan kasya


"Katanya beliau masih mau menghadiri acara pernikahan anak temannya han" jawab kasya yg langsung duduk disofa ruang tengah


"Uluh-uluh lucunya keponakan Amma" kata hana kepada khalif yg baru saja masuk bersama anya


"Gimana kabar kamu han" tanya anya


"Alhamdulillah Ning sehat, si khalif sudah bisa apa ning" tanya hana


"Dia udah mau merangkak deh kayaknya" jawab anya


"Eh ayok ikut amma, kita lihat ikan dibelakang ayok" hana pun merebut Khalif dari gendongan Anya

__ADS_1


Setelah hana dan Khalif pergi anya pun duduk disamping kasya yg tengah menatap sibuk ponselnya.


"Mas"Panggil anya


"Hmm" jawab kasya berdehem


"Ihh.. mas gak seru deh" kata anya yg udah ngambek


"Apa sih sayang" tanya kasya yg langsung menaruh ponsel miliknya


"Mas tadi belum jawab pertanyaan anya waktu masih dirumah abi" kata anya


"Kamu masih penasaran nih ceritanya" tanya kasya sambil menyenggol-yenggol badan anya


"Mas ah, ya udah anya gak bakal tanya lagi" anya pun beranjak dari tempat duduknya, tapi kasya menarik tangannya


"Imbalannya apa kalo aku kasih tau kamu" tanya kasya


"Masak pakai imbalan segala sih" kata anya


"Ya udah" jawab kasya yg langsung meraih ponselnya kembali


"Apapun yg mas mau deh, insyaallah anya turutin" kata anya, seketika senyum dibibir kasya pun mengembang


"Janji ya, apapun yg mas minta kamu gak boleh nolak" kata kasya meyakinkan perkataan anya


"Iya" jawab anya yg sudah tak sabar dengan jawaban pertanyaan tadi


"Mmm.. nanti malam aja deh" kata kasya


"Yah mas masak nunggu nanti malam sih" kata anya yg kecewa


"Mau tau apa enggak, kalo gak yah udah" kata kasya


"Iya iya, nanti malam ya" kata anya, kasya pun mengangguk dengan senyum penuh kemenangan.

__ADS_1


__ADS_2