Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 70 (Berkumpul)


__ADS_3

Tak terasa kini khalif sudah berusia 1 thn.


hari ini mas kasya mengajak kami berkunjung ke rumah abi.


"Bagaimana sudah siap semua" tanya kasya


"Sudah mas" jawab anya


Sesampainya dirumah abi.


"Assalamuallaikum" salam anya


"Waalaikumsalam" jawab aini yg tengah menyuapi anaknya Nasywa


"Aduh lagi makan ya nak, udah lama gak ketemu umma ya" kata anya sembari mentoel-toel pipi nasywa


"Duduk dulu gih Nya, aku panggilin mas faiz ya"kata aini


"Abi mana ai" tanya anya


"Abi lagi keluar sama ayah ke pasuruan Nya"jawab aini


"Mmmm.."


"Mas tolong bawak khalif dulu ya, aku pengen gendong nasywa bentar" kata anya sembari memberikan khalif kepada kasya


"Sini-sini anak gantengnya abah" kasya pun mengendong khalif, sedangkan anya mengendong nasywa yg baru berusia 6 bulan


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Tak lama datanglah faiz dan juga aini.


"Maaf gus menunggu lama" kata faiz yg segera duduk disamping kasya


"Gimana kabarmu iz" tanya kasya

__ADS_1


"Alhamdulillah baik, aduh khalif udah bisa apa nak" tanya faiz ke khalif


"Udah bisa ngomong sama jalan sih mas, tapi agak pelat gitu ngomongnya"jawab anya yg ikut bergabung duduk disofa


"Eh gimana kabar kedekatan yulis dan kakak hans" tanya aini tiba-tiba


"Iya iya, aku sih kalo ke kedai g pernah tanya soal itu ke yulis" kata anya yg juga penasaran


"Eh gus coba telfon si hans, dia ada dimana sekarang" kata faiz, kasya pun memeberi isyarat jempol dan segera menelfon sahabatnya itu.


Karena dirumah yai jazuli tidaka ada makanan, akhirnya mereka memutuskan untuk keluar ke restoran sembari menunggu hans disana.


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Direstoran.


"Nya kedai lagi bukak g sekarang?? " tanya aini


"Enggak sih, karena kemarin yulis kurang enak badan, emangnya kenapa ai" tanya anya balik


"aku coba telfon yulis ya, barangkali dia bisa kemari"kata aini, anya pun mengangguk setuju.


[Waalaikumsalam ai, ada apa ya tumben banget kamu telfon] kata yulis


"Kamu lagi repot gak" tanya aini


[Kebetulan enggak sih, emangnya kenapa ai]


"Bisa g kita ketemuan, mumpung lagi ada si anya"kata aini


[Emangnya ketemuan dimana??]


"Aku share lok ya, oh ya kata anya kamu lagi g enak badan"


[Udah gak papa kok sekarang ai, ya udah mungkin 10 menit aku sampai sana] Yulis pun mematikan sambungan telfonnya

__ADS_1


"Gimana ai, dia mau kesini"tanya anya penasaran


"Iya 10 menit lagi sampai"


Saat aini sudah menelfon yulis, hans pun datang dengan gaya stylish ala opa-opa korea


hans pun segera duduk bersebelahan dengan kasya.


"Waduh kayaknya cuman gue yg belum punya anak" kata hans


"Loh sih kelamaan, eh ngomong-ngomong gimana sama si yulis" tanya faiz


"Ya paling-paling digantungin sama nih boca" kata kasya meledek


"Kalian ya, g tanya gimana kabar gue kek, eh bisnis lancar apa enggak, malah ngeledekin" kata hans yg sudah mulai naik darah


"Loh kalo sering marah malah kelihatan cepet tua, iya gak nasy" jawab faiz sembari menatap wajah nasywa


"Untung si nasywa mirip aini, coba kalo mirip loh, bakal gue cemet-cemet anak loh" kata hans sebal


"Udah-udah, gimana hubungan loh ha??" tanya kasya, tapi sebelum hans menjawab tiba-tiba yulis sudah datang dengan raut muka agak pucat serta sedikit terkejut karena ada hans disana


"Wah panjang umur kamu lis" kata faiz, kasya pun langsung menendang kaki faiz


"Auch, kenapa sih gus" menatap ke arah kasya


"Duduk dulu gih lis" kata anya


"Maaf udah nunggu aku lama" jawab yulis, yulis pun segera duduk disamping aini


"Kamu beneran udah gak papa lis" tanya aini


"Ya udah mendingan sih" jawab yulis menunduk


"Beneran, kalo masih sakit aku pesinin gojek untuk antar kamu pulang" kata anya

__ADS_1


"Beneran nya aku udah gak papa" kata yulis mencoba menyakinkan sahabat-sahabatnya


anya dan aini pun mempercayai perkataan yulis.


__ADS_2