
Aku masih sibuk dikedai hari ini, jam menunjukkan pukul 12 aku pun berpamitan kepada aini dan Yulis, karena aku sudah janji kepada umik dan buya akan pulang cepat.
Sesampainya di rumah buya, semua keluarga sedang berkumpul, nafis dan suaminya juga datang, karena sebelum pulang aku menelfon buya dan abi agar berkumpul ke rumah buya, karena ada sesuatu yg ingin aku sampaikan.
"Assalamu'alaikum" salamku kepada semuanya
"Wa'alaikumsalam" jawab mereka serempak
"Duduk dulu nduk" kata umik, aku pun mengangguk dan duduk disamping hani
"Begini, maafkan anya jika merepotkan kalian semua" kataku sebelum menyampaikan kabar bahagianya, "Barusan anya dari dokter dan Alhamdulillah anya sudah hamil 7 minggu" kataku, mereka semua terdiam
"Apa mbak Anya tidak sedang bercanda" kata hani yg masih tercengang
"Tidak" kataku
Akhirnya Buya dan abi saling berpelukan, umik pun langsung memeluk ku, kulihat nafis tersenyum ke arahku.
"Tapi, anya minta untuk tidak memberitahukan kepada mas kasya dulu, karena anya ingin memberitahukannya sendiri, saat mas Kasya pulang nanti" kataku
"Kenapa begitu nduk, mungkin jika kita memberitahukannya kasya akan pulang" kata buya
"Anya mohon buya, mas kasya sudah berjanji untuk mengambil cuti bulan depan, jika bulan depan mas kasya tidak pulang, maka anya akan beri tahu" kataku, mereka semua pun mengangguk bersamaan
__ADS_1
Setelah aku menyampaikan kabar gembira itu, aku segera pergi ke kamar karena aku akan ikut pulang bersama abi.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Dirumah Abi
"Nak kamu istirahat dulu,nanti kalo butuh apa-apa bilang ke bik sari" kata abi yg berlalu menuju ruang bacanya
Aku pun berjalan menuju kamar, segera ku bersihkan tubuhku dan setelahnya aku rebahkan badanku diatas kasur.
"Nak sehat-sehat diperut umma ya" kataku sembari mengelus perut yg masih rata, ku pejamkan mataku dan akhirnya tertidur.
Tok Tok Tok
"Mmm" aku pun membuka mataku, karena mendengar seseorang mengetuk pintu
ku buka pintu kamar, ternyata itu mas faiz
"Iya ada apa mas" tanyaku yg masih setengah sadar
"Udah mau Maghrib, gak baik tidur diwaktu begini" kata mas faiz "Buruan mandi, lalu kita makan bersama" ajak mas Faiz, aku pun mengangguk sambil menutup pintu kamarku
Dimeja Makan
__ADS_1
Dimeja makan sudah ada beberapa hidangan yg tersaji, tapi rasa mual diperut ku tiba-tiba muncul, aku pun berlari menuju wastafel, setelah merasa lega aku pun kembali ke meja makan.
"Kamu gak papa Nya" tanya mas faiz, aku pun mengangguk
"Kamu ingin makan apa Nduk" tanya abi
"Entah bi, perut anya rasanya mual sekali" kataku
"Dulu ibumu juga begitu, itu wajar dirasakan oleh ibu hamil, apalagi usia kandungan mu masih muda" kata abi
"Kamu ingin makan apa, biar mas faiz belikan" kata mas faiz
"Anya ingin makan sate ayam mas" kataku
"Baiklah, kamu tunggu sebentar, apa tidak ada lagi" tawar mas faiz, aku pun menggeleng, akhirnya mas faiz segera membeli apa yg aku mau.
Cukup lama aku menunggu mas faiz datang, akhirnya mas faiz datang dengan membawa sate ayam keinginanku.
"Kamu buruan makan gih Nya, kasihan anakmu" kata mas faiz sambil menyodorkan sebungkus sate ayam
"Siap bos" kataku sembari memberi hormat kepadanya
Mas faiz pun tersenyum sambil mengusap kepala ku.
__ADS_1