
Malam pun tiba.
Anya yg sedari tadi tak sabar menunggu malam datang,karena rasa penasarannya selama ini akan terbayar, sedangkan kasya juga lebih tidak sabar.
"Mas" panggil anya yg baru saja kembali dari dapur
"Ya" jawab kasya
"Mm mas gak lupakan" tanya anya
"Soal??" kata kasya yg memang dia sengaja
"Mas mah gitu, padahal tadi mas sendiri yg janji kalo malam ini bakal kasih tau siapa yg sering mas pandang diponsel mas" kata anya yg sudah cemberut
"Iya iya, emangnya kamu mau taunya sekarang" pancing kasya
" Kalo mas mau cerita sekarang juga gak papa, eh tapi anya lagi masak didapur, gimana kalo selesai makan malam nanti" kata anya
"Baiklah terserah kamu aja" jawab kasya sembari tersenyum.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah makan malam.
"Sya gimana sama bisnis kamu" tanya yai dhim ketika selesai makan
"Alhamdulillah buya, berkat do'a dukungan buya,umik,anya sama semua keluarga, dan dibantu juga sama hans" kata kasya
__ADS_1
"Semoga bisnis kamu berjalan lancar nak" kata nyai ulfa
"Mas anya kekamar dulu ya, khalif udah ngantuk" kata anya, anya pun mengendong khalif menuju kamar.
Sudah 20 menit anya menunggu kasya kembali, dan tak lama kemudian.
"Sayang belum tidur ya" peluk kasya dari belakang
"Kan aku nungguin kamu mas" kata anya
"Tumben banget"
"Eh mas jadikan cerita tentang sosok yg sering mas lihat di ponsel mas" kata anya
"Bentar mas ambil ponsel mas dulu ya" kata kasya yg beranjak menuju meja rias
Kasya pun tersenyum ketika melihat ke arah ponselnya, membuat anya semakin penasaran.
"Nih, foto orang yg udah bikin kamu penasaran" kata kasya menunjukkan fotonya yg tengah berada di pesawat
"Lah kok foto aku sih mas" kata anya bingung
"Lah emang itu yg sering aku pandang" kata kasya
"Beneran nih, mas gak bohong kan" kata anya yg masih tidak percaya
"Ngapain juga mas bohong,Jadi sebelum mas balik ke mesir buya sempet ngasih beberapa foto cewek, dan saat mas lihat foto kamu langsung penasaran sama kamu" cerita kasya
__ADS_1
"Terus" tanya anya yg belum juga percaya
"Terus kamu ingat gak waktu kamu mau berangkat ke mesir dan waktu itu kamu lagi antri beli makanan, ada sosok pria yg bicara sama buya" kata kasya sambil menatap ke arah anya
"Iya, kok mas tau" kata anya sembari mengingat-ingat kejadian waktu itu
"Itu aku, anehnya lagi aku dipertemukan sama kamu di pesawat dan faiz memintaku untuk mengantarkan mu ke asrama, entah aku berasa kalo kita itu jodoh" kata kasya
"Jadi itu kamu mas yg lagi ngomong sama abi waktu itu" kata anya, kasya pun mengangguk
"Lalu... kamu sudah janji akan menuruti semua keinginanku" kata kasya menagih janji anya
"Iya mas mau minta apa" tanya anya
"Mas.. mau minta jatah mas malam ini" kata kasya, sontak mata anya membulat sempurna, memang semenjak lahirnya khalif anya jarang sekali melakukan hubungan suami-istri bersama kasya, terlebih kasya juga kasihan kepada anya karena anya masih kerepotan menata jadwal tidurnya
"Mmm gimana ya" kata anya
"Kalo gak boleh juga gak papa kok sayang" kata kasya yg langsung membalikkan badannya membelakangi anya
"Mas marah ya, kan anya belum jawab" kata anya takut
"Enggak, lagian mas tau kalo kamu capek ngurus khalif"
"Yakin nih mas gak jadi minta??" tanya anya
"Iya" jawab kasya
__ADS_1
"Yakin" tanya anya kembali, kasya pun langsung membalikkan badannya menghadap ke anya dan langsung mencium bibir ranum milik istrinya.
Malam ini anya dan kasya tengah menikmati nikmatnya dunia, apalagi kasya yg sudah berpuasa lama.