
Pagi ini semua orang tengah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, aku yg tengah duduk menatap kaca, sembari perias merias wajah ku.
"Ai, bisa tolong ambilkan aku minum dan cemilan, dan bisakah kamu panggilkan mas faiz sebentar" kataku meminta tolong kepada aini
"Siap ratu" jawab aini meledek ku, aini pun segera keluar dari kamar.
Ahmad Faizal Rizki part
Aku yg tengah disibukkan dengan para tamu dan keluarga, karena hari ini adikku akan menikah, tiba-tiba seseorang memanggil ku.
"Mas" panggil nya, aku pun berbalik dan ternyata itu Aini dengan cadar yg selalu setia menutupi wajahnya
"Ya" jawabku, aku pun berjalan mendekat, desiran jantung ku mulai terdengar tak beraturan
"Anya memintaku untuk memanggil mu" kata aini
"Oh baiklah"
"Kalo begitu aini pergi ke dapur karena anya ingin makan sesuatu" kata aini, rasanya aku ingin membuatnya terus ada didekat ku, tapi aku tidak tau bagaimana mengungkapkannya, ku biarkan aini berjalan menjauhi ku, aku pun segera pergi ke kamar Anya adikku.
Flashback off
__ADS_1
Akhirnya tak lama setelah aini keluar, datanglah mas faiz yg masuk ke dalam kamarku.
"Ada apa Nya" kata mas faiz
"Mm mas benarkah kalo mas azka akan menikah" tanyaku
"Iya itu benar" jawab mas faiz, aku pun langsung menoleh ke arahnya
"Tapi kenapa saat kita tak sengaja bertemu mas azka tidak pernah bercerita, mas tau dengan siapa dia akan menikah" tanyaku penasaran
"Itu karena kamu tidak pernah bertanya, Mungkin nanti kamu akan tau dengan siapa dia akan menikah" kata mas faiz "Memangnya kenapa Nya?" tanya mas faiz balik kepadaku
"Tidak, hanya saja aini bercerita kepadaku kalo ada kabar prof azka akan menikah" aku pun menunduk lesu 'ternyata itu bukan gosip belaka' batinku
'Seharusnya aku tidak memberikan rasa ini kepadanya, disaat abi telah menerima orang lain untukku, dan ini adalah perasaan yg salah, maafkan aku Ya Allah'
"Aku akan menikah mas, perasaan itu hanya akan ku berikan kepada suamiku nanti, tapi sebelumnya aku pernah menaruh rasa kepadanya, mas faiz tidak perlu khawatir karena rasa itu telah hilang, disaat abi menerima pinangan seseorang untukku" jawabku
"Berdo'alah Nya, karena Allah akan mengabulkan setiap do'a hamba-nya" kata mas faiz sambil memegang pundak ku sambil berlalu pergi.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
__ADS_1
Tak selang berapa lama setelah perias selesai merias ku terdengar deru mobil yg datang.
"Wah kayaknya itu mempelai pria dan keluarga sudah datang" kata mbak Dian kepadaku
"Nya aku keluar deh kalo gitu" aini dan mbak Dian pun segera keluar dari kamarku.
Ketika proses akad nikah akan dilaksanakan, tiba-tiba seseorang masuk ke dalam kamarku, ternyata itu Nyai Ulfa, Nafis dan Hani.
"Masyaallah Tabarakaallah, cantik sekali kamu Nduk" kata nyai Ulfa
"Iya mik cantik banget Ning Anya" kata Hani
"Loh Rafanya mana" tanyaku, karena tidak terlihat rafa di gendongan nafis
"Dia sama ayahnya Ning didepan" jawab nafis
Saat proses akad berlangsung, Nyai, Nafis dan Hani masih diam dikamarku, tapi setelah yai Dhim membaca do'a, mereka pun segera berpamit keluar kamar.
"Nduk semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah sampai ke jannah-NYA" kata nyai Ulfa
"Aamiin, do'anya untuk anya dan mas kasya" kataku
__ADS_1
"Kalo begitu kami keluar dulu sebentar lagi kasya akan kemari" kata nyai Ulfa, aku pun mengangguk dan mereka pun berjalan keluar kamar.