Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 46 (Aqiqah Ahmad Alkhalifi Dzikri)


__ADS_3

Hari ini dokter sudah membolehkan kasya untuk pulang, anya tengah mengemas barang-barang milik kasya.


"Hallo, aku mau minta tolong sama kamu,,," terdengar kasya tengah menelfon seseorang


Setelah selesai berkemas, anya berjalan menuju kasya yg berada di luar kamar.


"Bagaimana mas, barang-barang sudah aku selesai aku kemas, apa kita akan pulang sekarang" tanya Anya, kasya pun mengangguk sambil tersenyum ke arah anya


"Oke-oke nanti aku kabari lagi ya" jawab kasya kepada seseorang yg tengah dia telfon tadi, "Ayo aku udah gak sabar bertemu dengan Khalif" kata kasya sambil menggandeng tangan anya


Dirumah yai Jazuli semua saudara tengah menunggu kedatangan kasya dan anya, sekaligus mengadakan acara aqiqah anak anya.


Diperjalanan kasya sibuk dengan ponselnya, sedangkan anya hanya diam menatap suaminya.


"Mas kamu lagi ngapain,kok dari tadi tanganmu gak lepas dari ponsel" tanya anya yg mulai bosan melihat suaminya


"Eh iya maaf, kebetulan ada temen lama yg sms aku, jadi gak enak kalo gak dibalas" kata kasya, anya pun akhirnya tidak menghiraukan kasya yg masih saja sibuk dengan ponselnya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Sesampainya dirumah yai jazuli


Anya dan kasya segera turun dari mobil, sedangkan dimas tengah menurunkan barang milik kasya.


"Assalamu'alaikum"salam kasya kepada seluruh sanak saudara


"Wa'alaikumsalam" jawab mereka serempak


"Alhamdulillah, bagaimana kondisi mu nak" tanya yai Jazuli

__ADS_1


"Alhamdulillah abi, kasya sudah sehat, kapan acara aqiqah nya akan dimulai abi" tanya kasya, ya sebelumnya anya sudah bercerita jika acara aqiqah anaknya akan dilaksanakan saat kepulangan kasya


"Nanti ba'da shalat ashar" kata yai jazuli


"Han, sini biar mas yg gendong khalif" kata kasya kepada adiknya hani, hani pun segera memberikan khalif kepada kasya,"Buya abi, kasya mau kasih nama untuk anak kasya, AHMAD ALKHALIFI DZIKRI" kata kasya kepada yai dhim dan yai Jazuli


"Artinya apa mas" tanya nafis yg duduk disamping bu nyai Ulfa


"Artinya Laki-laki sukses yg baik hati" kata kasya sambil mencium pipi anaknya khalif


"Ya sudah abi dan buya terserah kamu dan juga anya saja, nanti saat acara aqiqah buya akan mengumumkan nama anak kamu" kata yai dhim


Semua saudara tengah bercanda gurau diruang tengah, sedangkan anya,kasya dan putranya berada di kamar.


"Mas, anya boleh tanya" kata anya


"Tentu kamu mau tanya apa sayang" jawab kasya


"Jadi,,,,"


Flashback On**


Malam itu kasya tengah keluar mencari makan untuk Anya, tiba-tiba ponselnya berdering dan dilihatnya ternyata rara.


"Ya hallo ra" jawab kasya dengan posisi masih menyetir


"Kamu lagi dimana sekarang, ini udah malem ka, apa kamu lagi dirumah wanita itu" tanya rara dengan nada yg sedikit meninggi


"Aku ada dijalan mau beli makan untuk anya, ra hari ini aku gak bisa pulang ke rumahmu"kata kasya

__ADS_1


"Pokoknya kamu harus pulang, kalo kamu gak pulang aku bakal kerumah wanita itu, dan jika kamu masih gak mau pulang sama aku, aku bakal bunuh diri" kata rara mengancam


"Ok aku pulang" kata kasya, padahal saat itu kasya sudah membeli makanan untuknya dan anya


Diperjalanan menuju rumah rara,kasya merasa gelisah, pasalnya dia berharap hari ini akan menjadi hari yg dia inginkan selama ini, hidup damai dan bahagia bersama anya, nyatanya karena kebodohan dan kesalahannya dia terjerat oleh ikatannya dengan rara.


sesampainya dirumah rara


"Ra aku mohon sama kamu, aku udah mau kasih nama aku ke anak kamu, jadi aku mohon kamu jangan giniin aku, anya dia tanggung jawab ku ra dia istriku" kata kasya memohon kepada rara


"Terus aku ini bukan istrimu, aku juga istrimu ka, aku gak mau kamu baikan sama dia, aku gak mau" kata rara marah


"Ra ingat aku nikahin kamu karena apa, itu semua bukan atas kemauanku, karena kita teman dan aku kasihan sama kamu, seharusnya kamu ngertiin aku" kata kasya frustasi


"Oh jadi kamu lebih milih dia dari pada aku"kata rara


"Tentu,dia istriku dan aku sangat mencintainya, sedangkan kamu adalah teman sekaligus sahabat aku, udah ya ra mungkin saat ini anya tengah menunggu ku, karena aku janji akan kembali" kata kasya melangkah pergi, tapi tak sampai disitu rara berlari masuk kedalam mobil kasya dan segera menguncinya, agar kasya tidak bisa masuk.


"Ra kamu gila, ini udah malam kasihan anya dia kelaparan saat ini" kata kasya mendobrak kaca mobil, tapi rara masih saja keras kepala


"Ra kamu maunya apa sih, beberapa bulan ini aku udah ada sama kamu" kata kasya yg mulai pusing dengan sikap rara


"Aku mau ikut sama kamu" kata rara, akhirnya rara membuka pintu mobilnya, lalu kasya segera menyalakan mesin mobil dan berjalan pergi.


selama diperjalanan menuju rumah anya, kasya tidak berbicara sama sekali kepada rara.


'Aku mesti ngomong gimana ke anya kalo tiba-tiba Rara ikut bersamaku' kata kasya dalam hati


"Ra nanti kamu gak usah ikut turun ya, aku akan taruh makanan dan antar kamu pulang, setelah itu aku kembali ke rumah anya" kata kasya kepada rara

__ADS_1


"Gak, aku gak mau pulang, kalo kamu tidur dirumah perempuan itu aku juga ikut, dan kamu gak boleh satu kamar sama dia" jawab rara, akhirnya kasya sudah diambang batas kesabarannya


"Cukup ya ra kalo kamu kayak gini mending kamu turun aja" kata kasya ketika kasya hendak berhenti tiba-tiba mobil pick up menabraknya dari arah yg berlawanan dengan sangat keras, dan saat itu kasya juga rara kehilangan kesadarannya.


__ADS_2