
Anya tengah duduk dimobil bersama nyai Ulfa,yai dhim, kasya dan Hani, Ya yai Jazuli menyuruh anya untuk ikut dalam mobil Kasya.
"Nak bagaimana kondisi kandungan mu" tanya nyai ulfa membuat rasa hening itu seketika berubah
"Alhamdulillah mik sehat, insyaallah minggu depan anya mau kontrol untuk melihat jenis kelaminnya" kata anya tersenyum ke arah nyai ulfa
"Hani boleh ikut gak mbak, hani penasaran banget anaknya mas kasya cewek apa cowok" kata hani sambil memegang perut buncit anya, seketika raut muka anya berubah menjadi sendu
"Tentu, tapi aku tidak bisa menjemput mu" kata anya
"Tidak apa-apa, biar hani berangkat sama pak mamang aja, bolehkan buya" kata hani sembari meminta izin yai dhim, yai dhim pun mengangguk sambil tersenyum
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah menempuh perjalanan 2 jam dari Jombang ke Pasuruan, mereka pun sampai didepan rumah sederhana dengan hiasan dan dekor nan indah.
"Assalamu'alaikum" salam yai jazuli
"Wa'alaikumsalam, silahkan masuk yai" jawab gus Mamak abah aini
mereka semua pun masuk ke dalam rumah aini, wajah bahagia terpancar diwajah Faiz.
"Gus perkenalkan ini yai dhim dan nyai Ulfa besan sekaligus mertua anya" kata yai jazuli memperkenalkan
"Masyaallah, Alhamdulillah bisa bertemu dengan yai dhim" kata gus Mamak
Akhirnya mereka segera memulai acara lamaran dan memutuskan hari dan tanggal pernikahannya.
Saat sudah diputuskan aini pun baru keluar dengan bundanya.
"Assalamu'alaikum" salam aini dan Ning Zahra bunda aini
"Wa'alaikumsalam" jawab serempak
__ADS_1
aini pun bersalaman ke pada yai Jazuli,yai dhim,nyai ulfa dan semua sanak saudara yg perempuan
"Ai sini" panggil anya sembari menepuk-nepuk sofa kosong disampingnya, Aini pun berjalan ke arah anya
"Gus Faiz tidak ingin melihat wajah aini" tanya gus Mamak
"Apa boleh bah" jawab faiz ragu
"Tentu" jawab gus Mamak, seketika aini hendak membuka cadarnya tapi..
"Tidak, biarkan faiz melihatnya saat sudah halal saja" kata faiz, aini pun menutup kembali cadar yg setengah terbuka tadi.
Acara pun sudah selesai, akhirnya mereka segera berpamit, Anya pun masuk ke dalam mobil faiz, karena mobil kasya akan langsung menuju ke Surabaya, karena ada sanak saudara yai dhim yg menikah.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Sesampainya dirumah anya langsung berjalan menuju kamarnya, karena merasa sangat lelah akhirnya dia tertidur.
Jam menunjukkan pukul 11 malam, tiba-tiba anya terbangun karena merasa lapar, dan betapa terkejutnya saat melihat kasya yg tengah tertidur disofa kamarnya.
"Mmm" jawab kasya yg mulai tersadar
"Sejak kapan kamu disini" tanya anya saat kasya sudah terbangun
"Sudah sedari tadi aku disini, aku tidak ingin mengganggu tidurmu" kata kasya
"Pulang lah ini sudah malam, mas tidak perlu sampai tidur disini, jika mas ingin bertemu besok pagi saja" kata anya berjalan keluar kamar
"Kamu mau kemana Nya" tanya kasya
"Mau makan" jawab anya singkat, anya pun segera keluar dan menuju ke meja makan, diikuti kasya yg masih setengah sadar
Ternyata dimeja makan dan didapur sedang tidak ada makanan apapun, anya lupa jika stok roti tawar nya habis
__ADS_1
"Mas akan keluar untuk mencari makan" kata kasya berjalan menuju pintu
"Tidak perlu,biar anya tahan hingga besok pagi" kata anya
"Tidak apa-apa, kasihan anak kita, mas keluar dulu kamu tunggu disini ya" kata kasya berlalu pergi
Anya pun mengangguk dan menunggu kasya untuk kembali.
Sudah satu jam kasya tak kunjung kembali, Anya pun berjalan mondar-mandir sedari tadi.
"Kamu kenapa belum tidur Nya" tanya faiz yg terbangun dari tidurnya
"Lagi nunggu mas kasya mas, sudah satu jam tapi belum juga balik" kata anya
"Emangnya gus kasya kemana" tanya faiz
"Anya lapar, karena tidak ada makanan mas kasya memutuskan untuk membeli makanan untuk anya" kata anya sedikit khawatir
"Biar mas telfon gus Kasya ya" kata faiz anya pun mengangguk, tiba-tiba ketika hendak menelfon kasya ponsel faiz berdering terlebih dahulu, dilihatnya itu no tidak dikenal
"..."
"Iya hallo, benar saya saudaranya ada apa ya" kata faiz
"..."
"Astaghfirullah, baik saya segera pergi kesana" jawab faiz segera menutup telfon
"Siapa mas" tanya Anya
"Dari rumah sakit" jawab faiz sedikit gelisah
"Siapa yg sakit, apa" sebelum anya melanjutkan faiz segera memeluk adiknya
__ADS_1
"Gus Kasya kecelakaan Nya, kamu yg sabar ya, mas mau telfon yai dhim, dan bangunin abi dulu" kata faiz melepaskan pelukannya dan berjalan menuju kamar yai Jazuli, tubuh anya pun terjatuh air matanya mengalir deras, mendengar kabar tersebut.