
Hari ini kasya mengajak anya pergi ke rumah yai dhim.
"Assalamu'alaikum" salam kasya saat sudah berada didepan pintu rumahnya
"Wa'alaikumsalam" jawab hani
"Buya sama umik ada han" tanya kasya sambil berjalan masuk
"Ada mas, ayo masuk mbak" kata hani kepada anya, anya pun mengangguk sambil berjalan dibelakang kasya dan hani sembari mengendong khalif
"Mas aku ke kamar dulu ya, khalif tidur kasihan" kata anya kepada kasya
"Iya, nanti kamu nyusul keruang baca buya ya sayang" kata kasya
"Iya" jawab anya berlalu pergi ke lantai atas
"Hani tinggal ke dapur ya mas" kata hani, akhirnya kasya berjalan sendiri ke ruang baca buyanya.
Diruang baca
"Assalamu'alaikum buya" salam kasya kepada yai Dhim
"Wa'alaikumsalam, sudah datang dari tadi kah nak" tanya yai dhim
"Baru aja buya, kebetulan ada yg ingin kasya omongin sama buya" kata kasya "Jadi insyaallah minggu depan kasya mau balik ke mesir buya" kata kasya kembali
__ADS_1
"Kenapa mendadak sekali nak, bagaimana dengan kondisimu dan anya serta anakmu" tanya yai dhim
"Inginnya kasya membawa anya dan Khalif kesana, tapi anya menolak karena usia Khalif buya, tapi buya gak perlu khawatir karena kasya sudah menyuruh seseorang untuk menjaga anya" kata kasya
"Lalu bagaimana urusanmu dengan wanita itu nak, apa surat perceraian kalian sudah keluar" tanya yai dhim lagi
"Insyaallah sebelum kasya pergi ke mesir suratnya sudah keluar buya" kata kasya, setelah perbincangan antara yai dhim dan kasya, anya pun datang
"Assalamu'alaikum buya" salam anya sembari mencium punggung tangan yai dhim
"Wa'alaikumsalam nduk, dimana khalif" tanya yai dhim
"Ada dikamar buya, umik mana" tanya anya
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Kasya dan anya memutuskan untuk menginap dirumah yai dhim, karena nyai ulfa dan yai dhim masih ingin bermain bersama khalif.
"Mas" panggil anya
"Iya sayang" jawab kasya
"Kamu jadi berangkat Minggu depan ya mas" tanya anya, mereka kini tengah berada dikamar kasya, sedangkan Khalif bersama dengan yai dhim dan nyai ulfa
"Iya, kenapa" tanya kasya sembari mengelus kepala anya
__ADS_1
"Apa gak nunggu acara pernikahan mas faiz saja" kata anya
"Tidak bisa sayang, tapi mas usahakan bisa menghadiri acara pernikahan Faiz" kata kasya, anya pun mengangguk dan tidur dilengan suaminya.
Kasya membiarkan anya tertidur dilengannya, karena sedari Khalif lahir tidurnya tidak beraturan, setelah dirasa istrinya sudah tertidur pulas, kasya pun bangun dari tempat tidurnya.
"Hallo gimana apa semua sudah beres" kata kasya berbicara di telfon
"...."
"Baiklah, aku serahkan semua sama kamu ya" kata kasya
"...."
"Apa ada yg mencurigakan, apa yg sedang dia rencanakan saat ini" tanya kasya
"...."
"Baiklah aku percaya padamu, tolong jaga anak dan istri ku selama aku tidak ada" kata kasya lalu menutup telfonnya
Kasya menatap anya yg masih tertidur.
'Aku akan melakukan yg terbaik untuk kalian, maafkan aku membuatmu dalam masalah, dan belum bisa membahagiakan kalian' kata kasya dalam hati.
Dia pun berjalan keluar menemui anaknya yg tengah bersama dengan yai dhim serta nyai ulfa.
__ADS_1