Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 14 (Persiapan 2)


__ADS_3

Aku pun segera masuk kedalam mobil disusul mas faiz, dan mas azka yg membawa mobilnya sendiri.


"Mas kita akan kemana, aku sudah sangat capek"kataku kepada mas faiz


"Kita mau ke MUA yg ngerias kamu nanti" kata mas faiz sambil menyetir


"Apa masih jauh mas" tanyaku kembali


"Tidurlah jika kamu lelah Nya" kata mas faiz, aku pun membenarkan kursi ku agar sedikit kebelakang.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


DiMua


Sesampainya di rumah perias, mas faiz dan mas azka lebih dulu menemui periasnya, sedangkan aku masih tertidur pulas didalam mobil, hingga beberapa menit aku merasa mobil ini sudah tidak bergerak, aku pun membuka mataku, dan ternyata memang sudah berhenti.


Aku segera turun menuju mereka yg tengah mengobrol di teras rumah perias itu.


"Mas faiz kenapa gak bangunin Anya" kataku sambil memanyunkan bibirku


"Jelek tau gak Nya, kamu itu udah mau nikah jangan manja-manja" kata mas faiz


"Iya-iya, mana model bajunya, biar Anya coba" kataku kepada perias itu


"Silahkan masuk mbak" aku pun berjalan dibelakang perias itu

__ADS_1


"Kalo boleh tau namanya siapa mbak" aku pun bertanya kepada perias itu


"Panggil aja Dian" jawabnya


Aku mencoba gaun pertama dengan warna Abu-abu, dan melihatkannya kepada mas faiz dan mas azka, tapi mereka menggeleng.


Diganti dengan gaun ke dua dengan warna Cream, mas azka pun mengangguk setuju, disusul dengan mas faiz, dan beberapa gaun lainnya.


Akhirnya aku dan mas faiz memutuskan gaun dengan warna Cream,Pink, dan juga Emas yg akan aku kenakan nanti saat acara resepsi.


Setelah selesai aku,mas faiz dan mas azka harus berpisah karena mas azka masih ada keperluan dikota malang, akhirnya aku dan mas faiz kembali ke Jombang, karena sudah terlalu lama meninggalkan abi dirumah.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Muhammad Azka Kasyafani Part


Ya hari ini tanpa sengaja aku bertemu faiz dan Anya di Mall, dan disaat itu ada sebuah kata yg keluar dari mulutnya yg membuat ku tersenyum bahagia.


"Mas anya akan menikah satu bulan lagi, tapi sampai sekarang anya tidak tau seperti apa Dia"


"Kenapa kamu sangat penasaran dengan calon suamimu" tanyaku


"Tidak hanya saja" aku pun menunggu jawaban darinya


"Kenapa" tanyaku yg semakin penasaran

__ADS_1


"Tidak hanya saja aku ingin mengenalnya sebelum kami menikah, apa itu salah" jawabnya, aku pun tersenyum.


Ya memang saat ini dia masih belum tau jika azka yg sering dia jumpai adalah Kasya pria yg akan menikah dengannya, terlebih faiz juga merahasiakan itu dari adiknya.


Setelah perbincangan itu, aku mengikuti mereka ke rumah MUA perias pengantin, karena Anya akan mencoba beberapa gaun untuk pernikahan kami.


Betapa cantiknya dia, disaat memakai gaun dengan warna Cream membuat wajah cantiknya semakin terlihat cantik, akhirnya faiz dan Anya memutuskan 3 Gaun yg akan dikenakan saat acara resepsi kami.


Untuk gaun akad, Umi sudah mempersiapkannya bahkan membelinya untuk calon menantu kesayangannya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Flashback off


"Mas, apa Gus Kasya itu anak satu-satunya yai Dhim" tanyaku kepada mas faiz


"Tidak, tapi dia anak laki-laki satu-satunya yai Dhim" jawab mas faiz


"Jadi dia mempunyai seorang adik" kataku, mas faiz hanya mengangguk


"Dia perempuan" kataku Kembali


"Iya, jika Gus Kasya adalah anak laki satu-satunya otomatis adiknya adalah perempuan" kata mas fazi sewot kepadaku


"Anya kan hanya bertanya kenapa mas faiz jadi sewot gitu" aku pun memalingkan pandangan ku

__ADS_1


"Adik pertama Gus Kasya sudah menikah dan sudah mempunyai anak satu, dan yg terakhir mungkin seusia mu" kata mas faiz, aku pun mengangguk dan kembali melihat ke luar jendela.


__ADS_2