
Aini pun berjalan menuju kamar untuk memanggil anya.
"Nya, ternyata dikulkas gak ada apa-apa, tapi mas faiz udah pesen gojek, jadi aku disuruh panggil kamu" kata aini setelah berada didalam kamar
"Ok, aku mau ganti popok khalif dulu, kamu duluan aja kasihan mas faiz kalo sendiri" kata anya, Aini pun menuruti perintah anya
Aini kini sedang menata piring dan sendok di meja makan, sedangkan faiz menunggu pesanan di depan vila.
"Loh mas faiz mana ai" tanya anya yg sudah berada di meja makan, sedangkan khalif berada di kereta dorongnya
"Mas Faiz ada didepan Nya" kata aini
"Kamu mau dibuatin minum apa" tanya aini kepada anya
"Mm teh anget aja deh ai, aku ke depan dulu ya, tumben gojeknya lama" anya pun pergi menuju teras vila, sambil mendorong kereta khalif
Didepan faiz tengah sibuk menelfon seseorang, dengan muka yg cemas, anya mencari keberadaan bungkus makan disekitar faiz, tapi tidak ada.
'Mungkin belum datang, tapi mas faiz telfon sama siapa ya kok cemas banget' batin anya
"Mas" panggil anya
"Eh iya" jawab faiz langsung menutup telfonnya
"Ada apa mas, kok kamu keringetan gitu" tanya anya penasaran
"Enggak apa-apa kok, eh bentar aku cek dulu sampai mana drivernya" kata faiz
__ADS_1
"Tadi kamu telfonan sama siapa mas kok kayaknya cemas banget" tanya anya
"Eh itu tadi teman aku, nah ini akhirnya datang juga" kata faiz, akhirnya makanan mereka datang membuat faiz tidak lagi merasa cemas atas rasa penasaran adiknya.
Setelah makanan datang mereka memutuskan untuk masuk dan segera makan.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Ditempat lain, kasya sedang pusing karena mendapat kabar jika rara kabur dari rumah sakit jiwa, dia sedang mencemaskan kondisi istri dan anaknya, apalagi mereka sekarang berada di malang berlibur bersama faiz.
"Hans maaf aku merepotkan mu lagi" kata kasya ditelfon
[Ya ada apa Sya] tanya hans
"Baru saja aku mendapat kabar jika rara kabur, dan.." kata kasya, belum sempat dia berbicara
"Dia berada di malang bersama dengan faiz, kau tau abi mertuaku dalam perjalanan kesana" kata kasya
[Kirimkan alamatnya, biar aku dan anak buahku kesana untuk memastikan istrimu tidak apa-apa] kata hans
"Baiklah, terimakasih hans kamu sudah banyak sekali membantu ku, aku akan kirim alamatnya melalui W*" kata kasya, dia pun langsung menutup sambungan telefonnya.
Setelah menelfon hans kasya segera mengirim alamat vila tempat anya dan anaknya berlibur.
Divila
"Ai, gimana kalo kita jalan-jalan aja" kata anya setelah mereka selesai makan
__ADS_1
"Ayuk, kebetulan aku juga lagi bosan" kata aini, anya pun berjalan ke kamarnya untuk mengambil Khalif
Ketika mereka hendak pergi, faiz yg tengah duduk diteras pun bertanya.
"Mau kemana kalian" tanya faiz yg sedang menyeduh kopinya
"Mau jalan-jalan sebentar daerah sini mas" kata anya
"Nanti aja, masih panas Nya" kata faiz
"Ya elah mas, panasnya malang gak sepanas di Jombang mas" kata anya
"Kan cuman daerah sini aja mas, lagian jauh-jauh ke malang cuman diam di vila juga percuma" kata aini membantu anya agar mendapatkan izin dari faiz
"Janji daerah sini aja" kata faiz memastikan
"Iya janji, kita gak lama kok lagian habis ini abi datang" kata anya
Akhirnya faiz mengizinkan mereka untuk jalan-jalan sekitar kompleks vila itu saja.
Sesampainya di taman dekat vila, panas matahari membuat mereka kehausan, karena anya gak mungkin ninggalin khalif bersama aini, akhirnya aini lah yg membeli minuman juga snack untuk cemilan mereka.
Aini pun membeli di salah satu toko kecil, tak jauh dari taman, bahkan dia bisa melihat anya yg tengah duduk bersama khalif.
Tapi ketika aini hendak berjalan kembali ke taman, tiba-tiba ada seseorang yg membekap mulut aini dan memasukkannya ke dalam mobil.
Dan sudah setengah jam aini tidak juga kembali, anya merasa khawatir dan cemas, dia mencoba mencari aini disekitar taman, dan sudah bertanya kepada pemilik toko, katanya aini sudah kembali ke taman, tapi sampai hari sudah menjelang sore aini tak juga kembali..
__ADS_1
akhirnya anya memutuskan untuk pulang, mungkin aini sudah lebih dulu pulang.