Pinangan Mu

Pinangan Mu
Episode 13 (Persiapan 1)


__ADS_3

Tak terasa sudah satu bulan aku dirumah, bergelut dengan para santri dan menjaga abi.


Hari ini mas faiz mengajakku jalan-jalan ke kota malang, ya agar aku tidak bosan berdiam diri dirumah.


"Nya udah makan, kalo udah ayo berangkat" kata mas faiz kepadaku


"Sudah mas, mas sudah bilang ke abi" tanyaku yg baru saja bangkit dari tempat duduk


"Sudah ayo" aku dan mas faiz akhirnya pergi meninggalkan rumah.


Dimobil


"Mas kita mau kemana, kenapa jauh sekali harus kemalang" tanyaku


"Ya karena ada beberapa persiapan yg dipesan dimalang, jadi sekalian ajak kamu jalan-jalan" jawab mas faiz


"Persiapan???" aku pun bingung persiapan untuk apa?


"Kan kamu sebentar lagi akan menikah Nya, jadi hari ini mas disuruh abi untuk ke tempat WO terkenal di malang" kata mas faiz panjang lebar


"Benar sekali, tidak terasa ya mas sudah kurang satu bulan lagi" aku pun menatap jendela dengan mukaku yg cemberut


"Kamu kenapa kok cemberut gitu Nya" tanya mas faiz, aku hanya menggeleng dan tetap menatap ke luar jendela.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Sesampainya ditempat WO aku dan mas faiz turun untuk memilih dekor dan terop seperti yg ku inginkan.


Sudah satu jam aku duduk dengan berbagai album di depanku dan akhirnya aku memutuskan untuk memilih nuansa Cream ke Coklatan, sangat elegan menurutku.


Setelah dari tempat WO, mas faiz mengajakku untuk jalan-jalan di Sarinah Mall, dan mencari makan disana.


Aku pun memutuskan membeli kopi dan donat kesukaan ku, tanpa sengaja kami bertemu dengan mas azka yg tengah fokus dengan laptop miliknya


"Assalamu'alaikum Gus" sapa mas faiz ke mas azka


"Wa'alaikumsalam Iz, Kemana-mana pasti ketemu sama kamu, sedang apa kamu disini dan apa kamu sendiri" tanya mas azka


"Haha aku jauh-jauh ke malang karena dirimu, ya aku kemari dengan Anya dia sedang memesan kopi dan juga donat" mas faiz pun duduk berhadapan dengan mas azka, setelah pesananku siap aku pun berjalan menghampiri mereka


"Ada apa dengan Anya" tanya mas azka, yg terdengar samar-samar olehku


"Tidak tau, sejak berangkat tadi dia seperti itu" jawab mas faiz, aku pun berjalan mendekat ke arah dua pria itu dan duduk disebelah mas faiz


"Mmmm.. mas azka boleh anya bertanya" tanyaku kepada mas azka


"Silahkan" jawabnya dengan senyuman yg tak pernah lepas dari wajahnya

__ADS_1


"Bagaimana ya, apa mas azka sudah menikah" tanyaku kepada mas azka, ya memang sedikit lancang


"Belum" aku pun menunduk lesu


"Kalo begitu Anya tidak jadi bertanya" kataku aku pun memakan donat yg tadi aku beli


"Memangnya kenapa Nya" tanya mas faiz kepadaku


"Mas anya akan menikah satu bulan lagi, tapi sampai sekarang anya tidak tau seperti apa Dia" kataku sambil menekan diujung kata 'Dia'


"Hahaha" mas faiz pun hanya tertawa, aku pun makin dibuat kesal olehnya


"Kenapa kamu sangat penasaran dengan calon suamimu" tanya mas azka tiba-tiba


"Tidak hanya saja" aku pun menunduk lesu


'Hanya saja akankah dia seperti dirimu mas, akankah dia pemuda yg benar-benar baik seperti yg abi ceritakan' dalam batin ku


"Kenapa" tanya mas azka kembali, kulit wajah mas azka yg begitu penasaran


"Tidak hanya saja aku ingin mengenalnya sebelum kami menikah, apa itu salah" kataku


Pembicaraan kami pun selesai karena aku dan mas faiz masih harus ke satu tempat.

__ADS_1


"Faiz apa aku boleh ikut denganmu" kata mas azka


"Tentu" jawab mas faiz


__ADS_2