
Sebelum subuh aku terbangun, kulihat mas kasya yg masih tertidur pulas, aku pun turun dari kasur dan berjalan perlahan menuju kamar mandi.
'Kenapa sakit sekali di bagian kewanitaan ku ya' kataku dalam hati sambil menahan rasa perih dan sakit.
Selesai mandi, adzan subuh pun berkumandang lalu aku bangunkan mas kasya, agar segera mandi dan mengambil air wudhu.
"Mas, sudah subuh" kataku sambil menggoyangkan badan mas kasya
"Baiklah, apa kamu sudah punya wudhu" tanya mas kasya, aku pun mengangguk
"Aku akan mandi dan kita akan shalat berjamaah, kamu mau menunggu ku sayang" ajak mas kasya
"Aku aka menunggu, tapi jangan lama-lama keburu waktunya habis" kataku
Mas Kasya langsung masuk kedalam kamar mandi, aku segera memakai mukenah dan membaca Alquran sambil menunggu mas kasya selesai mandi.
Selesai shalat aku pun turun kebawah, dan berjalan ke arah dapur untuk membantu bik sari.
"Bik sari mau masak apa hari ini" tanyaku
"Mau bikin Ayam tahu tempe kecap Ning, sama Gus faiz tadi minta dibikinin sayur asem sama dadar jagung" kata bik sari sambil mengupas bawang merah
"Anya bantu bik, biar cepet selesai" kataku sambil membantu memotong kacang panjangnya.
__ADS_1
Sesudah makanan matang, aku melihat mas faiz yg duduk didepan tv sambil tersenyum melihat ponselnya.
"Mas, ngapain senyum-senyum sendiri" tanyaku menghampiri mas faiz
"Ini lagi lihat bidadari" kata mas faiz
"Bidadari siapa mas" aku pun penasaran dan duduk disampingnya, ternyata itu foto aini
"Oh ya, kemarin mas sampai rumah jam berapa dari Pasuruan" tanyaku
"Udah malam pastinya" jawab mas faiz
"Terus gimana kondisi abah sama bunda aini mas" tanya ku
"Mas kemarin antar aini ke Rs, abahnya udah nunggu di loby rs, jadi gak sempet lihat bundanya" kata mas faiz menjelaskan
"Ya coba aja kamu tanya suamimu" kata mas faiz berlalu pergi
Aku pun kembali ke kamar, kulihat mas kasya tengah duduk disamping ranjang sambil menatap laptopnya.
"Mas" sapa ku, aku pun berjalan ke arah mas kasya
"Iya sayang" jawab mas kasya
__ADS_1
"Apa mas kasya sedang sibuk" tanyaku
"Tidak, hanya ada beberapa tugas kuliah yg harus dicek" kata mas kasya yg tetap fokus pada laptopnya
"Mas, makanan sudah makan ayo kita makan" ajakku
"Tunggu sebentar, makanlah dulu jika sudah lapar" kata mas kasya, aku pun merasa tidak dihiraukan, aku pun segera pergi dari hadapannya.
Aku tengah duduk dimeja makan dengan abi dan mas faiz.
"Nya, mana gus kasya" tanya abi
"Mas kasya masih dikamar bi, tapi tadi Anya sudah ajak mas kasya, tapi beliau masih ada beberapa tugas yg harus dicek" kataku, abi pun mengangguk, tak lama mas kasya datang
"Maaf bi, kasya tadi masih ada beberapa tugas dari mesir" kata mas kasya yg segera duduk di samping ku
Kami pun makan dengan tenang, selesai makan mas kasya berbicara kepada abi.
"Bi, rencananya kasya mau ajak Anya pulang ke rumah buya, apa boleh" kata mas kasya setelah kami selesai makan
"Nak, Anya sekarang adalah kewajiban mu, abi ikut dengan keputusan mu" kata abi
"Kalo begitu nanti sore kasya mau pulang ke rumah buya bi" kata mas kasya
__ADS_1
"Iya hati-hati, abi titip anya sama kamu nak" kata abi
setelah mas kasya izin kepada abi, mas kasya menyuruhku untuk segera berkemas agar sore nanti tinggal berangkat saja.