
Seperti biasa pria perhitungan kembali berjalan kaki di teriknya matahari yang menembus lapisan kulit terdalam hingga ke tulang rusuk untuk suatu tujuan yaitu menghemat biaya hidupnya
"Kenapa perasaan gw hari ini kok nggak enak, Lebih baik gw hubungi Alenka, dia sudah beberapa hari ini tidak masuk sekolah karena sakit" gumam aldi
"Lenka, kamu mau kakak bawain buah apa hari ini?" tanya Aldi
"Nggak usah kak, aku tahu kakak sedang menghemat uang untuk operasi mama" ucap alenka
"Maafin Kakak ya, Ini semua karena kamu sering menghemat juga uang ongkos dan jajan demi pengobatan mama" ucap Aldi
"Ini kewajiban kita sebagai anak untuk berbakti kepada orang tua" ucap Alenka
"Adik kak Aldi sekarang sudah makin dewasa. Kakak bangga sekali memiliki adik seperti kamu" Puji Aldi
"Iah dong kan yang ajarin hemat itu kakak" ucap Alenka
"Sudahlah kalau cuman buah saja kakak masih bisa untuk membelinya lagian ini demi kesehatan kamu biar demam kamu itu turun" ucap Aldi
"Yasudah, Gimana kakak saja" ucap Alenka
******
Flashback on
Alenka adalah sosok gadis periang yang selalu di sayangi oleh Aldi dan kedua orang tuanya, Namun di sekolah lama dia membuat onar karena di anggap selalu berhemat uang jajan dengan membawa bekal di sekolah dan terjadilah Huru hara karena masalah kotak bekal
"Dasar gadis pelit!" ledek Tania
__ADS_1
"Suka-suka gw mau bagi makanan atau nggak. Ini kan bekel punya gw" ucap Alenka
"Gw kan cuman mau mencicipi saja, tapi lu kok pelit banget" ucap Tania
"Gw bukannya nggak mau berbagi hanya saja gw itu harus mengisi perut gw juga" ucap Alenka
"Hanya satu suap saja pelitnya bukan main"ucap Tania menyenggol bahu dengan sengaja menyalakan kobaran api
Terjadilah pertengkaran hebat di antara mereka, Alenka mulai tak terima dirinya di kasari oleh orang lain, Ia pun mulai menjambak rambut Tania dan membuat onar satu sekolah akibat peristiwa naas yang terjadi di kantin tersebut, Alenka pun di keluarkan dari sekolah karena dunia itu memang selalu berpihak pada siapa yang berkuasa seperti Ayah Tania yang mempunyai kuasa untuk mengeluarkan siapa saja yang mengusiknya
Flashback off
*
*
*
*
"Gimana keadaan kamu sekarang, dek?" tanya Aldi yang membuka pintu kamar Lenka
"Demam aku sudah membaik, kak" ucap Alenka
"Ini Kakak bawa buah naga biar panas dalam dan panas dalam kamu bisa segera sembuh. Besok bareng kakak ya pergi ke sekolahnya" ucap Aldi
"Iah, kak besok aku ikut bareng kakak" ucap Alenka
__ADS_1
"Kakak akan menyewa motor saja biar kakak bisa gojek online plus anter kamu sekolah. Kakak nggak tega lihat kamu ikut menderita juga selama ini. Maafin kakak ya" ucap Aldi
"Memang sudah ada uangnya?" tanya Alenka
"Sudah kok, Kamu tenang ajah kakak dapat dari uang jajan dan ongkos kakak yang selama ini di tabung" ucap Aldi
"Mending kakak beli saja motor bekas dari pada nyewa" ucap Alenka
"Uangnya tidak cukup" ucap Aldi
"Ini tabungan Lenka, Selama ini juga Lenka selalu berhemat. Kakak bisa pakai" ucap Alenka
"Baiklah, Kakak anggap ini sebagai utang" ucap Aldi
"Tidak perlu kak, Lenka ikhlas lagipula kakak tiap hari juga akan antar jemput aku" ucap Alenka
"Nggak bisa pokoknya ini Kak Aldi anggap sebagai utang. Kalau kamu menolak Kakak nggak akan ambil uang ini" ucap Aldi dengan menggerutkan kening
"Oke deh, Dasar Kak Aldi nggak pernah berubah selalu keras kepala kalau sudah ada keinginan" ucap Alenka
"Ini demi kebaikan kamu juga. Kamu susah payah menabung selama ini masa kamu berikan secara cuma-cuma pada kakak" gerutu Aldi
"Iah, gimana kakak saja" ucap Alenka memalingkan wajahnya
bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/ Subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya remaja ini, Semoga bisa menghibur kalian...