
Memaafkan memang hal yang paling sulit di lakukan untuk orang-orang yang memiliki hati yang rapuh seperti Agnes yang sampai saat ini masih belum menerima kepergian Kakek Darma
"Marah-marah yang lu lakuin saat ini nggak akan mengubah kenyataan" ucap Jonathan
"Dasar Kalian semua pembunuh" cibir Agnes
"Jaga bicara lu!" geram Evelyn
"Itu kenyataan kalau lu itu pembunuh" ucap Agnes
"Terserah lu mau bilang apa?! gw lelah debat sama orang yang nggak ngerti-ngerti juga" ucap Evelyn
"Dendam itu nggak baik, Agnes" timpal Jonathan
"Diam lu! nggak usah sok bijak sama gw!" geram Agnes
"Jo, sudahlah kita bicara ini di tempat lain saja," ucap Evelyn sambil menarik lengan Jo
****
Tangan Jonathan di tarik dengan paksa oleh seorang gadis cantik, dengan perasaan yang bergetar di hati Jonathan, kini mereka sedang berada di tengah lapangan yang terbuka dengan terik matahari yang menyengat. Kedua mata mereka saling memandang dengan perasaan yang bercampur aduk
"Efek merasa bersalah kali ya! kenapa hati gw jadi bergetar seperti ini di tatap oleh dia" gumam Jonathan
Dengan menghela nafas yang panjang, akhirnya Jonathan memberanikan diri untuk meminta maaf dengan melakukan yang seperti ala drama
"Aku mohon maafkan aku" pinta Jo dengan berlutut
"Jo, jangan seperti ini" ucap Evelyn
"Maafkan aku dulu baru aku berdiri" ucap Jonathan
__ADS_1
"Baiklah, aku sudah memaafkan kami" ucap Evelyn
"Kalau begitu kamu mau kan jadi teman baik aku lagi?" tanya Jonathan
"Oke" ucap Evelyn
"Makasih banyak, kamu sudah mau jadi teman baik aku lagi" ucap Jonathan
"Ada syaratnya, tapi.." ucap Evelyn
"Syaratnya apa?" tanya Jonathan
"kamu berlari di lapangan sebanyak 100 kali, gimana?" tanya Evelyn
"Hah?! seriusan kamu bilang gini?" tanya Jonathan
"Iah, aku akan jadi teman baik kamu lagi asal kamu memenuhi syarat yang aku pinta tadi" ucap Evelyn
******
Seusai bel berdering, semua siswa-siswi meninggalkan kelas masing-masing untuk pulang ke rumahnya, namun tidak untuk seorang Jonathan. Dia masih mengelus dadanya dan menarik nafas dalam-dalam untuk mengganti baju seragam putih abu-abu dengan setelan olahraga, dia benar-benar menuruti keinginan Evelyn untuk lari di lapangan yang terbuka itu sebanyak 100 kali putaran
Baru saja 10 kali putaran Jonathan sudah berhenti sejenak dia menghapus peluh yang ada di dahi serta wajah tampannya,
"Kamu sudah menyerah??" seru Evelyn dari kejauhan
"Tidak, aku hanya beristirahat sebentar saja" ucap Jonathan
"Baiklah, aku beri waktu 5 menit untuk kamu istirahat sejenak" ucap Evelyn
Setelah lima menit, peluit yang sengaja di pinjam di ruang guru pun ia pakai untuk mengerjai Jonathan
__ADS_1
50 putaran sudah di lalu Jonathan dengan cucuran keringat yang tidak ada hentinya di punggung belakang, dengan nafas yang tersengal-sengal Jonathan meminta waktu istirahat dengan menegukan air mineral ke dalam mulutnya serta membasuh keringat di area wajah serta dahinya yang penuh peluh
"Hmmmm, aku jadi nggak tega liat Jonathan seperti itu" ucap Renata
"Ini hukuman yang pantas" ucap Evelyn
"Tega banget sih Lo sama sepupu gw" kilah Renata
"Gw masih kesel sama dia! lu tahu sendiri dia itu ninggalin gw saat gw minta dia nggak ninggalin gw" sahut Evelyn
"Itu kan sudah lama, jadi ngapain sih lu pusingin masalah kecelakaan tempo hari?" tanya Renata
"Iah lu benar sudah lama dan Jonathan baru minta maaf hari ini plus Agnes juga sudah mengetahui mengenai kasus ini" lirih Evelyn
"Sabar yah my sister kita ini sebagai umat manusia harus saling memaafkan dan memberikan Jonathan satu kali kesempatan untuk dekat lagi sama Lu" bujuk Renata
"Haduh, sejak kapan lu itu jadi penasihat alam seperti ini" ucap Evelyn sambil terkekeh menatap sang sahabat
"Jangan tertawa terbahak-bahak begitu, nggak lucu masa orang secantik gw di ketawain oleh sahabat sendiri" cibir Renata
"Iah, sorry my best friend. Aku lupa kalau kamu itu sensitif" ucap Evelyn
"Lebih baik sekarang lu hentikan hukuman si Jo! kasian dia! bisa-bisa dia pingsan" ucap Renata
"Sejak kapan sih lu jadi care begini" ucap Evelyn
"Jonathan itu kan masih sepupu gw! otomatis gw peduli akan kesehatan dia" ucap Renata
bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga kalian tetap setia untuk membaca kisah ini sampai akhir episode....