Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
41. Kegeraman Agnes


__ADS_3

πŸ“±kring!


πŸ“ž"Halo, saya ingin menagih mengenai surat perjanjian yang telah kita sepakati dalam sebuah materai" ucap Rinto


πŸ“ž"Aldi masih sekolah menengah atas, mana mungkin saya mengatakan kepada anak saya bahwa dirinya akan di nikahkan secepat ini" ucap Baskoro


πŸ“ž"Kita pertemukan dulu anak-anak kita untuk saling mengenal satu sama lain" ucap Rinto


πŸ“ž"Oh, Baiklah saya setuju dengan usul anda" ucap Baskoro


πŸ“ž"Jangan katakan jika kita janjian di sebuah cafe kepada anak-anak agar pertemuan ini di anggap tidak sengaja, bagaimana menurut anda?" tanya Rinto


πŸ“ž"Setuju, saya akan lakukan sesuai dengan instruksi" ucap Baskoro


Tut


Begitulah para pria berbincang-bincang dengan rencana akan mempertemukan keduanya secara tak sengaja, bagaikan drama yang hidup harus di atur oleh sang sutradara


********


Siang hari di sekolah menyengat kulit sang dewa sekolah, ia berjalan dengan tatapan yang selalu tertuju kepada satu gadis yang selalu ia tolak, namun kali ini pandangannya menatap gadis cantik yang di sudut lain, ia merasa bersalah akan kejadian lalu dan hendak mengutarakan permintaan maaf yang selalu tertunda


"Evelyn, boleh kita bicara sebentar?"tanya Jonathan

__ADS_1


"bicara apa?" tanya Evelyn dengan memutar bola mata malas


"Mengenai masalah yang lalu, aku minta maaf" ucap Jonathan


"Nggak perlu udah basi juga," ucap Evelyn dengan nada ketus


"Aku mengerti kamu pasti kecewa saat aku tidak berhasil menolong kamu, tapi dengarkan dulu penjelasan dari aku" pinta Jonathan


"Penjelasan apa lagi? jelas-jelas kamu itu meninggalkan aku saat kecelakaan itu" ucap Evelyn


"Aku tidak bermaksud untuk meninggalkan kamu, tapi saat itu aku hendak meminta bantuan kepada orang lain" ucap Jonathan


"Sama ajah kamu meninggalkan aku! coba waktu itu kamu melompat dan menghentikan kuda putih liat yang aku tunggangi, mungkin aku tidak akan mengalami kecelakaan itu bersama Aldi dan kakek darma yang menjadi korban kecelakaan itu" ucap Evelyn


"Maksud kamu korban itu apa?" tanya Jonathan


Tiba-tiba saja Agnes tanpa sengaja lewat dan mendengarkan semua percakapan mereka


"Jadi kalian juga penyebab Kakek gw meninggal" ucap Agnes


"Agnes?!" Kaget Evelyn


"Sudah gw duga lu lah yang menunggangi kuda liar itu, meski gambar itu di buramkan dalam berita portal" ucap Agnes

__ADS_1


"Jadi Kakek Darma itu adalah kakek kamu?" tanya Jonathan


"Iah, dia kakek yang gw sangat sayangi di dunia ini, gw nggak nyangka kalian juga terlibat dalam peristiwa ini!" geram Agnes


"Gw minta maaf, ini murni kecelakaan" ucap Evelyn


"Gw tanya siapa yang mengajak lu untuk menunggangi kuda liar itu?"tanya Agnes


"Gw yang ajak evelyn untuk berlomba" ucap Jonathan


"Gw nggak nyangka orang yang gw cintai malah membuat kakek gw selamanya pergi dari hidup gw! gw benci sama lu, Jonathan Kartadinata!" geram Agnes


"Oke, gw minta maaf" ucap Jonathan


"Gw nggak akan pernah maafin lu" ucap Agnes


"Sekali lagi gw katakan ini murni kecelakaan, Agnes!" timpal Evelyn


"Kecelakaan ini nggak akan terjadi jika lu nggak melakukan hal yang tidak mampu lu kendalikan" ucap Agnes


Siapa pun pasti pernah mengalami sebuah rasa kecewa yang mendalam atas orang yang di cinta, begitu juga hati Agnes saat ini dia merasakan perasaan cinta itu kini sudah berubah menjadi sebuah rasa kebencian yang mendalam karena sebuah rasa kehilangan akan Kakek yang selalu memberinya sebuah perhatian dan kasih sayang tulus.


bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/ subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya terbaru ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2