
Daun yang hijau berterbangan kian kemarin menyambut kedatangan para anak-anak remaja yang sedang asyik menyantap hidangan sarapan pagi dengan sehelai pemanis buatan berwarna merah muda di atas segepok roti di iringi dengan secangkir susu
"Semalam kita baru sampai, Gw belum sempat ngenalin lu sama sepupu gw" ucap Renata
"Memangnya dia sudah di villa ini?" tanya Evelyn
"Ada kok dia datang tengah malam, keburu lu tidur, Gw nggak enak bangunin lu yang lagi capek" ucap Renata
"Iah, Nggak apa-apa santai ajah. Sekarang kita sarapan dulu sama roti dan susu" ucap Evelyn
"lu sarapan duluan ajah, Gw panggil dulu orangnya" ucap Renata
"Oh, Oke" ucap Evelyn
Tok
Tok
Tok
"Woi, Jonathan bangun! dasar kebo jantan!" ucap Renata
"Apa an si lu! bangunin gw pagi buta gini" ucap Jo mengucek mata'nya sekilas memandang ke arah lawan bicara,. Namun kembali memeluk guling
"Udah siang gini di bilang pagi buta, Cepat bangun" ucap Renata sambil menarik-narik baju tidur Jo
"Rusak woi! baju tidur mahal gw! gw masih ngantuk tahu! lagipula untuk apa sih lu ke kamar dan bangunin gw!" geram Jo
__ADS_1
"Gw mau kenalin lu sama teman gw" ucap Renata
"Males akh, Ngapain sih pake acara kenalan segala apa lagi ini masih pagi, Gw masih ingin hibernasi" ucap Jo
"Vila ini milik teman gw, Dia itu konglomerat, Lu nggak akan nyesel kenalan sama dia" ucap Renata
"Lu masih tetap sama ya! Gila harta! lu kan kaya raya juga" ucap Jo
"Gw nggak seperti yang lu pikirkan, lagipula dia lebih kaya dari gw, lu harus dapatin hati dia dulu baru gw akan pertimbangkan pernyataan cinta lu" ucap Renata
"Kok pakai acara di pertimbangkan segala! gw maunya lu yang jadi cewek gw! bukan temen lu" ucap Jonathan
"Gw ngaku ke temen gw itu kalau lu itu sepupu gw! pokoknya lu harus deketin dia dan ngaku kalai lu sepupu gw" ucap Renata
"Iya, Oke. Gw akan kenalan sama dia. Everything for you!" goda Jo
"Jangan panggil itu, Nanti semua orang akan salah paham" ucap Renata
"Nggak akan! ngapain gw nyesel! udah ayo kita keluar" ucap Renata sambil menarik tangan Jo
"Iya-iya, tapi gw mandi dulu. Mau ikut?" ucap Jonathan
"Ih, nggak mau. Gw tunggu di luar ajah" ucap Renata
*****
Selang waktu berganti, Kini Jo sudah siap untuk berpenampilan kece ala boy band Korea, Dia adalah sosok yang hanya mencintai Renata, Itulah mengapa sikapnya pada semua gadis selama ini dingin
__ADS_1
"Banyak yang tergila-gila sama gw, tapi kenapa sulit banget dari dulu dapatin hati seorang Renata! dan sekarang dia malah jodohin gw sama teman dia sendiri! Dia nggak pernah mikirin perasan gw! kalau gitu gw akan bikin dia cemburu dengan gw berpacaran sama teman yang akan di kenalin'nya" gumam Jonathan
******
Drrrt.....Drrrt
"Aldi, Ini Renata. Apa kamu sibuk?" tanya Renata
"Sibuk, Gw lagi kerja paruh waktu"ucap Aldi
"Rajin banget, Ini kan akhir pekan" ucap Renata
"Justru karena ini akhir pekan penumpang gw jadi banyak"ucap Aldi
"Tipe pekerja keras yang seperti kamu jarang di temui. Aku menghubungi kamu untuk mengajak kamu ke puncak tadinya" ucap Renata dengan nada lembut
"Bisa saja lu, Yasudah ya. Gw lanjut kerja dulu dan sorry ajh gw nggak bisa datang di acara kalian" ucap Aldi
Tut..
*****
"Renata lagi dan lagi dia menghubungi pria perhitungan itu, Akan aku beri pelajaran dia karena sudah berani menggangu cewek yang gw cinta" gumam Jo dengan mengepalkan kedua tangannya
"Hei, telepon siapa sih?" tanya Jo dari belakang
"Eh, kok lu udah di sini ajah. Udah beres. Hayu akh kita ke sana" ucap Renata
__ADS_1
"Pokoknya gw harus deketin Jo sama Evelyn, Biar Jo nggak ganggu gw saat gw deketin Aldi" Gumam Renata
bersambung ...