
Gedung yang menjulang tinggi itu adalah milik seorang pria yang kini sedang menengadah kepalanya ke langit-langit, Ia berpikir dengan kepala dingin untuk mengembalikan putra mahkotanya dalam pangkuan
"Kalau acara ulang tahun kejutan ini tidak berhasil juga untuk mengembalikan putra semata wayangku dalam mansion, Aku harus bagaimana lagi ya untuk bisa mengembalikan Junior dalam keluarga Kartadinata" gumam Wildan
Di tengah lamunan itu, Seseorang di ambang pintu mengetuk beberapa kali, namun tak di gubris oleh sang empunya, akhirnya Theo pun langsung berinisiatif untuk masuk ke dalam ruangan besar milik big bos dengan cara menerobosnya
Tok
Tok
Tok
"Permisi, Tuan besar" ucap Theo
"Kamu kok nggak sopan masuk ke ruangan saya tanpa mengetuk pintu" ucap Wildan
"Tuan besar, Saya sudah mengetuk beberapa kali, namun tidak ada sanggahan makanya saya menerobos masuk ke dalam karena ada yang penting untuk di bicarakan
"Katakan saja, ada kepentingan apa kamu sampai menerobos masuk ke sini?" tanya Wildan
"Baiklah,Tuan besar. Saya menerobos masuk ke ruangan ini karena saya ingin memberitahukan bahwa semua persiapan pesta acara ulang tahun Tuan muda Junior sudah selesai" ucap Theo
"Good Job!" puji Wildan
__ADS_1
"Terima kasih, Tuan besar" ucap Theo
"Pastikan anak-anak sekolah itu berpindah villa ke sebelah acara kejutan itu sebelum Junior mengetahuinya. Kamu bisa susun sedemikian rupa hingga Junior terkejut dan bahagia, kamu mengerti kan?!" titah Wildan
"Mengerti ,Tuan besar"ucap Theo
*
*
*
Angin kencang serta hujan deras melanda perjalanan bus pariwisata, mereka pun akhirnya memutuskan utuk memberhentikan sejenak perjalanan untuk pergi ke Bogor
^^^
"Kenapa bus ini berhenti, Bu?" tanya salah satu murid
"Anak-anak kalian tenang dulu ya, kita berhenti sejenak karena ada hujan lebat serta ada angin ****** beliung di luar sangat berbahaya untuk kita lanjutkan perjalanan menuju kota Bogor" ucap Bu guru
"Iya, Bu guru" ucap serentak Anak-anak
__ADS_1
"Sambil menunggu kalian bisa memakan cemilan dan menikmati band One Star akan menghibur kalian selama menunggu ya" ucap Bu guru
...Pilihan Hati...
...Mengapa cinta ini tak bisa ku ungkapkan lewat kata...
...selalu ku pendam rasa ini dalam dadaku...
...Reff...
...maafkan aku harus pergi...
...bersama cinta ku...
...aku yakin kau bahagia dengan pilihan hatimu...
Alunan merdu berdendang runcing di kalbu sanubari Aldi, semua orang terpanah akan suara emas Aldi yang kian hari makin membius para penonton yang menyimak band one star dalam bus tersebut, Padahal di luar sana angin semakin kencang berhembus kian kemari membawa bus tersebut dalam lingkaran kegelapan
Bahkan Evelyn pun mematung menyaksikan penampilan Aldi yang memukau hatinya menyebabkan porak poranda dalam lubuk hati terdalamnya karena lirik lagunya sangat persis dengan yang di alaminya
"Apa yang di bilang Alenka ada benarnya juga, lebih baik aku menyatakan perasaan aku terlebih dahulu di bandingkan aku harus memendamnya seorang diri, meskipun aku malu sekali untuk menyatakan perasaan ini terlebih dulu" gumam Evelyn
Bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua yang sudah setia membaca novel aku yang receh ini. Aku harap kalian semua bisa terus setia menikmati novel ini....