
Hingga sampai saat ini, Aldi masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya bukan anak dari Baskoro, melainkan anak dari keluarga Kartadinata yang terkenal sebagai pengusaha yang sukses dalam bidang manufaktur
Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengoperasikan peralatan, mesin dan tenaga kerja dalam suatu medium proses untuk mengolah bahan baku, suku cadang, dan komponen lain untuk diproduksi menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual yang tinggi
Pabrik Tekstil yang di bangun susah payah ini mengolah kapas menjadi benang, lalu benang menjadi suatu kain, dan kain tersebut di olah kembali menjadi suatu pakaian seperti baju, celana, dan lain-lain
Keluarga Kartadinata Group tak hanya memiliki pabrik tekstil saja tapi ada pabrik elektronik juga seperti Televisi, komputer, handphone, mesin cuci. Semua di olah dalam pabrik itu terkecuali otomotif yang sedang ingin di bangun oleh Wildan Kartadinata
"Tuan besar" panggil Theo
"Ada apa?" tanya Wildan
"Ada kabar baik mengenai mobil Tuan muda Junior" ucap Theo
"Apa memangnya?" tanya Wildan
"Mobil Tuan muda Junior akan tiba dalam waktu satu minggu lagi" ucap Theo
"Tau dari mana kamu?" tanya Wildan
"Showroom mobil langganan Tuan besar menghubungi saya" ucap Theo
"Baguslah, nanti kamu tolong hias saja saja mobil itu pakai pita merah"ucap Wildan
"Siap, Tuan besar" ucap Theo
"Satu lagi kamu tolong siapkan pesta sebelah villa sekolah yang akan di adakan bulan depan" ucap Wildan
"Siap, Tuan besar Saya akan siapkan hari ini semua kebutuhan pesta ulang tahun" ucap Theo
*
__ADS_1
*
*
Dalam ruang kelas, mata Aldi selalu melirik Evelyn yang sedang asyik bercengkrama dengan Renata. Diam-diam Aldi ingin sekali mendengarkan isi dari percakapan yang mereka lakukan
"Evelyn, gimana hubungan kamu dengan Jonathan?" tanya Renata
"Lancar sejauh ini" ucap Evelyn
"Baguslah kalau hubungan kamu lancar sama Jonathan" ucap Renata
"Ini semua ide adiknya Aldi, si Alenka dia menyuruhku untuk melakukan sandiwara ini agar Aldi cemburu" bisik Evelyn
"Gw udah tahu ini semua rekayasa kok" ucap Renata
"Tau dari mana lu?" tanya Evelyn
Flashback on
Setelah kepergian Aldi, Jonathan memberi penjelasan kepada Renata karena pada saat itu Renata sedang di Landa oleh api kecemburuan melihat kekasihnya kini di antar-jemput oleh sahabat karibnya
"Renata kamu jangan marah ya" ucap Jonathan
"Kenapa juga aku harus marah" ucap Renata
"Tadi kamu membanting pintu kelas" ucap Jonathan
"Nggak tuh, itu hanya perasan kamu saja" ucap Renata
"Jangan bohong! pasti kamu sedang cemburu kan" ucap Jonathan
__ADS_1
"Nggak ikh! ngapain juga aku cemburu sama orang seperti kamu yang plin- plan hatinya"geram Renata
"Kamu jangan asal nuduh! hati aku jelas-jelas hanya untuk kamu! kenapa kamu berpikir begitu?" tanya Jonathan
"Buktinya kamu setiap hari antar-jemput Evelyn ke sekolah seperti orang pacaran saja!" ledek Renata
"Aku memang pacar Evelyn" ucap Jonathan
"Tuh kan!" gerutu Renata
"Dengerin dulu, Aku belum selesai bicara! Evelyn itu memang pacar aku dalam sandiwara untuk membuat Aldi itu cemburu" ucap Jonathan
"Oh, kenapa Evelyn tidak cerita pada aku! membuat aku salah paham" ucap Renata
"Dia belum sempat kali kasih tahu kamu" ucap Jonathan
"Iya juga sih, Aku akhir-akhir ini sibuk dengan tugas sekolah" ucap Renata
"Bisa saja Evelyn juga lupa memberitahu kamu. Sekarang kamu nggak usah marah-marah ke aku atau Evelyn lagi" ucap Jonathan
"Iya-iya, terus rencana membuat Aldi cemburu berhasil nggak?" tanya Renata
"Sejauh ini sih sepertinya sangat berhasil hanya saja perlu waktu agar Aldi mengungkapkan perasaanya pada Evelyn" ucap Jonathan
Flashback off
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1