Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
46. Menemani ke Supermarket


__ADS_3

Setelah berbincang-bincang cukup lama, akhirnya mereka masuk ke dalam supermarket "Serba Ada" yang menyediakan keperluan untuk sehari-hari seperti berbagai dasar kebutuhan pokok manusia yaitu sembako, cemilan ringan serta minuman dari yang bersoda hingga beralkohol


"Lenka, kamu mau belanja apa ajah?" tanya Aldi sambil mendorong trolly


"Beras, minyak, gula, terigu, dan bahan-bahan lain untuk bisnis catering" ucap Alenka


"Jadi kamu ajak aku ke supermarket untuk persiapan catering?" tanya Aldi


"Iya" ucap Alenka


"CK! kamu ini benar-benar merepotkan kakak, padahal Kaka mau cari penumpang plus juga kakak mau cari job lain selain ini" gerutu Aldi


"Temenin sebentar, aku nggak kuat angkat beras 5 kg ini"ucap Alenka


"Akh, kamu ini manja sekali! beras 5 kg itu nggak berat. Kamu bisa memakai trolly ini" ucap Aldi


"Aku tahu trolly ini bisa membantu aku hanya sampai lobby depan saja, tapi tidak sampai masuk rumah juga kan" ucap Alenka


"Iya-iya, bawel! bilang saja kalau kamu itu butuh kakak untuk membantu membawa semua belanja kamu ini" ucap Aldi


"Iya deh, iya! jangan marah gitu dong kak, nanti cepat tua ubanan mau?" tanya Alenka


"Nggak akan kakak ini akan awet muda selama-lamanya," ucap Aldi dengan terkekeh


"yang ada juga kakak itu awet tua bukan awet muda! kelamaan jomblo sih" ledek Alenka

__ADS_1


"Kamu ya jangan meledek kakak seperti itu! nggak baik tahu" ucap Aldi


"Tahu apa tempe, Kak" usil Alenka


"Kakak serius tahu" ucap Aldi


"Iya-iya, maaf" ucap Alenka


Alenka pun akhirnya kembali memenuhi trolly belanjaan dengan


berbagai macam kebutuhan untuk memulai bisnis catering yang ia inginkan


"Sudah selesai di bayar?" tanya Aldi


"Sedih kenapa? tanya Aldi


"karena Lenka sudah kehilangan seluruh tabungan Lenka untuk belanja banyak kebutuhan catering" ucap Alenka


"Percayalah apa yang kamu tanam hari ini akan menghasilkan buah suatu hari nanti" ucap Aldi


"Iya, Kak. Lenka percaya suatu hari lenka akan sukses bersama dengan Kak Aldi juga" ucap Alenka


********


Sementara itu di sisi lain, Evelyn merasa sangat gusar dengan pernyataan yang di lontarkan oleh Renata dan Jonathan. Dia tak percaya sahabat baiknya telah membodohi dirinya selama ini demi kepetingan pribadinya.

__ADS_1


"Ngaku sahabat tapi bisa-bisanya manfaatin gw! sampai-sampai gw kena celaka akibat dia mau jodohin gw sama si Jonathan" geram Evelyn dalam hatinya


"Maafin gw Lyn" ucap Renata


"Maafin gw juga ya, Lyn. Sebagai gantinya gw akan jelasin masalah ini ke Aldi" ucap Jonathan


"Terserah kalian, gw mau pulang," pamit Evelyn memutar badannya


"Gara-gara lu ungkap kebenaran ini! si Evelyn jadi marah kan ke gw" ucap Renata


"kamu nggak perlu marah, Evelyn pasti akan memaafkan kita kok" ucap Jonathan


"Maafin gimana?! dia itu kalau marah akan lama" ungkap Renata


"Kalau orang marah itu butuh waktu, jadi kamu jangan terpancing emosi juga" ucap Jonathan


"Awas ajah kalau Evelyn nggak mau maafin gw, lu harus tanggung jawab" ancam Renata


"Waduh pacar aku galak banget sih, tapi aku suka" goda Jonathan


Bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2