Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
71. Alenka Mengungkapkan Kebenaran


__ADS_3

Setiap insan di dunia ini tak lepas akan yang namanya rasa jatuh cinta. Kalau kita jatuh cinta, kita juga harus siap menerima perasaan sakit hati kehilangan orang tercinta bersama dengan orang lain karena melepaskan orang tercinta lebih baik di bandingkan harus mengejar cinta yang tak pernah di dapatkan


"Hati aku hancur tapi ini yang terbaik buat Evelyn," ucap Aldi sambil memandang foto Evelyn dalam layar ponsel pintar berwarna hitam


"Kak" panggil Alenka


"Apa? main masuk ajah dalam kamar kakak itu tidak baik tahu! anak gadis masuk sini" gerutu Aldi


"Maaf abisnya pintu Kakak terbuka begitu saja, jadi aku masuk. Kakak kenapa murung begitu?" tanya Alenka


"Nggak apa-apa" ucap Aldi


"Jangan bohong sama adik sendiri. Aku hafal betul kalau kakak sedang sedih" ucap Alenka


"Iya, Kakak memang lagi sedih harus melepaskan orang yang Kakak sayang" lirih Aldi


"What?! melepas? bukankah kakak akan menembak kak Evelyn?" tanya Alenka


"Nggak jadi" ucap Aldi


"Kenapa nggak jadi, Kak?" tanya Alenka


"Kakak nggak mau Evelyn nggak bahagia kalau kakak tembak dia, sedangkan dia sudah sama Jonathan" ucap Aldi

__ADS_1


"Hmmmm, apa ini aku kasih tau saja ke Kak Aldi ya mengenai sandiwara antara Kak Evelyn dan Kak Jonathan" gumam Alenka


"Hei!! kenapa jadi kamu yang melamun" seru Aldi


"Eh, iya-iya! maaf aku khilaf! abisnya aku lagi pusing sesuatu" ucap Alenka


"Pusing apa sih? kamu ada masalah sama siapa? biar kakak bantu" ucap Aldi


"Bukan masalah kak, tapi aku menyembunyikan hal besar" ucap Alenka


"Hah?! kamu menyembunyikan apa? uang?" tanya Aldi


"Dasar Abang mata duitan," ucap Alenka sambil terkekeh


"Apa termasuk persoalan cinta juga harus di hitung, begitu?" tanya Alenka


"Iya, kalau cinta sama orang kan kita harus banyak pengeluaran! contohnya makan harus traktir pasangan, harus beliin kado di hari ulang taun, dan lain-lain" ucap Aldi


"Nggak semua hal bisa di perhitungkan termasuk cinta!" geram Alenka


"Makanya Kakak nggak berani untuk menembak Evelyn selama ini dan bodohnya sekarang keduluan sama Jonathan yang kalau di pikir-pikir stratanya sama Evelyn sama! nggak kayak kakak yang hanya tukang gojek online, hidup serba kekurangan seperti ini. Dia pantas bahagia bersama yang levelnya sama" ucap Aldi


"Ubah pola pikir, Kakak! nggak semua hal bisa di hitung seperti itu! cinta itu nggak harus perhitungan" ucap Alenka

__ADS_1


"Benar juga sih kata kamu" ucap Aldi


"Kalau perkataan aku benar, Kakak harus segera menemui Evelyn untuk menyatakan perasaan kakak ini sebelum Evelyn menjadi pacar asli Jonathan" ucap Alenka


"Maksud kamu selama ini mereka pacaran bohongan gitu?" tanya Aldi


"Iya, Kak" ucap Alenka


"Tahu dari mana kamu?" tanya Aldi


"Sebenarnya aku yang merencanakan ini semua bersama Kak Evelyn" ucap Alenka


"Apa?! kurang ajar kamu ya! berani nikak Kakak kamu sendiri dari belakang!" geram Aldi


"Kak Evelyn ingin melihat sendiri perasaan Kakak itu cemburu apa nggak! nyatanya akting Kakak cukup pandai membuat Kak Evelyn menjadi marah" ucap Aldi


"Akting apa sih?! Kakak nggak lagi akting! memang Kakak melepaskan Evelyn karena Kakak akan segera bertunangan dengan Agnes dalam dua hari ini" ucap Aldi


"What?!" kaget Alenka


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2