
Cleaning service itu pun bergegas keluar dari dalam kamar mandi menuju ruang kerja Pak Rinto untuk kembali berpura-pura membersihkan ruangan besar tersebut.
Dengan langkah gontai, Theo pun mulai menggosok meja kerja yang kotor lalu membersihkannya dengan kanebo yang sudah di bawanya. Namun tiba-tiba saja panggilan itu mengagetkan dirinya menjadi tertegun menatap sang majikan.
"Hei, Office Boy," hardik Rinto dengan membusungkan dadanya
"Ya, ada yang bisa saya bantu lagi, Pak?"tanya Office Boy
"Kamu mendengar pembicaraan saya dengan putri saya di telepon?" tanya Rinto
"Tidak, Pak. Saya hanya fokus untuk membersihkan kamar mandi yang kotor itu," ucap Office Boy
"Jangan bohong kamu," hardik Rinto
"Saya nggak bohong, Pak. Saya mengatakan yang sejujur-jujurnya," ucap Office Boy menundukan kepalanya.
"Awas ya kamu berani bohong sama saya, Kamu saya pecat," ancam Rinto
"Jangan Pak, saya masih ingin bekerja di sini," ucap Office Boy
"Kalau kamu ingin masih bekerja di sini, maka apa pun yang barusan kamu dengar atau tidak kamu dengar jangan sampai bocor kepada orang lain, Kamu paham?!" bentak Rinto
"Baik, Pak saya paham," ucap Office Boy
__ADS_1
"Kamu bisa keluar sekarang," usir Rinto
Pengusiran yang terjadi membuat Theo naik pitam, ingin sekali menghajar manusia durjana yang ada di depan matanya, hingga babak belur. Namun niatnya terhenti karena ia sudah memiliki bukti kuat untuk menekan dia suatu hari nanti jika dia berulah ingin menikahkan Tuan muda dengan anak durjana.
π±Kring
π"Tuan muda, Apa anda sudah selesai belajar mobil?" tanya Theo
π"Sebentar lagi sudah selesai," ucap Aldi
π"Kalau begitu sekarang saya jemput Tuan muda untuk langsung pindahan dari rumah lama Tuan muda," ucap Theo
π"Ya, terserah deh," ucap Aldi
Tut
"Papa, makasih sudah merawat Aldi selama ini," ucap Aldi
"Papa pasti akan merindukan kamu, nak," ucap Baroto
"Papa tenang saja Aldi akan sering mengunjungi Papa dan Alenka karena Aldi akan tetap menganggap papa sebagai orang tua Aldi serta Alenka sebagai adik Aldi yang sangat Aldi sayangi," ucap Aldi
"Makasih, Nak. Kamu memang anak yang berbakti kepada orang tua," ucap Baroto
__ADS_1
"Lenka, Kamu jaga Papa ya.," ucap Aldi
"Iya, Kak," lirih Alenka
"Kamu jangan ikutan sedih juga dong! kakak hanya pindah rumah saja, tapi bukan berarti Kakak tidak akan ke sini lagi," ucap Aldi
"Iya, Kak. Lenka mengerti," ucap Alenka
"Satu lagi pesan Kakak, jangan sampai orang-orang pada tahu ini semua ya karena Kakak nggak mau mereka tahu mengenai jati diri Kakak yang sebenarnya," ucap Aldi
"Siap, Kak, tapi bagaimana dengan Evelyn?" tanya Alenka
"Kakak akan menyatakan perasaan Kakak padanya saat acara sekolah berikutnya," ucap Aldi
"Oh, lalu dengan Agnes tunangan Kakak gimana?" tanya Alenka
"Aku dan Agnes nggak pernah saling cinta! kita hanya di jodohkan," ucap Aldi
"Apa Kakak akan melanggar amanah dari Kakek Darma?" tanya Alenka
"Tidak, Kakak akan tetap menjaga Agnes sesuai amanah Kakek Darma, namun tidak untuk menikahinya," ucap Aldi
Bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...