Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
40. Aldi Shock


__ADS_3

Kebenaran memang sesuatu hal yang sangat menyakitkan, tetapi akan lebih baik berkata jujur di bandingkan harus menutup suatu kebenaran dengan kebohongan yang suatu hari akan terungkap seperti bom waktu


"Papa pasti lagi becanda kan?" tanya Aldi dengan cengengesan


"Aldi, Papa nggak lagi becanda. Papa serius mengatakan kebenaran ini" ucap Baskoro


"Kenapa Papa baru bilang sekarang?" tanya Aldi


"Karena mama kamu selama ini melarang papa memberitahukan kebenaran ini, Mama kamu sangat menyayangi kamu seperti anak kandung sendiri" ucap Baskoro


"Aku nggak nyangka kalau Kakak bukan kakak kandung aku, tapi kakak tenang saja Alenka juga seperti mama akan menganggap kalau kakak adalah Kakak kandung" timpal Alenka


"Makasih Lenka! kamu memang adik kakak yang paling kakak sayangi" ucap Aldi memeluk adiknya


Awalnya Aldi sangat shock menerima semua kenyataan pahit ini, bahwa dirinya bukan anak kandung dari Baskoro dan Hesti. Aldi hanya bisa menghela napas berkali-kali


Baskoro pun mulai menceritakan kejadian pada masa lampau mengenai Aldi kecil yang di temukan pada usia dua tahun, saat Baskoro mengantarkan Hesti pergi ke rumah sakit bersalin

__ADS_1


"Sebenarnya papa menemukan kamu di jalan raya saat mama dan papa sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit bersalin, Kamu di temukan saat berumur dua tahun" timpal Baskoro


"Makasih, papa sudah memberitahukan kebenaran ini kepada aku" ucap Aldi


"Sama-sama, nak! semoga dengan kamu mengetahui jati diri kamu, kamu bisa menemukan orang tua kandung kamu," ucap Baskoro mengeluarkan sebuah kalung permata biru berinisial J dengan ukiran K


"I-ini apa?" tanya Aldi


"Ini kalung yang kami temukan dulu kamu simpan saja karena ini kalung ini kecil, cocok untuk umur dua tahun" ucap Baskoro


"Aku bisa jadikan ini gelang di tangan Aldi," ucap Aldi sambil melingkarkan inisial J itu dalam gelang miliknya


"Iya, simpan itu baik-baik sebagai pengikat dan kenangan antara kamu dengan orang tua kandungmu" ucap Baskoro


"Makasih, Pah" ucap Aldi


*******

__ADS_1


Pagi hari yang buta, seorang pria mengambil sebuah surat perjanjian di nakas yang telah di materaikan oleh Baroto, lalu ia mengeluarkan sebongkah rokok dan menghisapnya


Lelaki dewasa berusia empat puluh lima tahun ini tersenyum tipis sendiri melihat isi dari surat perjanjian yang telah di sepakati oleh Baroto


Ia mengetahui sesuatu yang ia simpan puluhan tahun bahwa diam-diam dia menyelidiki keluarga Kartadinata, sesungguhnya Jonathan Kartadinata itu hanyalah anak angkat keluarga kartadinata yang di pungut dari sebuah panti asuhan untuk menutupi hilangnya Junior kartadinata, Wilson sengaja mengganti nama Junior menjadi Jonatan karena dia tidak ingin nama pemberian dari mendiang istrinya di gantikan begitu saja.


"Agnes nggak mau di johodin sebelum masalah kakek Darma, Papi urus" ucap Agnes


"Sudahlah jangan perpanjang lagi masalah Kakek kesayangan kamu itu! kamu harus belajar mengikhlaskan Kakek Darma memang sudah takdir ilahi" ucap Rinto


"Memang siapa sih yang papi mau jodohkan dengan aku?" tanya Agnes


"Nanti akan papi perkenalkan langsung kepada kamu" ucap Rinto


"Aku harus segera menikahkan anak kesayanganku dengan anak keturunan Kartadinata dengan begitu aku tidak akan pusing lagi memikirkan hutang yang menjerat aku saat ini" gumam Rinto sanjaya


bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/Subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2