
Satu Minggu kemudian, keadaan Aldi berangsur-angsur membaik oleh tim medis yang cekatan menangani Aldi
"Kalau aku sederajat dengan Evelyn, itu artinya aku bisa bersatu sama dia, tapi bagaimana dengan Amanah Kakek Darma. Aku jadi pusing" gumam Aldi
"My son, Kamu kenapa?" tanya Wildan menatap raut muka cemberut sang anak
"Aku lagi pusing masalah wanita, Dad" ucap Aldi
"Kamu ini kan masih remaja ngapain juga kamu pusing masalah wanita" ucap Wildan
"Sebenarnya aku sudah punya tunangan, Dad" ucap Aldi
"What?! tunangan tanpa restu Daddy? siapa gadis itu yang bisa memikat hati anak Daddy" ucap Wildan
"Gadis itu teman sekolah aku, tapi aku terpaksa bertunangan dengan dia" ucap Aldi
"Kenapa terpaksa?" tanya Wildan
"Hanya karena amanah dari Kakek Darma yang meninggal akibat aku tidak hati-hati dalam mengendari motor"ucap Aldi
"What?! hanya karena hal itu saja sampai kamu harus menerima gadis itu sebagai tunangan kamu? sampai-sampai Daddy kamu sendiri tidak kamu undang dalam pesta tunangan" kaget Wildan
__ADS_1
"Masalahnya Kakek Darma mendatangi aku langsung lewat mimpi untuk menjaga cucunya yang bernama Agnes" ucap Aldi
"Jangan korbankan perasaan kamu hanya demi amanah orang asing" ucap Wildan
"Daddy benar, Aku sama sekali nggak suka sama gadis itu karena yang aku sukai adalah Evelyn. Gadis yang memikat aku dari pandangan pertama awal pertemuan" ucap Aldi
"Perjuangkan cinta kamu, My son! jangan sampai gadis itu pergi bersama pria lain karena patah hati melihat kamu bertunangan dengan wanita lain" ucap Wildan
"Baiklah, tapi bagaimana dengan papa Baroto, dia sudah ada kesepakatan dengan Ayahnya Agnes yaitu Pak Rinto karena dulu mama aku butuh biaya operasi untuk rumah sakit" ucap Aldi
"Kamu ini pewaris tahta kartadinata Group untuk apa memusingkan hal sepele sepeti itu. Kamu cukup diam biar Theo asisten Daddy yang urus masalah utang Pak Baroto dengan Ayahnya Agnes, Namanya siapa?" tanya Wildan
"Rinto Sanjaya" ucap Aldi
"Kenapa memang dengan keluarga Sanjaya, Dad?" tanya Aldi
"Perusahaan Sanjaya itu sedang mengalami defisit dan terlilit hutang yang cukup besar" ucap Wildan
"Tapi dia bisa meminjamkan uang kepada Papa Baroto" ucap Aldi
"Sepertinya ada udang di balik batu, Kamu mengerti kan maksud istilah Daddy ini" ucap Wildan
__ADS_1
"Iah, Aku mengerti maksud Daddy, namun yang lebih heran utang itu di bayar dengan cara aku harus bertunangan dan menikah dengan putrinya" ucap Aldi
"Seperti yang Daddy bilang dia ingin memanfaatkan kamu sebagai keluarga Kartadinata, tapi yang Daddy nggak habis pikir kenapa dia bisa tahu kalau kamu itu anak kandung saya sebelum saya mengetahuinya" ucap Wildan
"Sebaiknya Daddy selidiki saja kasus ini kepada anak buah kepercayaan Daddy" ucap Aldi
"Pasti dong Daddy selidiki kasus ini apa lagi ini menyangkut dengan kebahagiaan anak kesayangan Daddy satu-satunya" ucap Wildan
"Makasih, Daddy" ucap Aldi
******
Sebelumnya memang Wildan sudah mengetahui bahwa perusahaan Sanjaya itu akan gulung tikar dari salah satu kerabat terdekat Wildan
"Theo, selidiki lagi Rinto Sanjaya yang merampas kebahagiaan anak saya dengan cara memaksa anak saya untuk bertunangan dengan anak dia tanpa sepengetahuan saya terlebih dulu" ucap Wildan
"Baik, Tuan besar saya akan selidiki Rinto Sanjaya kembali" ucap Theo
Bersambung....
...Jangan lupa ya untuk memberikan dukungan kalian dengan cara like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebqgai favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...