Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
4. POV Geraldi Bagaskara Wiranto


__ADS_3

Saat terik mentari menyelinap masuk ke arah jendela kamar kecil'ku, Aku hendak melangkahkan kaki menuruni anak tangga kamar mandi yang berada di lantai bawah karena di kamar'ku tak pernah ada kamar mandi selain dua kamar yang terbelah untuk adik manja'ku


"Sudah jam 6 subuh, Aku masih ngantuk, tapi aku harus berangkat di pagi buta ini agar tidak terlambat untuk masuk sekolah" ucap Aldi menghela napas


Satu persatu anak tangga aku arungi dengan langkah tergesa-gesa, Aku melihat mama meneteskan air mata lalu menyeka sambil menutup kembali sepucuk surat yang ia taruh di lemari pipih tersebut. Aku mulai penasaran mengenai isi amplop berwarna putih yang di sembunyikan lalu ketika mama hendak pergi untuk memasak. Aku pun juga bersembunyi kembali dalam balik pintu hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk masuk secara diam-diam ke kamar orang tuaku untuk mengintip isi surat tersebut, ketika papa'ku masih tertidur pulas dengan menghadap arah sebaliknya dari hadapan'ku saat tertidur Aku pun langsung beraksi melakukan yang ingin aku lakukan dengan sigap aku membuka kunci lemari itu, Untung saja kuncinya tergeletak begitu saja karena pasti mama lupa untuk menyimpan kembali di tempat yang dia sembunyikan


"Syukurlah, Papa masih tidur"gumam Aldi sambil celingak-celinguk seperti seorang pencuri


Srek!

__ADS_1


Begitu surat itu terbuka, Betapa kagetnya Seorang pria remaja yang masih berusia 17 tahun ini harus mengetahui kenyataan pahit mengenai ibunya yang terkena sakit tumor rahim


"Hah?! jadi mama selama ini menderita penyakit berbahaya ini, Apa aku harus memberitahu Alenka dan papa mengenai hal ini? atau nanti saja saat mama sendiri yang berbicara pada mereka" gumam Aldi menutup kembali isi dalam surat tersebut dan meletakan kembali di dalam lemari pipih


Aku selalu berjanji pada diriku sendiri untuk belajar dengan rajin dan menghemat kebutuhan yang bisa aku tabung untuk biaya operasi mama


"Aku harus mencari kerja tambahan untuk membantu biaya operasi mama serta pengobatan'nya" gumam aldi


Jarak kami berdua tak jauh berbeda hanya selisih dua tahun saja, hingga orang-orang menyangka kalau kami ini adalah sepasang kekasih. Nyatanya kami saudara kandung yang tak bisa terpisahkan

__ADS_1


Suatu hari tanpa sengaja aku bertatap muka dengan seorang gadis cantik yang membuat aku jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi dia begitu sombong dengan kereta kencana yang ia punya. Aku pun bersumpah akan memendam rasa ini serta aku kubur dalam-dalam sehingga aku tidak akan merasakan sakit hati.


Tak di sangka juga gadis yang aku cintai itu adalah murid pindahan dari surabaya dan betapa terkejut sekaligus bahagia dia yang ku cintai berada di sampingku


Aku tersenyum dalam diam melirik sekilas gadis yang berada di sampingku, Seolah tak percaya dirinya tepat di sampingku. Aku menepis semua rasa ini karena tujuan ku bukan untuk cinta melainkan membantu pengobatan mama yang telah bersusah payah melahirkan dan membesarkan aku.


bersambung....


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...

__ADS_1


...Terima Kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2