
Theo pun mulai bergegas untuk menuruni pohon rindang di belakang sekolah tersebut dengan langkah hati-hati agar tidak di ketahui oleh orang lain sebagai penyelundup
Demi keselamatannya, Theo pun melirik ke area sekitar bawah untuk memastikan bahwa tidak ada orang di sana, ketika di lihatnya ada penjaga kebersihan sekolah yang sedang membersihkan rumput yang lebat di area sekitar halaman belakang, Theo pun mulai naik kembali ke atas pohon rindang agar tidak terlihat oleh penjaga kebersihan sekolah
Dengan menghela napas panjang, Theo berhasil lolos dari penjaga kebersihan sekolah yang sedari tadi melirik ke kanan ke kiri akibat ada suara kebisingan yang terjadi, namun karena penjaga kebersihan sekolah itu tidak menemukan sumber kebisingan tersebut, Ia pun mulai melanjutkan tugasnya untuk membersihkan rumput besar yang mulai tumbuh lebat
Dengan extra kesabaran Theo menunggu petugas kebersihan itu selesai membersihkan rumput hijau
lalu pergi, Theo pun bergegas dengan cepat menuruni pohon rindang lalu meloncat ke pagar sekolah untuk pergi ke showroom mobil langganan sang majikan
^^^
(hanya ilustrasi)^^^
"Sihlahkan masuk, Tuan Theo" sambut Burhan sang manager
"Terima kasih, Pak Burhan" ucap Theo
"Tumben sekali Tuan Theo mampir di showroom ini" ucap Burhan
"Saya hanya di perintahkan oleh Tuan besar untuk membeli sebuah mobil lamborghini berwarna merah, Apa di sini masih tersedia stoknya?" tanya Theo
"Wah kebetulan mobil Lamborghini berwarna merah itu sedang kosong di showroom kami, namun jangan berkecil hati karena mobil itu akan datang satu bulan lagi. Apakah Tuan Theo bersedia menunggu?" tanya Burhan
__ADS_1
"Hmmmm, lama juga ya sampai satu bulan" ucap Theo
"Kalau boleh saya sarankan bagaimana kalau warna hijau saja? kebetulan hanya itu yang tersedia saat ini" ucap Burhan
"Maaf, Tuan muda Junior hanya menyukai warna merah" ucap Theo
"Baiklah, kalau begitu Tuan Theo bisa menunggu sampai satu bulan lagi, bagaimana?" tanya Burhan
"Baiklah, saya hubungi Tuan besar Wildan terlebih dulu ya untuk memastikan beliau menyetujuinya" ucap Theo
"Siap, Saya yakin Tuan besar Wildan akan menyetujuinya karena beliau adalah langganan kami" ucap Burhan
π±kring!
π"Apa?! tidak ada! lalu kapan mobil berwarna merah itu bisa tersedia kembali di showroom itu?" tanya Burhan
π"Satu bulan kata Burhan sang manager di sini, Tuan besar" ucap Theo
π"Oke, Kita tunggu saja sampai satu bulan karena kebetulan ulang tahun Junior pas satu bulan ini," ucap Wildan sambil melihat tanggal di ponsel pintarnya
π"Apa Tuan besar akan berencana untuk mengadakan pesta besar untuk Tuan muda Junior?" tanya Theo
π"Iya, Kamu benar! saya akan menyiapkan pesta yang besar untuk ulang tahun Junior sekaligus pesta penyambutan yang meriah atas kembalinya Junior Kartadinata"ucap Wildan
π"Oke, Tuan besar saya akan membantu juga menyiapkan pesta yang meriah untuk menyambut Tuan muda Junior kembali ke mansion utama" ucap Theo
__ADS_1
π"Baguslah kalau kamu paham dan Sampai sekarang Junior masih saja menjadi Aldi yang berjulukan Pria perhitungan ! saya sama sekali tidak menyukai semua orang menghina anak saya dengan sebutan seperti itu!" ucap Wildan
π"Tuan besar tenang saja julukan itu akan di ganti, jika semua tahu bahwa Tuan muda adalah anak kandung dari Tuan besar Wildan Kartadinata"ucap Theo
π"Akh, kamu bisa saja menghibur saya. Sekarang saya akan menuju sekolah Junior, Tolong kamu antarkan saya ke sana untuk menemui kepala sekolah" ucap Wildan
π"Siap, Tuan besar. Saya meluncur sekarang untuk menjemput, Tuan besar" ucap Theo
Tut
******
"Tadi saya sudah hubungi Tuan besar, beliau setuju untuk menunggu mobil itu dalam jangka waktu satu bulan" ucap Theo
"Baiklah, Tuan Theo saya akan menghubungi kembali jika pesanan Tuan besar Wildan sudah ada di showroom ini" ucap Burhan
"Terima kasih banyak" ucap Theo
Tut
Bersambung ...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1