Pria Perhitungan (Calculating Man)

Pria Perhitungan (Calculating Man)
15. Hari Weekend


__ADS_3

Hari Weekend telah tiba semua anak Cakrawala Bangsa tidak melakukan kegiatan di dalam sekolah, Mereka semua mewarnai hari sabtu dengan bersenandung ria di kediaman mereka menetap atau ada pula yang pergi berekreasi dengan keluarga atau teman dekat mereka.


Anak-anak pun bersiap mengarungi luasnya kehidupan di depan mata yang penuh binar cahaya kebahagiaan dengan senandung merdu yang di torehkan dalam pancaran derap langkah kaki mereka menuju dunia luar.


"Evelyn, kita hari ini mau main kemana?" tanya Renata


"Nongkrong cafe ajah, yuk" ajak Evelyn


"Boleh, tapi gw bosen kalau cafe mulu. Apa mending kita ke puncak ajah" ucap Renata


"Puncak cuma berdua berasa membosankan juga" ucap Evelyn


"Gw akan ajak sepupu gw si Jonathan dan kawan-kawan lain gimana?"tanya Renata


"Boleh tuh pasti asyik kalau sama teman-teman lain" ucap Evelyn


"Oke,Gw hubungi mereka" ucap Renata mengusap tombol ponsel group sekolah untuk mengundang mereka menginap di puncak


"Gimana tanggapan mereka?" tanya Evelyn


"Mereka sudah baca pesan dari gw kok, tinggal menunggu respon mereka saja" ucap Renata


"Yasudah sekarang kita siap-siap packing keperluan di sana. Kebetulan gw juga punya villa di sana" ucap Evelyn

__ADS_1


"Gw tahu kok lu punya villa jadi nggak usah bilang kebetulan secara gw tahu keluarga lu kaya melintir" ucap Renata


"ha..ha..ha, bisa saja lu muji gw" ucap Evelyn


"Nggak muji hanya saja memang kenyataanya seperti itu, Lu itu keluarga konglomerat dan pewaris tunggal Widatama Group" ucap Renata


"Ssttt!! Berisik Jangan bilang gw konglomerat di sini, Nanti kedengaran orang lain"ucap Evelyn


"Ups! Sorry!" ucap Renata


"Tolong ya di kondisikan dengan lingkungan sekitar" ucap Evelyn


"Maaf, Gw lupa kalau masih dalam lingkungan sekolah" ucap Renata


"Lyn, Hayu kita siap-siap dan teman-teman group juga sudah merespon" ucap Renata


"Apa kata teman-teman group? Apa mereka bersedia ikut kita? tadi mereka pulang duluan kan, jadi tidak sempat bicara langsung" ucap Evelyn


"Mereka setuju, Lyn" ucap Renata


"Oke, Bagus! Let'Go"ucap Evelyn


*

__ADS_1


*


*


Samar-samar cahaya mentari menyelinap dalam celah kaca kereta kencana yang di bawa oleh sang supir, Tak terasa waktu berganti menjadi petang hari kedatangan majikan selalu di sambut baik oleh para asisten rumah tangga yang selalu berseragam rapi dengan topi dan perlak dalam pinggangnya


"Selamat datang kembali Nona Evelyn, Perkenalkan saya Dina yang akan membantu nona dalam segala keperluan di villa ini"ucap Dina menundukan kepalanya menandakan rasa hormat pada majikan


"Tolong Siapkan kamar untuk saya dan teman-teman saya selama di sini" ucap Evelyn


"Baik, Nona. Saya akan mempersiapkan semua yang Nona dan teman-teman Nona butuhkan" ucap Dina


"Makasih, Dina sudah membantu saya" ucap Evelyn


"Tidak perlu sungkan, Nona Evelyn karena kenyamanan adalah prioritas utama bagi saya" ucap Dina


"Baiklah, kalau begitu kamu juga siapkan makan siang untuk saya dan teman-teman lalu jangan lupa untuk siapkan air hangat untuk saya berendam" ucap Evelyn


"Baik, Nona" ucap Dina


bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...

__ADS_1


...Terima Kasih sudah mampir di karya remaja ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2