
Cafe Mutiara
"Saya Hengki selaku manager cafe ini. Kalau boleh saya tahu gelang ini kenapa ada inisial J dengan ukiran K?" tanya Hengki
"Oh, ini sebenarnya tanda lahir saya yang berasal dari kalung, hanya saja saya ganti menjadi gelang karena kalungnya sudah kekecilan" ucap Aldi
"Oh, begitu" ucap Hengki
"Ya, Pak. Kalau begitu apa saya dengan Band saya
bisa di terima di sini?" tanya Aldi
"Hmm, Baiklah nanti saya akan pikirkan kembali setelah performa kalian di atas panggung" ucap Hengki
"Oke, Pak Hengki. Terima kasih" ucap Aldi
"Saya minta nomer ponsel kamu agar saya bisa menghubungi" ucap Hengki
"Baiklah, ini nomer ponsel saya,"tunjuk Aldi pada layar usap yang telah di buka oleh sidik jarinya
__ADS_1
"Oke, Saya sudah save nomer kamu. nanti saya akan hubungi kamu kembali" ucap Hengki
"Baik, Pak. Terima kasih" pamit Aldi
"Aku harus segera hubungi Tuan Adrian siapa tahu aku dapat jatah hadiah darinya" gumam Hengki
Aldi pun berpamitan lalu segera menghubungi teman-teman band untuk latihan ala kadar karena sang manager ingin melihat skill yang mereka miliki saat ini.
^^^Group Chat One Star^^^
^^^"Teman-teman, besok jangan lupa kita kumpul di sekolah pagi-pagi jam 6 untuk latihan"^^^
^^^Aldi^^^
Kejadian penting yang kasak mata itu, kini di laporkan kepada sang majikan karena setiap karyawan telah di wanti-wanti untuk momentum apa pun yang menyangkut anak kandungnya yang belasan tahun hilang saat di jalan raya.
"Tuan, ada kabar baik Junior sudah di temukan" ucap Hengki
"Apa?!" kaget Wildan
__ADS_1
"Tuan besar, Jangan kaget, tapi ini nyata" ucap Hengki
"Kamu ketemu anak itu di mana?! Saya sudah puluhan tahun mencari tidak bisa menemukan anak itu" ucap Wildan
"Tanpa sengaja saya melihat batu permata dengan inisial J dengan ukiran K, lambang dari keluarga, Tuan besar" ucap Hengki
"Bagus! karna kamu telah menemukan sesuatu yang berharga yaitu anak kandung saya. Saya akan transfer Kamu 50 juta dan sisanya kamu harus pertemukan saya dengan dia secara kasak mata" ucap Wildan
"Maksud Tuan besar bagaimana?
"Saya ingin memastikan sendiri dengan mata saya bahwa dia itu anak kandung saya dengan Tes DNA. Tolong kamu ambil rambutnya" titah Wildan
"Siap, Tuan besar" ucap Hengki
Sebagai orang yang berpendidikan luas, Wildan tak sepenuhnya percaya akan perkataan bawahan yang mengatakan anak kandungnya sudah di temukan, bisa saja kejadian lalu terulang kembali saat ada bawahannya yang berpura-pura mengaku kalau anak yang memakai kalung permata biru inisial J dengan ukiran K itu adalah anaknya tanpa melakukan tes DNA. Anak palsu itu meminta banyak fasilitas sebagai anak bos yang memiliki segalanya namun tak selang waktu berganti anak palsu yang mengaku anak kandungnya itu ketahuan oleh asisten Tuan besar dan samai sekarang anak palsu itu mendekam di dalam sangkar jeruji besi yang gelap penuh dengan orang-orang jahat
Tak mau terulang kembali kejadian yang menimpa dirinya, Wildan pun berinisiatif untuk melakukan tes DNA untuk mengetahui kebenaran mengenai anak kandungnya yang telah belasan tahun hilang di terjal angin sehingga membuat dirinya merasa sangat frustasi
bersambung....
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...