Reinkarnasi Pendekar Phoenix

Reinkarnasi Pendekar Phoenix
Sekte Es Abadi


__ADS_3

Aaron menganggukan kepalanya pelan, tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut untuk Aaron mengetahui apa yang di maksud oleh Faye.


Menjadi orang yang berbeda dari kebanyakan orang memang sulit, terlebih lagi jika orang tersebut memiliki kemampunya yang tidak biasa, yang ada hanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.


" Feye, apa kau mengetahui tentang sang peramal tua di Benua Sundaland " tanya Aaron.


" Peramal tua, apa maksudmu orang yang hidup lebih lama dari siapapun "


" Entahlah, aku juga tidak mengetahuinya "


" Hm! Apa yang dimaksud itu Ratu Delima..." gumam Faye pelan.


" Ratu Delima, siapa dia..."


Faye kemudian mengatakan jika Ratu Delima adalah manusia yang berhasil hidup abadi, kedua orang tuanya mengatakan jika Ratu Delima memiliki usia yang sangat panjang, bahkan usianya kini mencapai lebih dari 10 ribu tahun.


Mendengar hal itu Aaron langsung membulatkan matanya tak percaya, mana mungkin seorang manusia mampu memiliki usia mencapai 10 ribu tahun.


" Jangan bercanda..."


" Aku sedang tidak bercanda, jika kau ingin mengetahuinya kau bisa mendatanginya langsung, Ratu Delima sekarang berada di sebuah pulau paling utara Benua Sundaland, disana kau akan menemukan sebuah pulau yang seluruhnya di lapisi oleh salju dan es "


Aaron terdiam sesaat, ia tidak bisa berkata - kata lagi saat melihat keseriusan di mata gadis cantik tersebut.


" Ulurkan tanganmu, aku akan memberitahukan dimana letak salah satu dari ke 7 Kitab Element itu berada, dan bagaimana kau bisa menemukan pulau es tersebut "


Faye mengatakan jika pulau es adalah tempat paling misterius di Benua Sundaland, hanya sedikit orang yang mengetahui tentang keberadaanya.


Konon katanaya, di pulau es itu berdiri sebuah sekte kecil yang bernama Sekte Es Abadi, dan sekte tersebut hanya menerima murid seratus tahun sekali, dan murid-murid yang terpilih berasal dari ratusan dimensi yang tersebar di seluruh alam semesta.


Aaron menganggukan kepalanya tanda mengerti, sebelum kemudian dirinya menyodorkan kedua tangannya tepat di hadapan Faye.


Faye lalu memegang kedua tangan Aaron dan mulai memejamkan matanya, seketika sebuah kilasan-kilasan masa lalu dan sebuah peta Benua Sundaland tergambar jelas dalam kepala Aaron.


Keduanya melakukan hal itu selama beberapa saat sebelum kemudian Faye kembali membuka mata dan melepaskan kedua tangan Aaron.


Bertepatan dengan itu, sebuah ketukan pintu menyadarkan keduanya.


" Apa kalian sudah selesai " tanya sebuah suara dari balik pintu.

__ADS_1


" Iyah, kalian boleh masuk " jawab Faye cepat.


Mendengar jawaban dari gadis Half-Elf itu, Hiro dan yang lainnya pun kembali memasuki kamar tersebut.


Strala, Eluna dan Angel langsung mendekat kearah Aaron, menariknya ke balkon kamar.


" Apa yang kau bicarakan dengan gadis penyihir itu " tanya Angel.


" Namanya Faye, dia bukan gadis penyihir, tetapi seorang Half-Elf seperti Hiro " jelas Aaron.


Ketiga gadis cantik itu menyipitkan matanya penuh selidik, bagaimana Aaron mengetahui namanya dan terlihat sangat akrab dengan gadis bernama Faye tersebut.


Bahkan Hiro yang pertama kali menolongnya pun tidak mengetahui apa-apa tenangnya.


" Kenapa kalian menatapku seperti itu " tanya Aaron saat melihat sorot mata ketiganya beruban menjadi lebih tajam.


" Tidak, kami hanya penasaran, apa dia salah satu gadis dari masa lalu mu itu " kini giliran Starla yang langsung mendapatkan anggukan dari Eluna dan Angel.


" Eh! Bukan, kami baru saja kenal, dia hanya memberitahu tentang sesuatu hal, dan menanyakan pemuda yang baru saja menyelatkannya, sepertinya Faye menyukai Hiro " bohong Aaron.


Aaron terpaksa mengatakan itu, jika tidak dirinya yakin ketiga gadis cantik tersebut tidak akan melepaskannya.


Aaron mengangguk dengan cepat, " Tentu..."


Ketiganya tersenyum lega saat Aaron mengatakan jika Faye tertarik dengan Hiro dan bukan dengan dirinya.


Merekapun kembali berjalan memasuki kamar, melihat senyum ketiga gadis cantik itu membuat Aldy dan Hiro saling berpandangan.


Eluna berjalan mendekat kearah Faye dan menyenggoh tubuhnya hingga membuat Faye menabrak tubuh kekar Hiro.


Tatapan mata Faye dan Hiro seketika bertemu, keduanya saling berpandangan dalam diam, jantung Hiro berdetak lebih cepat dari biasanya.


" Khem, apa kalian akan terus berpandangan sampai pagi " ucap Aldy sambil menatap datar kerah keduanya.


Sedangkan Starla,Eluna dan Angel tertawa kecil saat melihat wajah memerah Hiro dan Faye.


Faye kemudian melirik sekilas kesalah satu gadis yang baru saja menyenggolnya dengan sengaja, dirinya memfokuskan pikirannya, dan beberapa saat kemudian ia mengalihkan pandanganya kearah Aaron dengan memberikan tatapan membunuh.


Faye mengumpat dalam hati saat mengetahui jika Aaron mengatakan dirinya menyukai Hiro, pemuda yang beberapa saat lalu menolongnya.

__ADS_1


Menyadari tatapan membunuh dari gadis Half-Elf itu, Aaron langsung mengalihkan pandangannya.


' Aku pasti mati, aku pasti mati ' Aaron mulai memejamkan matanya saat perlahan tapi pasti Faye mendekat kearahnya.


" Karena kau sudah berbaik hati denganku, aku akan memberitahukan ramalan tentang masa depanmu... " kata Faye pelan, bahkan saking pelannya hanya Aaron yang dapat mendengar perkataan tersebut.


Aaron menikan kedua alisnya, ia tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan perkataan Faye barusan.


" Ketiga gadis cantikmu itu, bukalan lah milikmu..." lanjutnya lagi yang membuat Aaron semakin bingung.


" Apa maksud dari perkataanmu..."


" Kau akan segera mengerti "


Setelah mengatakan itu, Faye kembali mendekat kearah Hiro, dan kemudian keduanya langsung berpamitan.


Namun lagi-lagi Faye berhenti tepat disamping Aldy, " Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang mencintai orang lain?...menyakitkan bukan..." ucapnya pelan yang membuat tubuh Aldy seketika terdiam membisu.


" Apa maksudmu..."


" Jangan membohongi perasaanmu, cepat atau lamabat gadis itu akan menyadari persaanmu..."


Setelah mengatakan itu, Faye kembali berjalan dan meninggalkan kamar tersebut, sebelum kemudian menghilang di balik pintu bersama dengan Hiro.


" Khem, hari sudah malam, sebaiknya kita beristirahat karena besok kita akan melanjutkan perjalanan. " kata Aaron yang langsung mendapat anggukan dari semuanya.


Starla, Eluna dan Angel keluar dari kamar tersebut dan memasuki kamar masing-masing, sedangkan Aaron dan Aldy juga bersiap untuk tidur.


#****Note


20 Besar untuk 5 Chep...


100 Koint untuk 3 Chep..


2000 Vote untuk 1 Chep..


500 Like untuk 1 Chep**


Berlaku Kelipatan**.

__ADS_1


__ADS_2