Reinkarnasi Pendekar Phoenix

Reinkarnasi Pendekar Phoenix
Penyesalan Banyu Geni


__ADS_3

Aaron dan Sekar Wangi menatap penuh tanya ke pria sepuh yang baru saja mengagetkan mereka, Delima kemudian memberi isyarat agar mengikuti sandiwara yang ia buat.


"Del-..maksudku Guru, siapa kakek ini" tanya Aaron.


"Namanya Wisnu Aji atau yang lebih di kenal sebagai Pendekar Matahari, salah satu dari 9 Pendekar Tanpa Tanding"


"Suatu kehormatan bagiku bisa bertemu langsung dengan anda senior Wisnu" kata Sekar Wangi sambil menundukan kepalanya, dan kemudian di ikuti oleh Aaron.


"Hm, Nona apa kau yang bernama Sekar Wangi?" tanya Wisnu yang langsung mendapat anggukan dari Sekar Wangi.


"Bagaimana senior bisa mengetahuinya" tanyanya lagi penasaran.


"Hahah, siapa yang tidak kenal denganmu, tidak hanya memiliki paras yang sangat cantik, tetapi juga memiliki bakat yang luar biasa" puji Wisnu yang membuat Sekar Wangi tersipu malu.


"Senior terlalu memuji..."


Sekar Wangi adalah salah satu generasi muda paling jenis di Benua Sundaland, karena di usianya yang baru menginjak 17 tahun dirinya sudah mencapai tingkat Pendekar Bumi tahap menengah, jelas hal itu mengagetkan banyak pihak, bagaimanapun seseorang yang berhasil mencapai Pendekar Langit di bawah usia 20 tahun bisa di hitung dengan jari.


Apalagi Sekar Wangi memiliki kecantikan yang luar biasa, tidak sedikit pemuda yang rela datang dari jauh hanya untuk mempersuntingnya menjadi seorang istri.


Melihat Wisnu dan Sekar Wangi tengah asik berbincang, Aaron secara perlahan mendekat kearah Delima, "Bisa kau tunjukan dimana makam senior Banyu dan Istrinya"


"Tentu..."


Tanpa permisi, keduanya segera bergegas meninggalkan Wisnu dan Sekar Wangi.

__ADS_1


Tepat di balik kediaman Banyu Geni, ternyata ada sebuah bukit kecil dengan hamparan bunga yang sangat melimpah, kupu-kupu dan kumbang berterbangan kesana kemari dengan gembiranya.


"Makam Banyu Geni berada diatas bukit ini, maaf aku tidak bisa menemanimu" ucap Delima dengan raut wajah sedih.


Aaron yang menyadari akan perasaan gadis cantik bergaun biru itu hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti, kemudian ia melanjutkan langkahnya.


Sesampainya diatas bukit, ia melihat dua gundukan tanah dengan masih-masing batu nisan yang bertuliskan nama yang sudah memudar termakan usia.


"Senior, apa ini tempat peristirahatanmu dan istrimu" tanya Aaron.


Hening, selama beberapa saat tidak ada jawaban yang mengisi indra pendengaran Aaron, "Senior? Apa kau baik-baik saja?" tanyanya sekali lagi, memastikan agar Banyu Geni memang baik-baik saja.


"Aaron boleh aku meminjam ragamu, ada yang ingin ku sampaikan dengan istriku" pintanya dengan suara yang sedikit serak dan terdengar lirih.


Aaron yang mendengar itu hanya menganggukan kepalanya, kemudian secara perlahan keduanya bertukar tempat, namun hal yang tidak terdugapun terjadi, entah kenapa kepala Aaron terasa pusing dan tak lama kemudian ia mulai kehilangan kesadaranya.


Banyu Geni mulai berlutut sambil memeluk batu nisan yang berada di sebelah makamnya, ia tak kuasa menahan air mata yang mulai menetes dengan sendirinya.


"Maafkan aku...maafkan aku jika aku tidak bisa membuatmu bahagia...maafkan aku jika aku belum bisa menjadi pasangan dan suami yang baik untukmu..."


Setiap perkataan yang keluar dari mulut Banyu Geni terdengar sangat pilu, rasa sesal yang sudah ribuat tahun ia pendam kini ia curahkan di hadapan makam istrinya.


Sekilas Banyu Geni teringat tentang pertemuan pertamanya dengan istri cantiknya, bagaimana ia mengatakan isi hatinya kepada dirinya, walaupun saat itu Banyu Geni sudah berstatus sebagai tunangan dari Delima, namun dengan senyum yang pura-pura tergar gadis itu berkata, "Cukup aku yang mencintaimu, cukup aku yang merasakan bagaimana sakitnya mencintai seseorang yang mencintai orang lain"


Ia tidak ingin melihat pria yang sangat dia cintai, yang sudah merebut dunianya merasakan sakit seperti yang ia rasakan ketika dia tidak bisa bersama dengan orang yang di cinta.

__ADS_1


Tapi siapa sangka semua itu berubah seiring dengan berjalannya waktu, Banyu Geni yang selalu bersama dengan istri cantiknya perlahan mulai merasa nyaman, merasakan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.


Sampai puncaknya saat Banyu Geni merasakan kekecewaan yang mendalam akibat menerima kenyataan pahit jika Delima sudah menikah dengan Arirang.


Banyu Geni tak kuasa menahan rasa sakit yang ia rasakan untuk pertama kalinya, namun disaat ia sedang dalam keadaan terpuruk itulah yang membuat dirinya tersadar, bahwa ada seseorang yang selama ini menunggunya dan selalu berada di sisinya.


Tanpa rasa malu, Banyu Geni menghampiri gadis cantik yang selama ini menyimpan rasa kepadanya, dan hal yang mengejutkanpun terjadi.


Dengan tangan terbuka istri cantiknya hanya tersenyum tipis, "Selama ini, aku hanya bisa berdiri di belakangmu, melihatmu yang sedang bahagia bersama orang lain, memandangmu yang sedang tertawa dengan orang lain...dan hari ini, ketika kau merasa sangat sedih karena orang lain, aku tetap berdiri di belakangmu, memandangmu dari jauh tanpa berkata apapun. Jika aku boleh berkata jujur, semua itu benar-benar membuatku sangat lelah dan tersakiti, namun bodohnya aku...aku masih tetap menanti seseorang sepertimu yang tak pernah menganggapku ada"


Tangisan Banyu Geni semakin pecah ketika ia menyadari akibat dari kebodohanyalah yang membuat seseorang yang mencintainya dengan tulus pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya.


Tanpa Banyu Geni sadari, beberapa meter dari tempatnya berada, seorang gadis cantik dengan gaun berwarna biru cerah sedang menatapnya dalam diam, isakan kecil yang terdengar darinya sangat menyayat hati.


Dengan bibir yang sedikit bergetar ia berkata, "Maafkan aku...maafkan aku..."


Gadis yang kini sedang terisak itu tidak lain adalah Delima, sejak awal ia tidak benar-benar meninggalkan Aaron sendirian yang kini tubuhnya di ambil alih oleh Banyu Geni.


Delima sangat mengetahui alasan kenapa Banyu Geni sampai berbuat seperti itu, jika ia berada di posisinya, mungkin ia akan melalukan hal yang sama.


#**Note


Kalau Samapi Ini Novel Menang YAAW3, Autor bakal up 50 Chep...


Buat Kalian yang ingin novel itu cepat up, kalian cuma perlu NgeLIKE setiap Chepnya...

__ADS_1


gak muluk-muluk, masalah Vote mah udh gak mau ngurusin...di vote sukur, egak juga gpp.🤣🤣🤣**


__ADS_2