Reinkarnasi Pendekar Phoenix

Reinkarnasi Pendekar Phoenix
Berpisah Untuk Sementara


__ADS_3

Saat hari menjelang pagi, Starla, Eluna dan Angel serta Aldy mengepalkan kedua tanganya secara bersamaan saat menemukan sebuah surat dari Aaron yang mengatakan jika dirinya pergi menuju suatu tempat.


" Apa yang sebenarnya dia pikirkan "


" Kenapa dia senekat itu..."


" Dan kenapa Aaron meninggalkan kita semua disini..."


Dalam surat yang di tulis Aaron, dia mengatakan jika dirinya akan melakukan perjalanan seorang diri selama beberapa waktu, karena perjalanan ini terlalu berbahaya dia tidak ingin seorang pun ikut dengannya.


Aaron juga menyampaikan jika mereka semua harus melanjutkan perjalanan ke sekte tempat Eluna tinggal. Dirinya berjanji akan segera kembali jika urusannya telah selesai.


Sebenarnya Starla dan yang lainnya merasa kecewa, itu berarti selama ini Aaron menganggap mereka hanya sebuah beban. Namun jika di pikir kembali apa yang dikatan oleh Aaron ada benarnya.


Mungkin maksud Aaron baik, dia hanya ingin mereka semua dalam keadaan baik-baik saja, jika mereka memaksa ikut, mungkin mereka hanya akan menghambat dan menjadi beban selama di perjalana nanti.


Kemudian keempatnya pun bersiap meninggalkan kota tersebut dan melanjutkan perjalanan.


Sedangkan di tempat lain Aaron terus berpindah tempat dari desa satu ke desa yang lainnya dengan kecepatan penuh, menurut ingatan Banyu Geni, tempat harta berharga miliknya berada di suatu hutan bernama Hutan Kabut Kematian.


Dimana hutan tersebut menjadi tempat jasad dirinya dengan istrinya di kuburkan, dan di Hutan Kabut Kematian juga terdapat ribuan jenis siluman yang memiliki kekuatan tinggi.


Setidaknya di butuhkan 20 Pendekar Bulan untuk sampai di tempat peninggalan Banyu Geni.


Namun, berkat bantuan Banyu Geni, Aaron dapat dengan mudah melewati jalur rahasia yang sudah dibuat oleh Banyu Geni sebelumnya.


Ketika hari menjelang malam, Aaron beristirahat di depan goa yang berada di tengah hutan, rasa lapar mulai menyerang perut Aaron hingga membuat dirinya harus mencari sesuatu untuk dimakan.


Dan kebetulan ada seekor ayam hutan yang berada di dekatnya, dengan mudah Aaron menangkap ayam hutan tersebut.


Dirinya segera membakar ayam hutan tersebut kemudian memakannya.


Setelah selesai menyantapnya, Aaron mulai merebahkan tubuhnya diatas tanah sambil memandang langit yang penuh dengan bintang.


Pikirannya seketika melayang ke kedua orang tuanya,


' Bagaimana kabar Ayah dan Mamah disana.. '

__ADS_1


' Apa mereka baik-baik saja '


' Pasti saat ini mereka sedang mengkhawatirkan ku...'


Aaron tersenyum kecil saat mengingat pertengkaran kecil yang terjadi diantara kedua orang tuanya, menurutnya hal itu adalah moment yang paling indah dalam hidupnya.


' Aku berjanji akan segera menyelesaikan semua ini dan kembali berkumpul dengan kalian '


Perlahan matanya mulai terpejam dan menit berikutnya Aaron sudah tidur terlelap.


****


Tidak jauh dari tempat Aaron berada seorang gadis dengan gaun berwarna merah serta wajahnya yang sebagian tertutup cadar berlari sekuat tenaga dari sesuatu yang mengejar dirinya.


Gadis itu terus mengumpat dalam hati saat sesuatu yang mengejarnya itu semakin mendekat.


Tak lama kemudian ia melihat sebuah goa yang tak jauh dari darinya, tanpa pikir panjang gadis tersebut segera berlari kearas goa itu, namun saat sudah sampai di mulut goa, gadis bercadar merah itu terjatuh karena tidak sengaja menginjak sesuatu.


Aaron yang sudah terlelap seketika terbangun saat merasakan sesuatu menindihi tubuhnya.


" Menyingkir dariku... " teriak gadis tersebut.


" Nona, kau yang menindihiku, bagaimana bisa aku menyingkir... " ucap Aaron datar.


Seakan tersadar dari lamunannya, gadis tersebut segera berdiri dan di ikuti oleh Aaron.


Alih-alih gadis itu meminta maaf, dirinya segera bersembunyi di balik pungggung Aaron.


" Hey, nona...apa yang kau lakukan "


" Itu...." gadis tersebut segera menunjuk kearah ular besar yang berada di hadapan keduanya.


Melihat hal itu Aaron refleks mundur beberapa langkah, " Ular macam apa itu..." tanyanya.


Ular dengan mata berwarna merah serta memiliki sisik yang tebar itu terus menatap keduanya dengan tatapan membunuh.


" Littel King Snake , salah satu ular terkuat di Benua Sundaland, aku...aku tidak sengaja membakar tubuhnya saat sedang berlatih " kata gadis tersebut sambil menunjuk bagian tubuh ular itu yang terkena luka bakar.

__ADS_1


" Gadis ceroboh..." ucap Aaron yang membuat gadis bercadar itu terdiam.


Jika situasi mereka sedang tidak dalam keadaan berbahaya mungkin gadis itu akan memakin pemuda yang berada di hadapannya itu karena sudah mengatainya ceroboh.


Aaron kembali menatap Little King Snake , " Setidaknya ular itu berada di level 200an" gumam Aaron pelan.


Saat Littel King Snake itu mengayunkan ekornya, dengan cepat Aaron memutar tubunya kebelakang dan langsung menarik sebuah pedang yang berada di punggung gadis bercadar itu.


" Menjauh..." ucap Aaron sambil mendorong tubuh gadis tersebut.


Dengan refleks yang cepat gadis bercadar merah itu segera menjauh dan memasuki goa, meninggalkan Aaron sendirian.


Aaron kemudian melesat kearah Little King Snake untuk memberikan beberapa tebasan, dan menit berikutnya keduanya dengan cepat bertukar serangan.


Kembali ular tersebut mengayunkan ekornya, namun kali ini Aaron tidak berniat menghindarinya, ia segera mengalirkan energi serta element angin miliknya kearah pedang tersebut yang kemudian menebas ekor ular itu.


Seperti dirinya sedang memotong tahu, ekor ular tersebut terpisah dari tubuhnya yang membuat Littel King Snake menjerik kesakitan.


Darah segar berwarna kehijauan langsung mengucur deras, dan tanpa menunggu lebih lama, Aaron segera melesat kearah kepala ular tersebut dan membelahnya menjadi dua bagian.


Bertepan dengan itu ular besar tersebut mengeluarkan sebuah gas beracun berwarna hitam tepat di wajah Aaron.


Kembali Little King Snake berteriak kesakitan sebelum kemudian jatuh ketanah.


Aaron berjalan kearah goa namun entah kenapa pandangannya mulai kabur, dan detik berikutnya ia terjatuh tak sadarkan diri.


Gadis bercadar itu langsung menghampiri Aaron yang sedang tak sadarkan diri, dan segera membawanya kedalam goa.


#**Note


20 Besar untuk 5 Chep...


100 Koint untuk 3 Chep..


2000 Vote untuk 1 Chep..


500 Like untuk 1 Chep**

__ADS_1


__ADS_2