Reinkarnasi Pendekar Phoenix

Reinkarnasi Pendekar Phoenix
Bangkitnya Sekte Angsa Emas


__ADS_3

Setelah kepergian Aaron,Angel dan Sekar Wangi, kehidupan Sekte Angsa Emas kembali berjalan seperti biasanya.


Sedikit demi sedikit orang-orang yang tersisa mulai melupakan kejadian yang hampir memusnahkan sekte mereka.


Bahkan ada sebagian orang yang menjadikan kejadian tersebut sebagai pembelajaran, hal itu lah yang membuat banyak anggota sekte mulai berlatih dengan serius.


Agar jika kelak hal itu terjadi kembali, mereka bisa sedikit memperlakukan perlawanan.


"Bagaimana perkembangan Sekte Angsa Emas beberapa akhir ini" tanya Aldy yang kini tengah duduk di atas batu yang sudah di pahat dengan ukiran-ukiran indah.


"Semua berjalan lancar Patriach Muda, anggota sekte kini berlatih dengan sangat keras, namun ada sedikit kendala di bagian sumber daya" jawab salah satu dari mereka.


"Semakin hari sumber daya yang kita miliki semakin menipis, saya khawati jika terus seperti ini, maka tidak ada lagi yang bisa di harapkan" seru yang lainnya.


Aldy yang mendengar hal itu menghela nafas berat, kemudian memejit keningnya yang terasa sakit. Ia baru menyadari jika menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah.


Masih banyak yang harus ia urus, demi kemajuan sekte.


"Kalian tak perlu risau dengan sumber daya, aku akan memberikannya" ucap sebuah suara yang seketika membuat mereka semua yang berada di ruangan tersebut sangat terkejut.


"Delima" kata Aldy sambil berdiri dari duduknya.


Delima memperhatikan sekeliling goa berukuran besar tersebut, "Apa kalian yakin akan terus tinggal di sini" tanyanya.


Gadis cantik bergaun biru itu dengan santai berjalan menuju kearah Aldy, "Aku bisa saja membuat Sekte Angsa Emas menjadi salah satu sekte terbesar dan terkuat, tapi sepertinya itu tidak akan berjalan dengan baik jika suatu saat akan ada seorang penghianat" ucapnya lagi sambil melirik kearah Eluna.


Mendengar penututan yang baru saja di lontarkan oleh Delima yang seolah-olah tertuju kepada Eluna membuat gadis cantik tersebut sedikit tersinggung.


Namun Aldy yang tidak terlalu menanggapi hal itu mengira jika perkataan Delima hanyalah bualan belakang.


"Aaron tidak berada di sini, dia sudah pergi beberapa hari yang lalu, jika tidak salah dia akan menuju sekte tempat tinggal Sekar Wangi" kata Aldy pelan.


"Aku sudah mengetahuinya, aku kesini hanya ingin memberikan ini" ucap Delima sambil memberikan cincin semesta kepada Aldy.


Aldy menerima cincin tersebut, kemudian mengintipnya, dan betapa terkejutnya ia saat mendapati banyaknya koin emas dan ratusan senjata yang berada di dalam cincin tersebut.


"Ini...."


Seumur hidupnya, Aldy baru pertama kali melihat koin emas sebanyak itu, bahkan sampai membentuk beberapa gunung kecil, belum lagi pusaka-pusaka yang tertata rapih itu membuatnya hanya bisa menahan nafas.

__ADS_1


Dengan sekali lihat ia bisa mengetahui jika pusaka-pusaka tersebut memiliki kualitas yang sangat baik.


"Jangan terlalu terkejut, semua itu belum apa-apa, jika suatu saat nanti Aaron kembali, aku yakin dia akan memberikan 10 kali lipat dari yang aku berikan...." kata Delima sambil tersenyum tipis.


Delima tidak membual, jika suatu saat nanti Aaron mengambil alih semua yang di miliki oleh Banyu Geni, ia akan menjadi seseorang paling kaya di Benua Sundaland, atau mungkin yang terkaya di ke 5 Benua yang ada.


Terlebih lagi Delima sudah mengetahui jika Aaron sudah menaklukan salah satu kelompok perampok paling di segani di seluruh Benua Sundaland.


Jujur ia sangat terkejut saat mendapat kabar bahwa Perampok Sebelas Komodo sudah berada di bawah kendali Aaron.


"Aku juga akan memerintahkan beberapa tetua dari tempatku untuk bersama kalian"


Setelah mengatakan hal itu beberapa orang tiba-tiba muncul dari belakang Delima, hingga membuat semua orang yang berada di ruangan tersebut kembali terkejut.


Terlebih lagi mereka semua memancarkan aura yang sangat kuat.


"5 Pendekar Langit dan...dan 2 diantaranya berada di Puncak Pendekar Langit" ucap salah satu tetua.


"Delima ini...."


Aldy kehabisan kata-kata saat melihat ke 5 orang yang berada di samping kanan dan kiri Delima itu memancarkan aura yang sangat kuat.


"Jika ada sekte yang ingin bekerja sama atau membangun aliansi dengan Sekte Angsa Emas, aku sarankan untuk terlebih dahulu mencari latar belakangnya"


Kemudian Delima melakukan mantra tangan, dan seketika sebuah butiran-butiran cahaya berwarna kebiruan terbang kearah Aldy,Strala dan Eluna.


"Untuk berjaga-jaga"


Starla yang sejak tadi terdiam berjalan kearah Delima, "Siapa dirimu sebenarnya" bisiknya tepat di telinga Delima.


Sejak pertama kali Strala bertemu dengan Delima, ia yakin jika gadis cantik bergaun biru itu bukanlah orang sembarangan.


"Jangan berusaha mencari tentang asal usulku Starla, lebih baik kau fokuslah kepada kekuatanmu yang belum stabil itu"


Mendengar perkataan tersebut sontak saja Starla mundur beberapa langkah.


"Kau, bagaimana bisa..."


Delima tersenyum tipis, "Jangan biarkan sisi gelapmu mengambil alih tubuh dan fikiranmu"

__ADS_1


Setelah mengatakan itu Delima berjalan keluar tanpa memperdulikan tatapan terkejut dari semua orang.


"Seorang gadis cantik yang sangat misterius dan memiliki kekuat besar, siapa sebenernya dia" tanya salah satu dari mereka.


"Entahlan, saya merasa sedikit pusing..." ucapnya sambil melirik kearah ke 5 orang berkekuatan besar tersebut.


Setelah kepergiaan Delima, Aldy kembali melanjutkan tentang pembangunan Sekte Angsa Emas. Dengan koin emas yang di berikan oleh Delima, ia yakin bisa membangun tempat yang jauh lebih layak untuk para anggotanya.


Kemudian ia menyuruh beberapa tetua untuk bergegas menuju kota terdekat, guna membeli bahan-bahan bangunan dan beberapa sumber daya.


****


Sedangkan jauh di sebuah pulau terpencil, seorang wanita paru baya dengan gaun hitam, terlihat tengah bersemedi di atas batu berukuran besar.


Tak lama kemudian muncul sebuah asap berwarna hitam pekat di hadapannya.


Asap itu lalu berubah bentuk menjadi seorang pria sepuh yang memiliki tanduk merah di atas kepalanya.


"Bagaimana, apa kau sudah berhasil mencari gadis perawan yang memiliki tubuh suci" tanyanya dengan suara serak.


"Sudah Tuanku, tapi untuk saat ini saya tidak bisa membawanya, karena kekuatan tubuh sucinya masih belum stabil"


"Hm, lalu apa yang kau inginkan?"


"Tuanku, Ratu Delima kembali muncul setelah ratusan tahun menghilang dari dunia luar, saya merasa jika kemunculannya berkaitan dengan gadis pemilik tubuh suci dan seorang pemuda yang memiliki segel surgawi"


"Pemuda bersegel surgawi" ucap pria sepuh tersebut sedikit terkejut.


Sudah beribu-ribu tahun lamanya ia tidak mendengar kabar tentang pemilik segel surgawi, jika di fikir kembali, terakir kali ia mendengarnya ketika seluruh Dunia di pora-porandakan oleh bangsa iblis.


Saat itu kekuatan pemuda tersebut dapat mengguncang langit dan bumi.


"Apa dia orang yang sama" tatanyanya.


"Tidak Tuanku, saya mendengar jika pemuda tersebut berasal dari dimensi yang berbeda, ku fikir gadis pemilik tubuh suci itu saling berkaitan dengan pemuda bersegel surgawi"


Dari yang ia ketahui, gadis pemilik tubuh suci dan pemuda bersegel surgawi berasal dari dimensi yang sama.


Namun ia tidak mengetahui apakah keduanya memiliki hubungan atau tidak.

__ADS_1


TINGGALKAN LIKEENYAaa


__ADS_2