
Hari yang sangat indah untuk Syifa yaitu Syifa yang sudah masuk sekolah tingkat yang baru, Syifa juga akan menemukan teman-teman baru disekolahan barunya tersebut.
" Akhirnya aku bisa masuk sekolah yang dulu kak Raihan tempati..." Syifa yang senang bangat bisa sekolah yang dulu Raihan tempati.
Syifa pun langsung menuju ke kelas yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah untuknya dan Syifa pun langsung mencari tempat duduk yang dirinya bisa mendengarkan penjelasan gurunya nanti atau bisa lihat jelas dipapan tulis nanti.
" kayanya aku harus duduk disini aja deh, terus juga disini bisa dengarin guru jelasin nantinya sama bisa lihat papan tulis juga...." Syifa yang sudah menemukan tempat duduk yang sesuai dirinya inginkan.
Tiba-tiba Syifa menemukan teman sebangkunya yaitu Anggi, kemudian mereka berdua pun sudah saling mengenalkan dirinya satu sama lain jadi mereka berdua sudah menjadi teman disekolah barunya Syifa.
" Semoga kita bisa jadi teman selama tiga tahun ini yah...." Syifa yang mengharapkan bisa jadi teman selama tiga tahun bersama Anggi.
" Pasti itu... aku senang mengenalmu... Syifa..." Anggi yang senang bisa menjadikan Syifa temannya.
" aku juga senang mengenal dirimu, Anggi..." Syifa yang juga senang bisa dapat teman barunya tersebut di sekolah barunya.
Mereka berdua pun mengobrolkan tentang sekolah lamanya dulu dan mereka berdua juga saling berbagi pengalaman waktu mereka berdua masuk sekolah lamanya.
" Oh jadi kamu pindahan dari kampung... tapi keren sih... kamu bisa masuk sekolah sini..." Syifa yang kagum kepada Anggi yang bisa masuk sekolah fovorit dijakarta dengan beasiswanya tersebut.
" Kamu Juga keren... aku dengar-dengar kamu dapat beasiswa lewat bakat yah .... keren sih kamu punya bakat yang cukup dikagumkan..." Anggi yang juga kagum sama Syifa yang juga bisa dapat beasiswa lewat bakat Syifa tersebut kalau dirinya dapat beasiswa lewat prestasinya tersebut.
" kamu tuh seperti kak ipar aku... yang bisa masuk sekolah lewat prestasi... jadi dulu kak ipar sama kak aku tuh sekolah disini tapi kalau kak aku sama seperti aku yaitu lewat bakat ..." Syifa yang menceritakan tentang Rafu sama Raihan kepada teman barunya tersebut.
" Oh... dulu kak ipar kamu sama kak kamu... sekolah disini, keren sih mereka berdua bisa sekolah bareng, pasti perjalanan cintanya menyenangkan disini...." Anggi yang membayangi Raihan sama Rafu pas sekolahnya bareng.
Syifa yang langsung jawabnya dengan tersenyum kepada Anggi dan tiba-tiba bel masuk sekolah pun berbunyi jadi mata pelajaran pertama pun sudah dimulai.
Tiba-tiba bel istirahat pun berbunyi, mereka berdua langsung menuju ke kantin dan mereka berdua pun melihat teman-temannya yang sedang lari menuju ke lapangan dengan begitu hebohnya.
" Ada apa sih Anggi ... mereka kok pada lari-larian begitu ... kaya ada artis aja disekolah kita, hehehe..." Syifa yang melihat teman-temannya pada heboh yang melewati dirinya dan Anggi.
" Emang ada artis disini... kamu baru tau yah..." Anggi yang mengiyakan ucapan Syifa yang bilang kalau disini ada artis.
" Ada artis?." Syifa yang kaget pas dengar ucapan Anggi yang katanya ada artis disekolahnya Tersebut.
__ADS_1
" sebenarnya bukan artis ditelevisi sih... tapi artis disekolah kita, hehe...." Anggi yang langsung bilang kalau ini bukan artis ditelevisi tapi artis di sekolahannya tersebut.
" Siapa sih... yang kamu bilang artis disekolahan kita... terus juga buat teman-teman kita pada heboh kaya gitu... yaudah nanti kita ke kantin beli cemilan sama minuman aja yah, kemudian langsung menuju ke lapangan.. aku mau lihat seberapa tampannya sih dirinya." Syifa yang penasaran sama laki-laki yang dibilang Anggi dalam sebutan artis disekolahannya tersebut.
Anggi pun mengiyakan ucapan Syifa yang ingin ke lapangan habis ke kantin nantinya, lalu mereka berdua pun menuju ke kantin untuk beli cemilan sama minuman yang akan mereka berdua bawakan ke lapangan.
Mereka berdua pun sudah beli cemilan sama minuman, kemudian mereka berdua langsung menuju ke lapangan untuk lihat laki-laki yang sangat dihebohkan oleh teman-teman sekolahannya tersebut.
Sampailah mereka berdua di lapangan dan ternyata lapangannya begitu ramai bangat terus juga Syifa mendengarkan ada yang panggil nama laki-laki yang begitu hebohnya.
"Daffa...." Syifa yang tiba-tiba mengingat satu nama dalam ingatannya tersebut.
" Kenapa Syifa..." Anggi yang menanyakan Syifa yang tiba-tiba berhenti ketika mendengarkan satu nama tersebut.
" Gak apa-apa, ayo kita lihat ke lapangan..." Syifa yang langsung melanjutkan langkahnya menuju ke lapangan tersebut.
Mereka berdua pun sudah sampai dilapangan dan Syifa pun tiba-tiba kaget pas lihat ada laki-laki yang lagi main basket di lapangan tersebut.
" Ternyata kamu ... sekolah disini juga..." Gumam Syifa yang melihat seorang laki-laki yang dulu pernah sekolah bareng dirinya.
" Emang mereka bilang apa ke kamu..." Syifa yang penasaran sama ucapan Anggi kepadanya tadi.
" Mereka bilang sih... Katanya salah satu pemain basket ada yang ganteng... ternyata bener yah... ganteng bangat..." Anggi yang langsung terpesona sama tampannya Daffa pas main basket dilapangan tersebut.
Syifa pun menggelengkan kepalanya melihat Anggi yang tergila-gila pas lihat wajahnya daffa yang begitu tampannya pas main basket dilapangan.
" yaudah, kita cari tempat duduk yukk... aku cape nih berdiri terus..." ajak Syifa kepada Anggi untuk cari tempat duduk karena Syifa tidak boleh berdiri lama-lama sama orangtuanya tersebut.
" Yaudah kamu aja yang cari tempat duduk ... aku mau lihat Daffa main basket, maaf yah Syifa untuk hari ini aku mau lihat Daffa main basket, nanti besok baru deh aku akan bersama kamu terus..." Anggi yang minta maaf untuk hari ini dirinya ingin memuaskan wajah tampannya Daffa pas main basket jadi nanti besok baru dirinya akan terus nemanin Syifa.
" Oh yaudah, aku cari tempat duduk yah..." Syifa yang langsung ninggalin Anggi yang sedang teriak-teriak nama seorang laki-laki yang dihebohkan teman-temannya tersebut.
Akhirnya Syifa menemukan tempat duduk, kemudian Syifa langsung duduk sambil mendengarkan lagu melewati headset dan Syifa juga menikmati cemilan yang dirinya beli di kantin sama minumannya juga.
Oiya Syifa juga bawa buku gambarnya untuk melakukan hobinya tersebut ketika ada waktu dan Syifa menggambarkan tentang pertandingan basket tersebut.
__ADS_1
Tiba-tiba dari belakang ada yang memanggil namanya dan syifa pun langsung membalikkan badannya kearah belakang untuk melihat siapa yang memanggil namanya Tersebut.
"Daffa...." Syifa yang kaget pas tau yang memanggil namanya adalah laki-laki yang lagi dihebohkan oleh teman-temannya tersebut.
Daffa pun melambaikan tangannya kearah Syifa dan Syifa pun langsung balik badannya ke depan lagi, jadi Syifa pura-pura tidak mengenal Daffa terus Syifa langsung beres-beres buku gambarnya tersebut untuk menghindari daffa.
Daffa pun binggung sama sikapnya Syifa yang sangat beda waktu sekolahnya dulu dan Daffa pun langsung melanjutkan main basketnya tersebut.
" Yaudahlah, nanti aku aja yang samperin dia ke kelas... " Daffa yang langsung biarkan Syifa pergi darinya jadi nanti dirinya aja yang samperin Syifa pas pertandingan basket nya selesai.
Akhirnya pertandingan basket Daffa pun sudah selesai, kemudian Daffa langsung kepada teman-temannya untuk pergi duluan jadi tadi temannya minta dirinya untuk makan-makan dikantin tapi Daffa menolaknya karena dirinya harus ketemu Syifa di kelas.
Sampailah Daffa di kelasnya Syifa dan Daffa pun melihat Syifa yang lagi gambar dibuku gambarnya tersebut jadi Daffa sudah tau tentang hobinya Syifa selama ini.
" Ternyata kamu masih suka gambar yah..." Daffa yang tiba-tiba membuat Syifa begitu kaget kedatangan dirinya yang ada didepannya tersebut.
" Kamu... ngapain disini, nanti penggemar kamu lihat aja, aku yang kena sasarannya..." Syifa yang langsung tanya ke Daffa dengan keberadaannya dikelasnya tersebut.
" Aku mau nyapa kamu... habisnya, tadi aku sapa kamu.. malah kamunya pergi, jadi aku mau nyapa lagi, gak apa-apa kan..." Daffa yang memberikan alasan kepada Syifa untuk nyapa lagi katanya.
" Oh gitu, yaudah jangan-jangan lama disini... aku takut nanti pengemar kamu lihat.." Syifa yang minta Daffa untuk tidak usah lama-lama di kelasnya tersebut.
" Ternyata kamu tidak berubah yah..." Daffa yang langsung tersenyum kepada Syifa atas perilakunya Syifa yang tidak pernah berubah.
Syifa pun tetap diamkan Daffa yang terus menatap dirinya tak pernah berhenti dan Syifa pun mulai tidak nyaman keberadaan Daffa didepannya tersebut.
* Aduh kenapa dia tidak mau pergi sih, batin Syifa yang sudah ingin daffa pergi dari hadapannya tersebut karena Syifa tidak ingin digosipkan teman-teman kelasnya nanti.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1