
Tak terasa waktu liburan kak Alvino pun sudah selesai dan Kak Alvino pun harus balik ke Jepang lagi untuk melanjutkan bakatnya tersebut.
Kak Alvino juga sebenarnya masih pengen liburan lagi tapi pelatihnya hanya kasih tambahan sehari aja yaitu pas waktu ikut acara Rafu sama Raihan waktu itu.
Jadi kak Alvino memang harus balik ke Jepang untuk melanjutkan bakatnya tersebut, apalagi bentar lagi tim kak Alvino yang di Jepang akan mengadakan lomba di China jadi pelatihnya sangat membutuhkan kehadiran dirinya, pelatihnya ingin sekali kak Alvino bisa ikut lomba tersebut.
Fia pun juga sebenarnya masih pengen bareng kak Alvino terus walaupun dia sudah punya suami tapi mau gimana lagi, kak Alvino lah yang selama ini yang selalu ada di sampingnya terus apalagi kak Alvino harus ke Jepang lagi, jadi fia pun harus terpisah lagi dengan waktu yang cukup lama tetapi yaudahlah biarkan kak Alvino melanjutkan bakatnya tersebut.
"Kak Alvino, harus bangat yah hari ini ke Jepang...." kata fia yang cukup sedih bangat pas tau kak Alvino harus ke Jepang buat melanjutkan bakatnya tersebut.
" Iya adik kak tersayang, udah jangan nangis, kak jadi gak tega nih ditinggalin kamu sama mama dan papa, tapi nanti kalau lomba kak udah kelar, kak janji deh bakalan ke Jakarta lagi..." janji kak Alvino kepada adik tersayang tersebut dan kak Alvino juga gak mau lihat adiknya nangis gara-gara dirinya harus balik ke Jepang.
" bener yah kak, aku bakalan minta janji kak itu dan kalau kak gak datang, aku bakalan marah bangat sama kak, beneran nih aku bakalan marah sama kak..." Fia yang tiba-tiba berhenti nangis pas tau kak Alvino memberikan janji kepadanya dan Fia pun menganggapnya dengan serius apa yang kak Alvino janji kan kepadanya.
" Iya adik kak tersayang, yaudah kak harus berangkat ke bandara dan kamu gak mau anterin kak ke bandara buat lihat kak berangkat ke Jepang...." Kak Alvino yang langsung menghentikan obrolannya tersebut karena kak Alvino harus berangkat ke bandara dan kak Alvino pun juga menawarkan adiknya tersebut untuk ikut anterin dirinya.
" Bener nih aku boleh anterin kak ke bandara, yaudah aku ambil tas aku dikamar, tunggu kak...." fia yang langsung senang pas tau kak Alvino menawarkan kepadanya untuk anterin kak Alvino.
Kak Alvino pun langsung menggelengkan kepalanya pas lihat tingkahnya fia yang cukup senang pas kak Alvino menawarkan dirinya untuk menganter kak Alvino ke bandara terus juga kak Alvino binggung kapan adiknya berubah dari tingkahnya seperti anak kecil seperti gitu apalagikan dia udah jadi istri, yah mudah-mudahan aja fia bisa berubah.
*fia, kamu memang masih kaya adik tersayang kak, mudah-mudahan kamu bisa berubah tingkah kamu yang kaya anak kecil gini yah adik, semoga kamu sama Dikta selalu bahagia terus dan kak bisa tenang kalau kamu udah ada yang jagain, batin seorang kak yang cukup bahagia kalau adiknya tersebut sudah menikah dan kak Alvino pun juga udah tenang kalau adiknya ada yang jagain pas dirinya dijepang.
"Ayo kak, kita berangkat tapi aku naik mobilnya bareng sama kak yah, aku mau puas-puasin bareng sama kak...."minta fia kepada kaknya untuk semobil bareng kak nya tersebut.
"Yaudah kamu minta izinlah ke suami kamu, kalau kak mah boleh-boleh aja..." Kak Alvino yang langsung minta fia untuk izin ke suaminya untuk semobil bareng dirinya.
"Aa, aku semobil yah sama kak Alvino jadi Aa sama papa dan mama aja yah, aku mau puas-puasin sama kak ku tersayang ini...." ucap Fia yang cukup manja minta izinnya kepada Dikta untuk mengizinkan istrinya semobil dengan kakak nya tersebut.
__ADS_1
"Yaudah sayang, kamu puas-puasin aja sama kak Alvino, biarin aku nanti sama mama dan papa...." Dikta yang langsung mengiyakan permintaan istrinya tersebut untuk semobil dengan kaknya tersebut dan Fia pun langsung peluk Dikta sama cium pipinya Dikta sebagai ucapkan terima kasih telah mengabulkan permintaannya tersebut.
" waduh, jangan romantis didepan kak donk, hehe...." Kak Alvino pun langsung kaget pas lihat tingkah adiknya yang cukup romantis kepada suaminya tersebut apalagi sampai kak Alvino lihat pas ada adegan cium didepan dirinya.
"Makanya, kak Alvino cepat-cepat lamar Dr. Rara donk, jangan lama-lama kak, nanti Dr. Rara diambil orang loh, hehehe...." ledekan adiknya kepada kak Alvino yang minta kak Alvino cepat-cepat lamar Dr. Rara.
" Oh gitu yah kamu, yaudah kamu gak usah semobil sama kak kalau gitu mah...." kak Alvino yang pura-pura marah sama fia dan kak Alvino langsung ninggalin fia.
"Kak Alvino, tunggu aku.... ihh gitu aja marah." fia yang langsung ngejar kak nya tersebut dan Fia pun langsung buka pintu mobilnya terus langsung minta maaf sama kak nya tersebut.
Semua keluarga besar fia sama suaminya pun langsung pergi ke bandara buat ngaterin kak Alvino ke bandara untuk melanjutkan bakatnya tersebut disana dan apabila kak Alvino yang bentar lagi akan lomba di Cina.
Tidak keluarga kak Alvino aja yang ngaterin ke bandara, Raihan sama istrinya sama dua sahabat Raihan yang juga bersama pasangannya tersebut sedangkan Dr. Rara yang bilang ke kak Alvino kalau dirinya gak bisa anterin karena Dr. Rara yang masih banyak pasien jadi gak bisa ninggalin pasiennya tersebut, ia kak Alvino pun sangat sedih ketika tau Dr. Rara gak bisa anterin dirinya.
Tiba-tiba ada seorang perempuan yang sedang nungguin terus juga cara pakaiannya seperti Dr. Rara tapi kak Alvino pun Langsung tidak percaya bahwa perempuan tersebut Dr. Rara tetapi kenapa perempuan tersebut sedang obrol sama Raihan bersama teman-temannya tersebut.
"Assalamualaikum Raihan, kamu....." kak Alvino pun langsung menghampiri Raihan bersama teman-temannya tersebut tetapi kak Alvino kaget pas Dr. Rara membalikkan badannya untuk menatap ke kak Alvino.
"Walaikumsalam Alvino...." yang jawab pun Dr. Rara karena Dr. Rara yang melihat kalau kak Alvino cukup kaget dengan kehadiran dirinya.
" Lah, kamu bukannya gak bisa datang yah... kenapa tiba-tiba datang dan kamu gak bilang-bilang sama aku lagi...." kak Alvino yang belum nyangka kalau Dr. Rara tiba-tiba ada dibandara untuk ngaterin dirinya tersebut.
" Oh kamu gak mau aku ngaterin kamu yah.... yaudahlah aku balik aja yah...." Dr. Rara yang pura-pura marah sama kak Alvino tetapi tiba-tiba aja kak Alvino yang langsung tarik tangannya Dr. Rara terus langsung peluk Dr. Rara buat tanda perpisahan kepadanya.
"Kamu tunggu aku yah disini, nanti kalau lombaku menang, aku akan lamar kamu secepatnya jadi aku minta kamu sabar nungguin aku...." bisik kak Alvino ke telinganya Dr. Rara untuk bilang kepadanya menunggu kehadiran dirinya lagi dijakarta karena kak Alvino akan lamar dirinya pas lombanya menang.
"iya aku akan tunggu kamu disini, semoga lomba kamu lancar tapi kalau kamu gak menang gak apa-apa kok, aku bakalan nungguin kamu, Alvino...." jawab Dr. Rara dari bisikan kak Alvino tersebut dan Dr. Rara juga tidak mau maksain kak Alvino buat menang pokoknya mau kalah apa menang, Dr. Rara akan nungguin dirinya tersebut.
__ADS_1
Kak Alvino pun langsung meluk Dr. Rara cukup erat dan cium kepalanya Dr. Rara sebagai tanda kalau Dr. Rara sudah milik dirinya jadi tinggal nungguin lamar resminya pas Kak Alvino sudah selesai mengikuti lombanya tersebut.
"Cieeeee.... yang bentar lagi bakalan tunangan nih...." ledekan Fia kepada kak nya yang bentar lagi bakalan tunangan sama Dr. Rara dan Fia pun cukup senang kalau kakaknya bakalan lamar Dr. Rara pas lombanya selesai.
Kak Alvino pun langsung lepaskan pelukan Dr. Rara dan kak Alvino pun langsung menghapuskan air matanya Dr. Rara yang terharu dengan kata-kata kak Alvino yang tadi pas tiba-tiba lamar dirinya walaupun belum resmi tapi Dr. Rara pun bahagia kalau kak Alvino ada niat untuk lamar dirinya.
" kamu baik-baik disini yah, pokoknya kamu harus tungguin aku dan Aku akan selesaikan urusan aku dijepang buat cepat-cepat lamar kamu, Rarandira Dewi." ucap kak Alvino kepada calon istrinya yang akan dilamar olehnya nanti secara resmi terus kak Alvino juga akan bertemu orang tuanya Dr. Rara yang ada disingapura pas udah jemput Dr. Rara di Jakarta jadi biar enak aja datang berdua ke sana bersama keluarga besarnya.
"Iya, mas Alvino... aku akan tungguin disini." Dr. Rara yang tiba-tiba panggil Alvino dengan sebutan "mas" dan kak Alvino pun langsung kaget pas Dr. Rara panggil namanya " mas Alvino" tiba-tiba kak Alvino pun langsung bahagia dengan sebutan namanya tersebut.
Dr. Rara pun langsung cium tangan calon suaminya tersebut yang akan lamar dirinya nanti dan kak Alvino pun langsung cium keningnya Dr. Rara sama cubit pipinya Dr. Rara pokok mereka berdua cukup romantis bangat sampai-sampai semua orang disana dicuekin terus jadi kaya gak ada yang anterin dirinya.
"Udah, romantisnya... kak Alvino mau telat pesawat yah..." Fia yang tiba-tiba gangguin adegan romantis kaknya bersama calon kak iparnya nanti.
Kak Alvino pun langsung ninggalin keluarga besarnya, teman-temannya dan Calon Istrinya tersebut, kak Alvino pun pas masuk ke dalam langsung melambaikan tangannya ke mereka semuanya dan juga calon istrinya tersebut, kak Alvino sama Dr. Rara pun sama-sama mengeluarkan air matanya tersebut, Fia pun langsung merangkul calon kak iparnya tersebut yang kayanya tuh masih mau kak Alvino disini.
* I love you Rarandira Dewi, pesan dari kak Alvino ke nomer Dr. Rara pas kak Alvino kasih tau Dr. Rara buka handphone nya tersebut dan tiba-tiba Dr. Rara pun langsung terharu pas tau pesannya kak Alvino kepadanya.
*I love to Alvino Aldiandra, balas pesannya dari Dr. Rara kepada kak Alvino dan kak Alvino pun juga terharu dengan balasan calon istrinya tersebut.
sampai jumpa di episode selanjutnya....
jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
oiya share juga ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1