Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Pulang Camping


__ADS_3

Akhirnya mereka berdua sudah sampai ditempat tendanya Syifa dan mereka berdua memutuskan untuk ngobrol-ngobrol didepan tendanya Syifa.


" Aku temanin kamu yah, sampai acara api unggunnya selesai..." Daffa yang ingin temanin Syifa didepan tendanya Syifa.


" Oh yaudah..." Syifa pun mempersilahkan Daffa menemani dirinya.


Daffa pun tersenyum, kemudian Daffa mencari sisaan kayu untuk membuat api unggun didepan tendanya Syifa, jadi sambil menunggu acara api unggun disana kelar.


" akhirnya selesai juga bikin api unggunnya..." Daffa yang langsung duduk disampingnya Syifa dengan menaruhkan dua telapak tangannya di api unggun tersebut, untuk menghangatkan tangannya mereka berdua.


" Terimakasih yah udah mau temanin aku, terus aku juga minta maaf sama kamu, gara-gara aku cemburu kamu tidak main bisa nikmati api unggun bareng mereka..." Syifa yang merasa bersalah kepada Daffa, gara-gara dia, Daffa gak bisa menikmati api unggun bareng temen-temennya tersebut.


" sama-sama Syifa, kamu gak usah minta maaf sama aku, kamu mau tau gak, aku tuh paling suka menikmati api unggun bareng kamu daripada sama mereka..." Daffa yang menjawab ucapan dari Syifa yang sambil menatap kearah Syifa dan Daffa pun sambil menggenggam tangannya Syifa tersebut.


" Masa, hehe...." Syifa yang tidak percaya sama ucapan manis dari Daffa kepadanya.


Daffa pun langsung cubit pipinya Syifa dengan gemes dan Syifa pun langsung kesakitan pipinya yang dicubit sama Daffa. Daffa pun minta maaf sama Syifa yang membuat syifa kesakitan dipipinya tersebut.


" Maaf yah, sini aku obatin..." Daffa pun langsung ngelus-ngelus pipinya Syifa dan Syifa pun langsung tersenyum sama perhatian Daffa kepadanya.


" Yah gak apa-apa kok..." Syifa yang langsung sentuh hidung mancungnya Daffa dan Daffa pun juga tersenyum kepada Syifa.


Akhirnya mereka berdua pun menikmati api unggun dengan romantis yaitu Syifa menaruhkan kepalanya di bahunya Daffa dan Daffa pun menggenggam tangannya Syifa sambil menatap kearah Api unggun sama Syifa juga menatap kearah api unggun.


Tiba-tiba teman-temannya pun udah pada datang, tadi Daffa mau berdiri tetapi syifa tiba-tiba tertidur dibahunya, kemudian Daffa pun mengangkat kepalanya Syifa sebentar pakai tangannya Daffa, lalu Daffa mengendong Syifa untuk membaringkan badannya di dalam tenda.


" yaudah, Anggi... aku mau ke tenda yah, assalamualaikum..." Daffa pun langsung pamit kepada Anggi, setelah mengendong Syifa ke dalam tendanya Syifa.


" Walaikumsalam, terimakasih Daffa..." Anggi yang mengucapkan terimakasih kepada Daffa yang mengendong Syifa dan Anggi pun langsung menyelimuti badannya syifa dengan selimut yang dibawa Syifa, kemudian Anggi pun ikut tidur sama satu temannya.

__ADS_1


Pagi yang cerah, hari ini adalah hari terakhir untuk siswa-siswi menikmati Campingnya tersebut, jadi guru mereka membebaskan siswa-siswinya melakukan apa aja di camping, jadi nanti siang kumpul dilapangan untuk makan siang, Kemudian siap-siap untuk pulang.


" hari ini kalian bebas mau ngapain, tapi nanti siang kalian kumpul ke lapangan yah... untuk makan siang bersama, kemudian kalian Langsung balik ke tenda, untuk siap-siap pulang..." Pak guru pun membebaskan siswa-siswinya untuk melakukan apa aja, tetapi nanti pada kumpul dilapangan.


" Baik pak..." jawab semua siswa-siswi dengan bersama.


Mereka pun langsung bubar untuk melakukan hal-hal terakhir mereka berada ditempat camping tersebut dengan cara mereka masing-masing, jadi ada yang foto-foto, ada yang main gitar sambil nyanyi didekat pohon, terus ada yang cerita-cerita ditenda sambil ngemil, pokoknya masih banyak keseruan mereka dengan waktu yang cukup panjang.


" kamu dari kapan suka foto-foto pemandangan sama melukis juga..." Anggi yang penasaran dengan hal-hal kesukaan syifa.


" Dari kecil, jadi aku waktu kecil punya penyakit yang bikin aku Bosen dirumah terus maupun dirumah sakit, kemudian kak kedua aku, kasih aku sebuah buku gambar, untuk menemani sehari-harian aku dirumah maupun dirumah sakit, dari situlah... aku jadi suka gambar, kalau soal foto-foto pemandangan, itu pas aku diajak jalan-jalan sama kak kedua aku, terus aku jadi suka foto-foto pemandangan deh..." Syifa yang menjelaskan hal-hal kesukaannya tersebut dan Anggi pun kaget pas tau Syifa yang pernah sakit.


" kalau boleh tau, kamu sakit apa Syifa..." Anggi yang penasaran sama sakit Syifa pas waktu kecil.


" Aku sih kurang tau yah, aku sakit apa, karena aku tipe orang yang nurut aja apa kata orangtua aku, dokter pribadi aku maupun Kak kedua aku, jadi yang aku tau, yah aku punya penyakit tersebut pas aku waktu kecil... sekarang aku pun senang, bisa sembuh dari penyakit aku dan aku bisa nikmati pemandangan yang sangat aku jarang lihat..." Syifa yang menjawab ucapan Anggi dan Anggi pun langsung peluk Syifa, karena Anggi terharu sama ceritanya Syifa.


Akhirnya waktu makan siang pun telah tiba, mereka semuanya langsung kumpul dilapangan, untuk melakukan makan siang bersama. Beberapa jam mereka menikmati makan siangnya, akhirnya mereka semuanya pun sudah selesai makan siangnya, kemudian mereka langsung siap-siap untuk pulang kerumahnya masing-masing.


" Terimakasih yah... udah bantuin aku..." Syifa yang mengucapkan terimakasih Anggi yang telah bantuin dirinya.


" Sama-sama Syifa, yaudah.. ayo kita langsung menuju ke bis..." ajak Anggi kepada Syifa untuk menuju ke bis mereka berdua.


Ketika mereka berdua udah siap jalan menuju ke bis mereka berdua, tiba-tiba Daffa mendatangi mereka berdua dan Daffa pun langsung menatap kearah Syifa sambil membawakan kopernya Syifa, mereka berdua pun kaget sama perilaku Daffa yang tiba-tiba membawa kopernya Syifa.


" Sini aku bawain..." Daffa yang ingin membawakan kopernya Syifa dan tadinya Syifa ingin menolak untuk dibawain kopernya, tetapi Daffa malah maksain dirinya, yaudah deh Syifa jadi menerima tawaran dari Daffa.


" Terimakasih yah..." Syifa yang mengucapkan terimakasih kepada Daffa sambil tersenyum dan Daffa pun juga membalasnya dengan tersenyum.


Daffa pun langsung jalan duluan, kemudian mereka berdua nyusul Daffa dari belakang dan Anggi pun terus-menerus ledekin Syifa yang diperilakukan istimewa dengan Daffa, Anggi juga penasaran, sejak kapan mereka berdua pacaran, terus juga kenapa mereka berdua pancarannya diam-diaman gitu, jadi semua teman-temannya tidak tau tentang mereka berdua pacaran, tetapi gara-gara Daffa tadi menyebut namanya Syifa, disaat itu semua teman-temannya langsung pada kaget.

__ADS_1


" kamu ingat gak, pas Daffa sama teman-temannya ke kantin, terus kamu nyapa Daffa sama teman-temannya..." Syifa yang menceritakan pertama pacaran sama Daffa, jadi Daffa itu tipe orang yang jarang bangat ke kantin untuk istirahat, makanya waktu Daffa ke kantin, banyak siswa-siswi pada kaget dengan kedatangan Daffa waktu itu.


" iya ingat..." Anggi pun langsung ingat dan Anggi pun langsung paham dengan ucapan syifa, ternyata waktu itu Daffa sama Syifa Udah pacaran.


Tak terasa mereka berdua pun sampai di bis, lalu Anggi langsung masuk ke dalam bis duluan, jadi tinggalkan Daffa sama Syifa di luar bis mereka.


" Terimakasih yah..." Syifa yang lagi-lagi mengucapkan terimakasih kepada Daffa.


" Sama-sama syifa, yaudah kamu masuk ke dalam bis, sayang bangat yah bis kita berbeda..." Daffa pun langsung minta Syifa masuk kedalam bis yang isinya perempuan semuanya, jadi pihak sekolah memisahkan laki-laki sama perempuan dengan bis yang berbeda-beda.


Syifa pun langsung peluk Daffa, jadi mereka berdua tidak sembunyi-sembunyi lagi kepada teman-teman mereka berdua dan mereka berdua jadi tontona teman-temannya tersebut yang sangat iri sama kemesraannya mereka berdua, Kemudian Syifa pun langsung lepaskan pelukannya dan melambaikan tangannya kearah Daffa.


Mereka berdua pun sudah masuk ke dalam bis mereka berdua masing-masing, kemudian Syifa langsung duduk dipojok lagi dan Anggi pun tidak mempermasalahkan lagi soal tempat duduknya tersebut.


Bis mereka pun langsung jalan menuju ke sekolahan, kemudian mereka langsung nyanyi-nyanyi didalam bis nya dengan salah satu siswi yang membawa gitar untuk iringin mereka nyanyi.


Beberapa jam kemudian, mereka pun sampai di sekolahnya dengan selamat dan banyak orangtuanya mereka yang jemput mereka untuk pulang bersama, sedangkan Syifa yang sudah dipercayakan orangtuanya untuk pulang bareng sama Daffa yang waktu itu bawa mobil.


" Kamu tunggu situ yah... aku ambil mobil dulu..." Daffa pun minta syifa tunggu didepan bis untuk menunggu Daffa ambil mobilnya tersebut.


Syifa mengiyakan perkataan Daffa yang minta dirinya tunggu didepan bis dan beberapa menit, kemudian Daffa pun datang dengan mobilnya, lalu Daffa langsung bukain pintunya untuk Syifa, habis itu Daffa langsung taruhkan kopernya sama kopernya Syifa di jok mobilnya tersebut.


Kemudian mereka berdua pun langsung menuju kerumahnya Syifa, beberapa menit menuju kerumahnya Syifa, akhirnya mereka berdua pun sampai dirumahnya Syifa dan Syifa langsung keluar dari mobilnya yang sudah ada kopernya tersebut, kemudian Daffa langsung masuk ke dalam mobilnya untuk pulang ke rumahnya, Syifa pun langsung melambaikan tangannya kearah Daffa yang sudah keluar dari rumahnya tersebut.


* Akhirnya aku sampai dirumah dengan selamat, batin Syifa yang bersyukur, Sampai rumahnya dengan selamat, kemudian Pembantunya langsung membawa kopernya Syifa ke kamarnya tersebut.


Sampai jumpa di episode selanjutnya....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2