
Pagi yang begitu cerah pun telah tiba, Raihan sama Rafu pun langsung siap-siap ke restoran miliknya untuk bertemu Raka sama Aulia yang sudah nungguin disana.
"Sayang, udah semuanya kan, tanpa ada yang ketinggalan." tanya Raihan kepada Rafu tentang bawaannya karena Raihan gak mau nanti ada yang ketinggalan walaupun sedikit aja bawaannya.
"Udah lengkap mas, yaudah ayo... kita langsung jalan ke restoran kamu..." Rafu yang langsung minta Raihan untuk menuju ke restoran milik suaminya tersebut.
Raihan sama Rafu pun langsung menuju ke restoran dengan pelan-pelan karena Raihan sedang membawa dua nyawa yaitu istrinya sama anaknya yang ada diperut istrinya tersebut.
Rafu pun sibuk baca novel kesukaannya jadi Rafu sudah lama tidak menyentuh novelnya tersebut semenjak hamil berapa bulan dirinya tidak baca novel lagi terus pas mau lima bulan ini lah Rafu mulai pengen baca-baca novel kesukaannya tersebut.
Sampailah mereka berdua di restoran miliknya tersebut dan Raihan sama Rafu pun keluar dari mobilnya buat nemuin Raka sama Aulia yang sudah nungguin didalam.
"Assalamualaikum Raka sama Aulia, maaf yah kita datangnya telat, kalian berdua udah minum sama makan belum...." Raihan yang menawarkan Raka sama Aulia untuk makan atau minum dulu sebelum jalan ke kampung halaman Aulia tersebut.
"Walaikumsalam Raihan sama Rafu, Alhamdulillah tadi udah makan sama minum, barusan kelar makan, yaudah kita langsung berangkat ke kampungnya Aulia." Raka yang langsung minta berangkat dan Raihan ambil bekal dirinya sama dua temannya dulu karena tadi Raihan udah hubungi managernya buat siapin makanan untuknya sama dua sahabatnya tersebut.
"Bentar, aku mau ambil bekal dulu buat kita dijalan nanti...." Raihan yang langsung menuju ke dapur restorannya buat ambil makanan dirinya sama dua sahabatnya tersebut.
Raka sama Aulia pun langsung duduk lagi sambil nungguin Raihan yang lagi ambil bekal buat mereka berdua sama Raihan dan istrinya.
"Yaudah, ayo... kita berangkat, nih bekal kamu yah, Raka sama Aulia...." Raihan yang langsung kasih bekalnya ke mereka berdua dan mereka semua pun langsung naik mobilnya masing-masing kemudian langsung jalan menuju ke kampusnya Aulia.
Raihan sama Rafu pun menikmati udara yang cukup sejuk buat mereka berdua karena udah masuk ke dalam tol jadi kan kalau di tol itu banyak bangat sawah-sawah jadi bisa menghirup udara yang sejuk.
"mas, pemandangannya bagus bangat yah...." Rafu yang sangat suka dengan pemandangan yang tadi mereka berdua lewatin.
__ADS_1
"Iya sayang, fotoin sayang buat kenang-kenangan kita...." Raihan yang minta Rafu buat fotoin pemandangan yang cukup indah dan bagus.
Sedangkan Raka sama Aulia pun sepanjang jalan, mereka berdua sedang menyanyikan lagu kesukaan mereka berdua dan Raka pun megang tangannya Aulia terus Aulia juga sambil memandangi pemandangan yang mereka berdua lewatkan.
"Mas, bagus bangat pemandangan nya...." Aulia yang tiba-tiba berhenti nyanyinya pas lihat pemandangan yang bagus bangat.
"Iya sayang, oiya kampung kamu bakalan seindah gitu gak...." tanya Raka kepada pacarnya.
"Wah, malahan bagusan dikampung aku pokoknya nanti kamu bakalan gak mau pulang dah kalau udah datang ke kampung aku, hehehe..." ucap Aulia kepada Raka yang bilang kalau dikampungnya tuh cukup bagus daripada yang tadi mereka berdua lewatin.
"Aku jadi gak sabaran mau lihat kampung kamu kaya apa sih dan membuat pacarku ini menjadi bicara seperti itu kepadaku...." Raka yang sekilas berikan senyumannya kepada Aulia dan juga lepaskan genggamnya untuk cubit pipinya Aulia lalu genggaman tangan lagi.
Mereka Semua pun sibuk sama pasangannya mereka masing-masing, kemudian Rafu minta ke kamar mandi jadi mereka semuanya pun langsung Istirahat dulu lalu makan siang dulu karena sudah masukin makan siang jadi mereka semuanya pun makan siang yang dibawa Raihan dari restorannya.
"Mas, bagus bangat pemandangan sawah-sawah nya, akhirnya kita sampai dikampung Aulia juga yah, mas Raihan...." Rafu yang senang bangat bisa lihat pemandangan yang cukup indah bangat dan sejuk bangat udaranya.
" iya sayang, kita bakalan betah nih disini, soalnya banyak banget pemandangan yang bagus ...." kata Raihan yang juga lihat-lihat pemandangan di kampungnya Aulia cukup indah Bangat.
Raka juga sama dengan Raihan sama Rafu yang kaget melihat pemandangan di kampungnya Aulia cukup indah dan kayanya bakalan betah disini atau gak bakalan minta pulang dah.
"Sayang, bener kata kamu yah, pemandangan dikampung kamu tuh cukup indah bangat daripada yang tadi kita lewatkan...." kata Raka yang tidak nyangka kalau kampung pacarnya sebagus ini dan kayanya bakalan cukup lama nih disini tapi Aulia cuma izin seminggu aja.
" iya kan mas, kamu sih gak percaya sama aku dan aku yakin nanti pastinya kamu gak akan minta pulang deh kalau udah di kampung aku." Aulia yang senang kalau pacarnya suka dengan keindahan kampungnya tersebut.
Akhirnya sampailah dirumah yang cukup sederhana di kampung aulia tersebut dan Aulia sama Raka pun turun dari mobilnya kemudian Raihan sama Rafu pun juga turun dari mobilnya tersebut untuk menuju ke rumahnya Aulia.
__ADS_1
Orang tuanya aulia pun sambut kedatangan Raka, Raihan sama Rafu ke rumahnya tersebut dan apalagi kata Aulia, Ibunya udah masakin makanan yang cukup banyak buat mereka bertiga karena orangtuanya Aulia senang kedatangan teman sama pacarnya Aulia kerumahnya tersebut.
Ternyata aulia juga cukup banyak menceritakan tentang kehidupannya dijakarta pas ketemu Rafu, Raihan, Dikta, fia dan pacarnya tersebut, jadi orangtuanya senang kalau anaknya banyak yang sayang kepadanya jadi orangtuanya pun banyak-banyak terimakasih kepada teman-teman Aulia maupun pacarnya Aulia yang udah jagain anaknya tersebut.
"Assalamualaikum ibu sama Abah, oiya kenalkan ini teman-teman Aulia yang pernah Aulia ceritakan tapi Fia sama Dikta lagi liburan jadi gak bisa datang terus yang datang ini ada Rafu sama Raihan ini mereka berdua adalah sepasang suami-istri dan ini pacar aku, namanya Raka, ibu sama Abah..." Aulia yang mengenalkan satu persatu kepada ibunya sama abahnya tersebut.
"Walaikumsalam nak, oh ini teman kamu yang pernah kamu ceritakan kepada ibu sama Abah dan ini pacar kamu, wah ganteng bangat pacar kamu, anak ibu pinter juga yah cari jodohnya, hehehe...." ucap ibunya Aulia yang terpesona sama kegantengan calon menantunya tersebut.
" ibu, jangan bikin aku malu donk, maaf yah mas, ibu aku memang kaya gini orangnya jadi maklum aja yah...." Aulia yang merasakan gak enakan sama Raka yang telah digodain sama ibunya gara-gara ibunya masih gak nyangka punya calon menantu yang ganteng.
"Yaudah gak apa-apa sayang, santai aja sama aku mah, salam kenal Tante sama om....." Raka yang langsung salim ke orangtuanya Aulia dengan sopan kemudian Raka memberikan senyumannya kepada orangtuanya Aulia.
"Tuh, pacar kamu aja tidak dipermasalahkan, masa kamu dipermasalahkan...." ibunya yang senang dibelain sama calon menantunya tersebut.
Mereka semua pun langsung masuk ke rumahnya Aulia yang cukup sederhana tapi cukup nyaman buat ditempatkan, kemudian mereka bertiga pun diajak keliling rumahnya Aulia sama kamar-kamar Aulia tersebut.
*Ternyata begini kehidupan kamu, sayang... batin Raka yang ingin mengeluarkan air matanya pas tau kehidupan calon istrinya tersebut seperti apa.
*Aku merasa bangga kenal sama kamu, Aulia.... batin Rafu yang sangat senang punya teman kaya Aulia yang berjuangan dirinya pun selama ini tidak sia-sia.
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan Vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1