
Fia pun tak sabar ingin lihat kado kedua dari Dikta tetapi Dikta memang sengaja buat fia tak sabar, kemudian Dikta membuka handphone buat kasih tau kalau kado keduanya dipersilahkan datang ataupun keluar dari tempat sembunyiannya tersebut.
Tetapi Dikta meminta Fia untuk tutup mata pake kain yang sudah disiapkan oleh Dikta dan Fia pun menuruti permintaan calon suaminya tersebut, terus kado kedua tersebut berupa seseorang yang selama ini dikagenin oleh fia dan orang tersebut sengaja pakaian tertutup jadi dari wajahnya pun dipakaikan topeng.
Semua orang yang datang pun tidak tau tentang kado keduanya Dikta tersebut karena Dikta sengaja menutup kedatangan seseorang ini dan Alhamdulillah nya juga orang tersebut mau kerja sama dengannya tanpa ada syaratnya sedikit pun.
"Aa, lama bangat kado keduanya datang...." kata fia yang tidak sabar tentang kado kedua dari Dikta tersebut.
"Sabar atuh sayang, nih kadonya juga udah datang didepan kamu dan kamu silahkan diraba dulu baru dibuka tutupan kamu...." jawab dikta kepada fia dan Dikta pun mengasih tau untuk raba terlebih dahulu baru dibuka tutupannya Tersebut.
"Aa, kok kadonya panjang yah kaya bentuk manusia gitu????." ucap Fia yang kaget pas raba kok kaya bentuk manusia gitu bukan bentuk barang.
"Emang iya, kado kedua kamu itu bentuk manusia tapi kamu tebak dulu, kira-kira siapa yang ada didepan kamu tersebut..." jawab dikta kepada fia untuk menebak seseorang tersebut.
"Aa, jangan bilang....."ucap Fia yang langsung buka dari tutupan wajahnya tersebut karena dia tiba-tiba tau tentang seseorang didepan dirinya tersebut.
"Kak Alvino....." kaget fia yang tiba-tiba kado keduanya Dikta tersebut adalah kakak kandungnya tersebut yang langsung datang dari Jepang.
"Supriseeeeee..... maaf yah Fia, kak udah bohongi kamu untuk tidak datang ke acara lamaran kamu, hehehe...." teriak kak Alvino kepada fia dan kak Alvino pun juga minta maaf telah bohongi adiknya tersebut untuk tidak datang ke acara pentingnya tersebut.
"ihhh, kak Alvino nyebelin nih.... kamu juga...." ucap Fia yang kesel kepada Dikta sama kak Alvino yang telah kerja sama buat kasih kejutan Dirinya tersebut.
"Tapi kamu senang kan, sayang....." jawab dikta kepada fia dan Fia pun langsung peluk Dikta karena dia ucapin terima kasih kepada Dikta yang telah membawa kakak kandungnya ke acara lamarannya tersebut.
__ADS_1
"Kak, gak dipeluk nih.... yaudahlah kak balik lagi ke Jepang...." kata kak Alvino yang ngerjain fia untuk balik lagi ke Jepang padahal mah gak mau balik ke Jepang karena kak Alvino udah izin sama pelatihnya sampai acara nikah adiknya tersebut.
"Yaudah sini aku peluk, kak Alvino memang gak pernah berubah...." jawab fia yang langsung pindah pelukannya kepada kakak tercintanya tersebut dan Fia juga sambil mengeluarkan air mata bahagia atas kehadiran kakaknya tersebut.
Mereka berdua pun pelukan dengan cukup lama karena mereka berdua bener-bener kangen bangat soalnya udah mau setahun gak ketemu dan apalagi dirumah gak ada teman berantem lagi setelah kak Alvino ke Jepang buat nerusin bakatnya tersebut.
Kak Alvino pun langsung menghampiri kedua orang tuanya tersebut yang berada disebelah kanannya fia dan Kak Alvino pun langsung peluk kedua orang tuanya tersebut dengan cukup lama sambil mengeluarkan air matanya tersebut, karena setelah nikahnya fia selesai, kak Alvino bakalan tidak balik lagi ke Jakarta dan kak Alvino pun langsung fokus sama bakatnya tersebut.
"Assalamualaikum, mama, papa, apa kabarnya????." tanya kak Alvino kepada orang tuanya tersebut tentang keadaannya.
"walaikumsalam bang, papa sama mama, keadaannya baik-baik aja kalau Abang gimana kabarnya???." jawab papanya untuk mewakili mamanya nanyakan keadaan anaknya tersebut.
"Alhamdulillah kalau keadaan Abang disana baik-baik aja, oiya Abang ini izinnya sampai dia nikah kan???." tanya mamanya kepada anaknya tentang minta izinnya ke pelatih nya Samapi kapan.
"Iya mama, aku bakalan disini Sampai Fia nikah tetapi nanti Abang gak kesini lagi sampai lulus nanti itu juga syarat dari pelatih Abang disana..." jawab kak Alvino kepada pertanyaan mamanya tersebut tentang minta izinnya.
Kak Alvino pun langsung dikenalin ke orang tuanya Dikta sebagai kakak kandungnya fia yang kuliah di Jepang dan orang tuanya Dikta pun langsung tersenyum sambil menatap kearah kak Alvino terus juga sama kak Alvino pun juga tersenyum kepada orang tuanya Dikta.
"ibu, bapak, kenalin ini anak pertama saya namanya Alvino Aldiandra, dia kuliah di Jepang baru berapa bulan ini dan Alhamdulillah nya bisa pulang buat acara adiknya tersebut." kenalin kak Alvino kepada orang tuanya Dikta tersebut.
"Assalamualaikum tante, om, saya.... Alvino Aldiandra yaitu kakaknya fia..." kata kak Alvino yang langsung cium tangannya orang tuanya dikta tersebut.
"Walaikumsalam nak Alvino, wah kamu hebat yah... semoga kamu sukses yah kuliah disana..." ucap ayahnya Dikta kepada kak Alvino dan ayahnya Dikta pun salut sama bakatnya kak Alvino yang cukup sukses dimasa meda nya tersebut.
__ADS_1
"Amiiin, makasih om sama Tante atas doanya ..." jawab kak Alvino dari doanya orang tuanya dikta tersebut.
" Oiya kamu udah punya pacar belum nih, kalau belum ada pacar, Tante mau kenalin kamu sama saudara sepupunya Dikta tetapi dia seorang dokter dirumah sakitnya keluarga Raihan." ucap bundanya Dikta tersebut kepada kak Alvino dan menanyakan juga tentang hubungan kak Alvino di Jepang.
"Alhamdulillah belum Tante, soalnya sibuk sama pelatihan basket saya jadi gak ada waktu buat cari pacar disana dan kalau Tante Mau kenalin boleh aja, hehehe...." jawab kak Alvino kepada pertanyaan bundanya Dikta tentang asmaranya kak Alvino tersebut di Jepang.
"Yaudah nanti Tante hubungi saudara sepupunya Dikta, kalau mau ketemu nanti Tante hubungi kamu yah...." kata bundanya Dikta kepada kak Alvino dan bundanya Dikta akan kasih tau kalau sepupunya mau dinner bersama raihan.
"oke Tante, aku tunggu yah...." jawab kak Alvino yang sambil tersenyum kepada orang tuanya Dikta.
Mereka semua pun pada makan-makan yang udah disiapkan oleh orang tuanya fia dan minuman pun juga udah disiapkan oleh orang tuanya fia, Kak Alvino pun hanya makan kue Kesukaannya tersebut jadi kak Alvino gak boleh makan nasi gitu sama pelatihnya sebenernya boleh tapi harus olahraga lagi jadi harus balik berat badannya waktu masuk pelatihan tersebut.
Kak Alvino pun juga udah dengar kalau Rafu sedang mengandung anaknya Raihan jadi kak Alvino pun langsung menghampiri Raihan sama Rafu yang sedang obrol bersama Raka sama pasangannya tersebut
"Assalamualaikum Raihan sama Rafu, apa kabar kalian berdua dan hamilnya Rafu gimana keadaanya.
"Walaikumsalam kak alvino, Alhamdulillah baik-baik aja dan hamil aku pun akhir-akhir ini lumayan baik kok."jawab Rafu kepada kak Alvino dan Rafu juga bilang kalau hamilnya dia baik-baik juga.
*Alhamdulillah kalau Rafu cukup bahagia bersama Raihan jadinya aku gak sia-sia rela berkorban perasaan aku kepada Rafu waktu itu, batin kak Alvino yang melihat Rafu yang cukup bahagia bersama suaminya tersebut.
sampai jumpa di episode selanjutnya....
jangan lupa like ceritaku yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
__ADS_1
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
oiya jangan lupa share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗👌👌👌👌👌