
Hari yang ditunggu-tunggu Dikta sama Fia pun telah tiba, Fia pun sibuk dengan riasannya sedangkan Dikta sibuk hafalin ijab Kabul bersama Raihan jadi Rafu lagi sama fia.
"Dikta, santai aja kamu hafalin nya jadi jangan terlalu gugup, ok." Raihan sedang memberikan ketenangan kepada Dikta untuk menghafalkan ijab Kabulnya.
"bismillah, semoga aku ucapin nya lancar tanpa ada kekurangan sedikit pun, amiin Ya Allah...." jawab dikta yang sudah cukup tenang pas lagi belajar sama Raihan.
Jadi mereka berdua acaranya di tempat biasa kak Alvino dulu nikah karena Fia ingin nikah ditempat waktu kak Alvino nikah dulu soalnya pemandangan bagus bangat.
Dikta pun hanya ikutin kata calon istrinya tersebut karena dia ingin fia bahagia bisa nikah bersamanya.
Waktu pun telah tiba, Fia pun juga udah selesai rias sama dengan dua sahabatnya pun telah selesai rias juga walaupun hanya sederhana tapi mereka berdua cukup cantik jadi mereka berdua gak mau melebihi pengantinnya.
Sedangkan Dikta pun sudah duduk ditempat ijab Kabulnya tersebut bersama papanya fia dan Dikta pun sekarang sudah mulai tenang tidak seperti pas di ruang makeup tadi karena Raihan sudah memberikan dirinya ketenangan ataupun nasihat kepadanya.
"Saudara Dikta, apakah kamu sudah siap dimulai...." tanya pak penghulu kepada Dikta untuk menanyakan apakah dirinya udah siap dimulai.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya siap .... pak." jawab dikta yang cukup tegas kepada pak penghulu tersebut.
Akhirnya acara pun dimulai dan Dikta pun sudah mulai menyentuh tangannya ke tangan papanya Fia tersebut.
"Saya nikahkan kau dengan putri saya yaitu Fia Nadya Almira binti Aldiandra dengan mas kawin 5kg emas sama uang sejumlah 12 juta dibayar tunai...." ucap pak Aldiandra kepada Dikta yang langsung mengucapkan ijab Kabulnya kepada Dikta.
"Saya terima nikahnya Fia Nadya Almira binti Aldiandra dengan mas kawin disebut, tunai....." jawab langsung dari Dikta kepada papanya Fia tersebut dengan lancar tanpa ada salah sedikit pun.
"Gimana.... saksi.... sah...sah...sah..." tanya penghulu kepada saksi pernikahannya tersebut sama semua tamu yang ada diacara nikahnya.
"Alhamdulillah, terimakasih Ya Allah... atas lancar darimu ...." gumam Dikta yang bersyukur kalau dirinya bisa lancar mengucapkan ijab Kabulnya tersebut.
Akhirnya fia pun datang bersama dua sahabatnya tersebut dan Dikta pun cukup terpanah lagi sama kecantikan fia yang dirias dengan cukup sederhana tapi bikin semua orang pada pangling kepadanya.
"Masya Allah, kamu cantik bangat, sayang...." bisik Dikta kepada telinganya Fia dan Fia pun langsung cubit pinggangnya Dikta karena dirinya Digombalin sama Dikta.
Fia pun sangat malu sama ucapan Dikta tadi kepadanya dan fia pun langsung duduk bareng sama Dikta setelah tadi Dikta jemput dirinya untuk duduk bareng bersama.
__ADS_1
"Yaudah kalian berdua tanda tangan, buku nikah kali ini..." perintah pak penghulu kepada mereka berdua.
Mereka berdua pun langsung tanda tangan buku nikahnya tersebut dan Selesailah semua berkas dari penghulu telah selesai, kemudian mereka berdua pun langsung sama-sama kasih cincinya ke jari mereka berdua dan Dikta pun langsung cium keningnya fia kemudian Fia pun cium tangannya Dikta terus Dikta suruh doakan ke istrinya lewat keningnya fia yang dipegang dari tangannya Dikta tersebut.
"Baiklah, semua sudah selesai, saya pamit yah papa dan kalian berdua, assalamualaikum...." pamit pak penghulu kepada mereka Berdua setelah semuanya selesai.
Kemudian Dikta disuruh menyerahkan mas kawinnya tersebut kepada Fia sama bingkai yang digambarkan pakai uang yang disebut sama Dikta pas di ijab Kabul tersebut.
Fia pun langsung menerimanya, kemudian mereka berdua langsung foto dan Mereka berdua pun disuruh ke tempat duduk pengantin yang sudah disiapkan oleh pihak panitia tersebut.
Kemudian Satu persatu tamu pun mengucapkan selamat kepada mereka berdua dan mereka berdua pun sambil salam-salaman juga tersenyum kepada para tamu-tamu yang mengucapkan selamat kepadanya.
"Widihhh.... Dikta sekarang udah jadi suami yah nih, sekarang kalau main atau kumpul ada yang damping, hehehe....." ledekan Raka kepada Dikta dan Dikta pun langsung balik ledekin ke Raka.
"Iya donk, emang kamu yang belum halalin Aulia tuh, udah cepat-cepat nikahin tuh dan jangan lama-lama pacarannya, hehehehe...." ledek balik dari Dikta kepada Raka dan Raka pun langsung tatap kearah Aulia.
"Tuh... sayang, dengarin kata pak Dikta, hehehe..." Raka yang langsung menatap kearah Aulia yang ada disampingnya tersebut.
"Nanti dulu Dikta, aku belum semua tau tentang pribadinya Raka dan kayanya juga aku udah tau beberapa pribadi Raka kok jadi tunggu aja yah, hehehe..." jawab Aulia dari pertanyaan Dikta tersebut tentang kapan mereka berdua nyusulin Dikta tersebut.
Raihan sama Rafu pun langsung salam-salaman kepada Dikta sama Fia untuk mengucapkan selamat kepada mereka berdua.
"Selamat Dikta sama fia, semoga pernikahan kalian selalu langgeng dan cepat-cepat dapat momongan biar baby "R" ada temannya, hehehe..." ucap Rafu untuk mereka berdua sama kasih doa yang terbaik buat mereka berdua dan Rafu pun juga berdoa semoga fia cepat-cepat hamil biar nanti anaknya ada temannya.
"Makasih doanya Rafu, oiya udah berapa bulan nih hamil kamu...." tanya Fia kepada Rafu tentang kehamilan Rafu tersebut.
"Alhamdulillah fia udah mau 3 bulan, oiya bulan madunya nanti aja yah pas acara makan-makan aku pas mau 4 Bulan nanti, ok..." minta Rafu kepada fia untuk ditunda dulu bulan madunya tersebut karena Rafu ingin Adain makan-makan bersama sahabat-sahabatnya untuk acara 4 bulan dirinya soalnya nanti syukurannya pas 7 bulan aja.
" aku sih tergantung Aa Dikta, maunya bulan apa bulan madunya jadi aku gak bisa buat keputusan kepada kamu Rafu, jadi gimana, Aa...." tanya Fia kepada suaminya tersebut untuk menanyakan tanyaan dari rafu tadi.
"Hmmm, yaudahlah sayang, kita tunda dulu aja bulan madu kita, untuk bisa datang ke acara makan-makan Rafu, soalnya juga kan Rafu banyak bangat bantuin kita dari lamaran sampai nikah sekarang." Dikta yang menerima tawaran dari rafu tersebut untuk ikut acara makan-makan 4 bulan nanti direstoran milik mertuanya tersebut.
"Alhamdulillah deh kalian berdua mau ikut acara makan-makan 4 bulan aku, makasih yah...." Rafu yang langsung peluk kepada fia dengan tanda ucap makasih telah mau ikut acara makan-makan 4 bulannya nanti dan Rafu juga tersenyum kepada Dikta yang telah menyetujui keinginannya tersebut.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua pun foto-foto buat kenangan mereka berdua dari kamera mereka berdua sampai fotografer pernikahan fia sama Dikta tersebut.
Raihan sama Rafu pun langsung turun ke bawah untuk gabung makan sama Raka dan Aulia yang udah makan duluan.
Ketika Raihan sama Rafu turun, datanglah Dr. Leo yang mau ucapkan selamat kepada fia sama Dikta dan kemudian Dikta yang tadinya tersenyum berubah menjadi wajah yang kesel pas Dr. Leo datang menghampiri dirinya Tersebut.
"Assalamualaikum, selamat yah Dikta atas pernikahan kamu, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat punya momongan, amiin..." ucap selamat dari Dr. Leo kepada Dikta dan Dikta pun menjawab cukup malas kepadanya.
"makasih Dr. Leo atas datangnya, semoga Dr. leo menikmati acara pernikahan saya dengan suami saya ini..." langsung jawab dari fia untuk mewakili Dikta tersebut yang cuma ucapin salam aja tanpa ada basa-basi sedikitpun jadi fia pun maklumkan aja sikap suaminya tersebut.
"Yaudah saya pamit turun yah..." Dr. Leo pun langsung turun untuk melakukan makan bersama dengan salah satu rekannya yang diundang juga sama Dikta.
" yaudah tinggal turun aja harus bangat gitu bilang sama saya dan istri saya...." gumam Dikta yang terdengar sama fia sama Dr. Leo pun juga terdengar tapi sama dirinya diamkan aja karena Dr. Leo tau kalau Dikta masih kesel kepadanya.
"Aa, jangan gitu donk sama Dr. Leo, aku tau kalau Aa masih kesel sama kejadian Dr. leo yang nyakitin perasaan Dr. Rara..." fia yang sudah tau kejadiannya pas Dr. Rara putus sama Dr. Leo tetapi bagi fia yaudahlah itu kan masa lalu jadi jangan dipikirkan lagi apalagi Dr. Rara lagi dekat sama kakaknya tersebut.
*Lagian juga Dr. Rara lagi dekat sama kak Alvino jadi apa yang harus ditakutkan apalagi kak Alvino tipe orang yang tidak akan nyerah kalau tau tentang masa lalu orang yang dirinya cintai, batin fia yang lagi salam-salaman kepada teman-teman nya tersebut sambil tersenyum.
*Alhamdulillah aja kak Rara datangnya telat, batin Dikta yang juga lagi salam-salaman dengan teman-temannya tersebut, jadi Dr. Rara telat datang karena orang tuanya baru sampai dari Singapura terus Dr. Rara harus jemput, harusnya kemarin datangnya tapi pesawat orang tuanya tersebut harus ditunda karena cuacanya lagi gak mendukung jadinya baru datang sekarang.
foto-foto tempat acara pernikahan Dikta sama fia.
cantik bangat yah dekorasi nya🤭🤭🤭🤭🤭
sampai jumpa di episode selanjutnya.....
jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
__ADS_1
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
oiya jangan lupa Share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗👌👌👌👌👌