
Akhirnya rafu pun mengiyakan permintaan Raihan tersebut dengan mengangguk kepalanya yang sedang lihat ke bawah dan Raihan langsung gendong Rafu ke kasurnya tersebut dengan penuh bahagia karena akhirnya apa yang dia inginkan Terlaksanakan juga.
" Sayang, kamu serius nih mau lakuin sekarang, soalnya aku gak mau ada terpaksa dari kamu karena permintaan aku." bisik Raihan ditelinga Rafu yang sudah ada di kasurnya dan Rafu pun cuma mengangguk kepalanya aja karena dia binggung harus jawab apa.
Raihan pun langsung mengarahkan kearah keningnya, matanya, hidungnya, pipi kanan sama kiri, bi***nya, sama ke lehernya pun juga di ci*** sama Raihan kepada Rafu terus Raihan pun langsung balik lagi ke bi***nya Rafu dengan cukup nikmatnya sampai semua yang dia rasakan dengan cukup puas karena dia sudah lama tahan nafsunya kepada istrinya tersebut.
Rafu cuma bisa terdiam apa yang dilakukan suaminya tersebut kepadanya karena mau gimana lagi sudah waktunya dia membuat suaminya senang dan tidak mau membuat suaminya menahan nafsunya kepada dirinya tersebut.
Akhirnya Raihan pun sudah cukup puas apa yang dia lakukan sama istrinya tersebut dan Raihan pun langsung tidur kesamping istrinya setelah selesai melakukan kegiatannya yang cukup buat dia penuh bahagia karena akhirnya dia bisa tercapai memilik sepenuhnya yang ada di istrinya tersebut tanpa dia belum semuanya terpenuhi.
" Sayang, makasih yah kamu udah buat aku puas hari ini dan Aku akan selalu buat kamu bahagia selama-lamanya, karena aku tidak mau kehilangan dirimu." ucap Raihan sambil mencium keningnya Rafu dan menaruhkan kepalanya Rafu ke dadanya tersebut seperti pelukan.
" iya sama-sama mas Raihan, ini sudah kewajiban aku sebagai istri kamu yang harus buat kamu bahagia dan maaf yah aku baru maunya sekarang." jawab Rafu yang sambil menengok ke wajah tampannya Raihan tersebut dan minta maaf membuat suaminya menunggu lama.
" iya gak apa-apa sayang, aku ngerti kok kalau kamu waktu itu belum siap dan aku juga akan terus menunggu kamu mau terus akhirnya hari ini yang aku tunggu ... kamu pun sudah memberikan kepadaku." ucap Raihan yang langsung mencubit hidungnya rafu tersebut dan Rafu pun langsung taruh lagi wajahnya ke dadanya Raihan dengan begitu nyaman bangat.
Raihan sama Rafu pun langsung ketiduran karena mereka berdua cukup melelahkan hari ini yang mereka berdua lakukan dan mereka berdua masih keadaan berpelukan dengan menutupi mereka berdua yang sudah pakai selimutnya.
Alarm pun berbunyi yang menandakan sudah waktunya shalat subuh dan mereka berdua pun langsung terbangun untuk melakukan mandi bersama karena mereka berdua sekarang tidak malu lagi dengan satu sama lain, setelah selesai mandi wajibnya mereka berdua pun langsung melakukan shalat berjamaah terus Raihan pun seperti biasanya melakukan habis shalat yang harus tiduran dulu dipahanya istrinya tersebut untuk menutupkan nya untuk sebentar aja.
Kemudian mereka berdua pun sudah pakaian yang rapi dan mereka berdua langsung menuju ke bawah yang sudah ada ibu purnama sendirian karena pak Triyanto tiba-tiba aja ada tugas jadi pak Triyanto sudah pergi duluan, Rafu pun seperti biasanya yaitu mempersiapkan makanan buat suaminya tercinta dan ibu purnama cukup bahagia dengan kehidupan mereka berdua yang cukup bahagia.
" Yaudah bunda, aku sama Rafu pamit berangkat ke kampus yah tapi Raihan mau ke restoran dulu setelah ngaterin Rafu karena jadwal Raihan siang." ucap Raihan kepada mertuanya dan Raihan yang bilang ke mertuanya kalau dirinya masuk siang jadi dia mau ke restoran ayah Ahmad dulu untuk lihat perkembangan nya.
" oh yaudah nak Raihan, gak apa-apa kamu anterin Rafu dulu terus kamu ke restoran ayah kamu, karena kamu kan udah ada kewajiban nafkahin buat istri kamu." jawab ibu purnama kepada menantunya.
" Assalamualaikum bunda... ibu....." pamit Raihan yang Salim ke tangannya Ibu purnama yang sambil mencium tangannya tersebut sama Rafu pun juga kepada ibunya tersebut.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah nak..." jawab ibu purnama kepada mereka berdua yang sudah meninggalkan dirinya di meja makan tersebut.
__ADS_1
Ibu purnama pun langsung beres-beres meja makannya yang dibantuin juga sama bibi Ijah dan ibu purnama pun juga langsung pergi ke kantornya karena mau rapat soal bikin perumahan disalah satu daerah Tersebut, setelah semua urusan rumah selesai.
Oiya Raihan hari ini bawa mobil mewahnya tersebut untuk ngaterin Rafu ke kampus setelah itu dirinya akan ke restoran pak Ahmad untuk melihat perkembangan restorannya dan Ingin tau apa ada keluhan dari para pelanggan kepada karyawannya tersebut.
Akhirnya mereka berdua pun telah sampai dikampus nya tersebut, kemudian Rafu langsung salim yang sambil cium tangannya Raihan terus Raihan membalasnya dengan mencium keningnya sama cium bi***nya Rafu dengan sebentar aja.
"assalamualaikum sayang." pamit Raihan yang membukakan kaca mobilnya untuk kearah istirinya tersebut.
" walaikumsalam mas Raihan, hati-hati dijalan yah." jawab Rafu yang sambil melambaikan tangannya kearah mobil mewahnya Raihan yang sudah cukup jauh darinya.
tibalah Raihan direstoran ayahnya tersebut, kemudian Raihan minta managernya untuk membawa laporan restorannya semuanya karena dia mau lihat perkembangan restorannya Tersebut dan Raihan pun langsung membaca laporan tersebut cukup serius sama teliti karena dia gak mau ada yang lewatkan pas baca laporannya.
" mas Ali, bawa laporan soal restoran ini karena saya mau lihat perkembangan restoran selama saya tidak ada disini." ucap Raihan yang minta managernya tersebut dan manager nya pun langsung kasih lamporannya kepada Raihan.
Tidak terasa, waktunya raihan kuliah dan menjemput Rafu pulang telah tiba kemudian dirinya pun jemput Rafu setelah itu berangkat ke kampusnya dengan pakai barunya, tibalah Raihan dikampusnya dengan melihat Rafu yang sedang menunggu Raihan menjemputnya tersebut.
Raihan pun langsung menghampiri Rafu yang sedang menunggu dirinya dan menyuruh Rafu masuk ke dalam mobilnya tersebut kemudian Rafu Salim ke tangannya Raihan karena sudah kewajiban dirinya untuk menghormati suaminya tersebut.
" walaikumsalam sayangku." jawab Raihan yang sambil mencium keningnya Rafu dan usap pipi tembemnya Rafu.
Raihan pun langsung menyetir mobilnya untuk mengantar Rafu pulang ke rumah pak Triyanto habis itu dia pergi ke kampus soalnya dia ada jadwal kampus siang dan apalagi nanti dia mau latihan basket tadinya Raihan mau Rafu menemani dirinya latihan basket tetapi Rafu menolak katanya mau dirumah aja yaudah Raihan tidak memaksa istrinya tersebut.
Sampailah Raihan dirumah mertuanya dan Rafu langsung salim tangannya Raihan habis itu langsung keluar dari mobil mewahnya Raihan dan Raihan pun langsung melambaikan tangannya dengan membuka kaca mobilnya tersebut habis itu Raihan langsung pergi dari rumah mertuanya.
Tibalah Raihan dikampusnya, kemudian raihan memarkirkan mobilnya setelah itu Raihan langsung menuju ke kelasnya dan bersyukur bangat jadwal kelasnya belum dimulai, kemudian Raihan langsung duduk ditempatnya.
" Assalamualaikum han, tumben bangat kamu baru sampai biasanya udah sampai dulu terus baru kita." sapa Dikta kepada Raihan yang baru sampai karena biasanya Raihan selalu duluan datang ke kampusnya.
" Walaikumsalam dik, iya tadi aku anterin Rafu pulang dulu terus baru deh pergi ke kampus, bersyukur bangat pelajaran nya belum dimulai soalnya tadi takut telat." jawab Raihan kepada tanyaan Dikta dengan alasan dia yang baru datang ke kampus.
__ADS_1
Raihan pun masih tersenyum-senyum sendiri dikelas karena dia masih terbayang-bayang sama kejadian malam yang begitu sejarah dalam hidupnya dan Raihan pun senang akhirnya dia bisa sepenuhnya milik Rafu.
"Han, kamu kenapa senyum-senyum sendiri kaya orang gila, wahhhh ... jangan-jangan ada sesuatu yang buat kamu senang yah." ucap Raka yang melihat temannya senyum-senyum sendiri dengan cukup heran ada apa dengan Raihan.
" Ada deh, pokoknya kemarin adalah hari yang paling bahagia bagi diriku." jawab Raihan kepada tanyaan Raka tersebut yang kebingungan dengan dirinya yang senyum-senyum sendiri.
Tibalah pelajaran Raihan pun dimulai dan Raihan harus fokus sama penjelasan dosennya tersebut karena dia tidak mau gagal fokus gara-gara kejadian kemarin malam, akhirnya pelajarannya pun telah selesai kemudian Raihan langsung menuju ke lapangan untuk latihan basketnya dengan ganti baju latihannya Tersebut.
Ada Amel sama Luna yang sudah duluan dilapangan basket untuk nungguin Raihan latihan basket jadi tadi Raihan ke ruang ganti dulu buat ganti baju kuliahnya dengan baju latihannya terus mereka berdua pun sudah sampai dilapangan sebelum Raihan sampai dan Raihan pun cuekin teriakan mereka berdua karena dia sudah janji sama Rafu untuk menghindari mereka berdua terus juga ada mata-mata Rafu yaitu Fia yang juga ada di lapangan basket karena dia lagi suka salah satu pemain basket tersebut jadi fia sekarang tidak lagi dekat sama kak Aiman
Karena waktu itu fia pernah mengungkapkan perasaannya tetapi kak Aiman malah anggap dirinya adik jadi fia pun mencari target lainnya terus tidak sengaja waktu fia digangguin sama orang tiba-tiba ada seorang pangeran yang menolongi dirinya dan ternyata pangerannya itu adalah seorang anak basket dikampusnya tersebut jadi begitulah awalnya dia jadi suka sama anak basket.
" Hai Han, nih aku bawa minuman buat kamu." ucap Luna kepada Raihan.
" Jangan ambil minuman dia Han, nih punya aku aja yang diambil." sambung Amel yang juga memberikan minuman buat Raihan.
Tetapi Raihan melihat kearah fia yang sedang menatapnya dengan tajam dan Raihan pun langsung menolak minuman mereka berdua karena dia takut kalau fia kasih tau soal mereka berdua apalagi kalau Fia lihat Raihan menerima minuman mereka berdua maka Raihan akan berantem lagi sama Rafu dan Rafu bakalan lebih marah dari sebelumnya soalnya Rafu sudah simpan rekaman janji dirinya ke Rafu.
Jadi waktu itu Rafu ternyata diam-diam merekam suaranya Raihan yang sedang janji kepada Rafu untuk menghindari mereka berdua jadi Raihan pun kalau ingkari janjinya maka Rafu akan marah bangat sama Raihan walaupun minta maaf kaya seperti apa pun itu.
"tuh kan, lu sih malah kasih minuman juga buat Raihan, jadi Raihan pergi kan gara-gara lu sih." ucap Luna yang kesel kepada Amel yang ikut-ikutan kasih minuman ke Raihan.
* kalau Rafu lihat kejadian ini, hmmm... pastinya Rafu bakalan senang nih apa yang dilakukan suaminya tersebut kepada mereka berdua tetapi aku udah rekam kejadian hari ini terus aku kirim deh ke Rafu untuk lihat kejadian mereka berdua yang sangat genit kepada suaminya tersebut, batin Fia yang cukup puas Dengan sikapnya Raihan yang menolak minuman mereka berdua.
sampai jumpa di episode selanjutnya......
jangan lupa like ceritaku yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
oiya Share juga yah ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🤗👌👌👌👌👌